Monday, May 29, 2023
Wednesday, May 24, 2023
Memperpanjang Paspor di Kantor Imigrasi Bekasi
Bismillahirrahmanirrahim.
Tanggal 23 kemarin saya memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Bekasi. Sebelumnya saya mencari tahu dulu tentang cara memperpanjang paspor saat ini. Karena beberapa kali ada teman yang mengatakan bahwa untuk memperpanjang paspor atau membuat paspor baru, harus mendaftar secara online dulu, prosesnya ribet!
Setahu saya, dari 5 tahun lalu memang harus mengambil antrian secara online juga. Kenapa teman-teman saya berpikir ini ribet? Makanya saya cari caranya melalui internet, khususnya web Kantor Imigrasi Bekasi.
Ternyata saya menemukan perbedaannya. Untuk sekarang ini kita harus mengambil nomor antrian melalui aplikasi khusus Kantor Imigrasi Bekasi. Jadi kita diminta untuk mengunduh aplikasi itu terlebih dahulu.
Kemudian mendaftar. Selanjutnya baru bisa mengisi data untuk mendapatkan nomor antrian.
Saya pun mencari aplikasi yang dimaksud di google playstore. Awalnya saya bingung, karena takut salah unduh. Saya cari nama aplikasi yang asli di twitter Imigrasi Bekasi. Setelah itu baru saya unduh aplikasi yang sama dengan yang diposting di twitter.
Selanjutnya saya mendaftar atau membuat akun. Saya baru bisa mengisi data setelah punya akun di aplikasi tersebut. Selanjutnya isi data dan foto dokumen yang diminta. Setelah itu kita bisa menentukan hari dan jam berapa kita akan datang ke kantor imigrasi. Saya pilih hari Selasa, karena hari ini yang sedikit lowong di kegiatan harian saya.
Nah, selanjutnya saya mendapatkan kode billing untuk saya bayarkan biaya paspor secara online. Setelah membayar biaya perpanjangan paspor biasa Rp350.000,- , nanti form pendaftaran kita akan berubah menjadi sudah dibayar. Nah sampai di sini selesai proses mendapatkan nomor antrian. Kita print form pendaftaran tadi untuk dibawa pada saat membuat paspor.
*
Hari selasa, saya berangkat ke kantor Imigrasi Bekasi yang ternyata tak begitu jauh dari rumah saya. Karena di nomor antrian saya kebagian jam 13.01-14.00, jadi saya berangkat dari rumah sekitar jam 12.30. Sampai di sana, satpam menanyakan jam kehadiran saya. Saya memperlihatkan print dari formulir pendaftaran yang sudah dibayar sebelumnya. Karena jam kedatangan tertera di sana.
Lalu saya diarahkan untuk mengambil nomor antrian lagi. Kali ini nomor antrian untuk memeriksa berkas yang saya bawa. Berkas yang diperlukan untuk memperpanjang paspor biasa adalah:
- KTP asli dan fotokopi ukuran A4
- Paspor asli dan fotokopi ukuran A4
- Materai 10.000 sebanyak 1 lembar
Petugas pemeriksaan berkas akan menyatukan semua berkas fotokopi yang saya bawa tadi. Petugas itu kemudian memberikan nomor antrian baru untuk wawancara, foto dan biometrik.
Selanjutnya saya diminta mengisi formulir permintaan perpanjangan paspor. Nah materai tadi dibutuhkan saat penandatanganan formulir itu. Setelah mengisi dan menandatangani formulirnya, saya hanya tinggal menunggu nomor antrian saya dipanggil.
Lebih kurang satu jam saya menunggu untuk wawancara ini disebabkan banyaknya pengunjung di kantor Imigrasi Bekasi.
Alhamdulillah, semua petugasnya friendly. Tempatnya juga nyaman. Walau ada beberapa pengunjung yang berbicara dengan suara keras saat menunggu, alhamdulillah pengunjung lain dan saya bisa sabar mendengarnya. Karena kita memang harus sabar kan? Setiap orang yang datang ke sini, pasti punya sifat yang berbeda. Salah satunya yang suka menggoyangkan kakinya saat duduk, sehingga kursi panjang yang kita duduki jadi ikut bergoyang. ^_^
Tapi semua itu sebaiknya kita maklumi saja. Jika merasa terganggu, lebih baik pindah ke tempat lain.
Selanjutnya saya diwawancara, biometrik dan difoto. Alhamdulillah selesai proses perpanjangan paspor. Kerennya lagi paspor yang diperpanjang tahun ini dan tahun lalu, bisa berlaku selama 10 tahun. Alhamdulillah... Tapi untuk anak di bawah 17 tahun tetap berlaku selama 5 tahun ya. Karena mereka kan belum punya KTP. Mereka masih 'numpang' sama KTP ibu, ayah atau walinya kan?
Petugas pewawancara mengatakan bahwa paspor saya bisa diambil dalam 4 hari kerja. Jadi insyaallah saya datang ke kantor Imigrasi lagi hari Senin depan.
Ohya yang bikin paspor tentunya bukannya orang dewasa saja kan? Nah Alhamdulillah di sini disediakan Playground untuk anak-anak. Jadi insyaallah anak-anak yang sedang menunggu antrian biometrik dan wawancara tidak akan bosan selama di sini.
sebenarnya ada beberapa buku juga di ruang tunggunya. Tapi saya lupa memotret rak bukunya. Insyaallah nanti ketika saya mengambil paspor yang sudah selesai, akan saya foto ya...
Nah sahabat bagaimana pengalaman kalian memperpanjang paspor? Share di komen yuk!
Tuesday, May 16, 2023
عطلة عيد الفطر
بسم الله الرحمن الرحيم
كما قلت لكم إنّنى أقضى عطلة عيد الفطر مع أسرتي في باندونج. نذهب إلى باندونج في آخر رمضان، بعد صلاة الجمعة تقريبا. وركب زوجي السيارة بالتّسرّع لأنّنا نمرّ في الطريق السريع . ونحن لا نتوقّف في موقف والحمد لله ... ووصلنا في باندونج بعد ثلاث ساعات. ونذهب إلى فندق مباشرة
في اليوم التالي أي في يوم عيد الفطر قضينا صلاة العيد في مسجد قريب من الفندق. بعدها نرجع إلى الفندق ونتناول الفطور في مطعم الفندق مع ضيف آخر. بعده ندخل إلى غرفتنا
في الغرفة نحن نتهنّأ لعيد الفطر بيني وزوجي وابني وابنتي ونتعانق جميعا. ثمّ أتصل بأمي وأخي في القرية لأهنئهم بعيد الفطر. وبعد ذلك نحن مشغولون بالتهنئة بعيد الفطر لأصدقائنا عبر الهاتف
في اليوم التالي نخطّط للتجوّل في حديقة الطيور. استخدمنا خرائط جوجل للوصول إليها
عند ما ذهبنا إلى حديقة الطيور، نمرّ بطريق صغير. ركب زوجي السيارة بالتمهّل لأن الطريق صعودا وهبوطا. ولم توجد إشارة المرور وشرطيّ المرور هناك. نحن لا نريد سيارتنا أن تتصادم بسيارة أخرى، إذا: لا بدّ أن نتمهّل في الطريق
قال زوجي فجأة،"سبحان الله، نحن مررنا بالحديقة
قلت له،"حقا؟
قال ،" انظري إلى خرائط
وأنظر إلى خراط جوجل. خرائط جوجل تخبر أنّنا مررنا بالحديقة
ثمّ لفّ زوجي بالسيارة . ونواصل إلى حديقةوصلنا في حديقة الطيور بعد نصف ساعة .ثمّ اشتريت التذكرة وندخل إلى حديقة. ما شاء الله ... ما أجمل الطيور!.. هناك يوجد كثير من أنواع الطيور. والحمد لله
بسم الله الرحمن الرحيم
كما قلت لكم إنّنى أقضى عطلة عيد الفطر مع أسرتي في باندونج. نذهب إلى باندونج في آخر رمضان، بعد صلاة الجمعة تقريبا. وركب زوجي السيارة بالتّسرّع لأنّنا نمرّ في الطريق السريع . ونحن لا نتوقّف في موقف والحمد لله ... ووصلنا في باندونج بعد ثلاث ساعات. ونذهب إلى فندق مباشرة
في اليوم التالي أي في يوم عيد الفطر قضينا صلاة العيد في مسجد قريب من الفندق. بعدها نرجع إلى الفندق ونتناول الفطور في مطعم الفندق مع ضيف آخر. بعده ندخل إلى غرفتنا
في الغرفة نحن نتهنّأ لعيد الفطر بيني وزوجي وابني وابنتي ونتعانق جميعا. ثمّ أتصل بأمي وأخي في القرية لأهنئهم بعيد الفطر. وبعد ذلك نحن مشغولون بالتهنئة بعيد الفطر لأصدقائنا عبر الهاتف
في اليوم التالي نخطّط للتجوّل في حديقة الطيور. استخدمنا خرائط جوجل للوصول إليها
عند ما ذهبنا إلى حديقة الطيور، نمرّ بطريق صغير. ركب زوجي السيارة بالتمهّل لأن الطريق صعودا وهبوطا. ولم توجد إشارة المرور وشرطيّ المرور هناك. نحن لا نريد سيارتنا أن تتصادم بسيارة أخرى، إذا: لا بدّ أن نتمهّل في الطريق
قال زوجي فجأة،"سبحان الله، نحن مررنا بالحديقة
قلت له،"حقا؟
قال ،" انظري إلى خرائط
وأنظر إلى خراط جوجل. خرائط جوجل تخبر أنّنا مررنا بالحديقة
ثمّ لفّ زوجي بالسيارة . ونواصل إلى حديقةوصلنا في حديقة الطيور بعد نصف ساعة .ثمّ اشتريت التذكرة وندخل إلى حديقة. ما شاء الله ... ما أجمل الطيور!.. هناك يوجد كثير من أنواع الطيور. والحمد لله
Saturday, May 13, 2023
Syair Bahasa Arab
قالَ الطَّبيبُ وقال اللهُ أُدْعُوْانِي
Dokter berkata,” dan Allah berfirman,” memohonlah padaku!””
ماقالهُ الله يَكْفِينِي و يُرْضِينِي
Apa yang difirmankan Allah itu cukup bagiku dan membuatku ridha.
أَقُولُ ما قالَ إَبْرَاهِيمُ سَيِّدُنَا
Aku berkata sebagaimana Nabi kita Ibrahim mengatakan:
إذا مَرِضْتُ فَإنَّ الله يَشْفِينِي
Jika aku sakit, maka Allah yang akan menyembuhkanku.
ما كنت أَقْنَطُ مِنْ رَبِّي وَ رَحْمَتِهِ
Aku tidak berputus asa dari Rabb-ku dan Rahmat-Nya.
اليَأْسُ كُفْرٌ وَ حُسْنُ الفَألِ مِنْ دِينِي
Keputus-asaan adalah ketidak-percayaan. Dan nasib baik adalah bagian dari agamaku.
بِالرُّوحِ وَالْعَزْمِ وَالِإيمَانِ كُنْتُ أَنَا
Aku akan menjadi orang yang penuh tekad dan keyakinan dengan ruh-ku.
وَلَيْسَ بِالْجِسْمِ إنَّ الْجِسْمَ مِنْ طِينِ
Bukan dengan jasad, karena jasad terbuat dari tanah.
آمَنْتُ باللهِ سَوَّى الجِسْمَ مِنْ عَدَمٍ
Aku percaya Allah menciptakan jasad dari ketiadaan.
وَ إِنَّهُ بَعْدَ مَوْتِي سَوْفَ يُحْيِيْنِي
Dan bahwa setelah kematianku, Dia akan menghidupkanku kembali.
وَلَسْتُ بِالعَيْشِ مَشْغُوفاً وَلاَدَنِفاً
Aku tidak hidup dengan gairah dan tidak pula dengan kesakitan.
مَا عِشْتُهُ فَوْقَ الأَرْضِ يَكْفِينِي
Apa yang ku-jalani di dunia sudah cukup bagiku.
عَبَرْتُها زَائرًا حِيناً عَلى قَدَرٍ
Aku melewati (dunia) sebagai peziarah dalam satu waktu.
تَرُوحُ تُضْحِكُنى آناَ وتُبّكِينِي
(Kehidupan itu) kadang membuatku tertawa dan kadang membuatku menangis.
وَالْكَوْنُ تَمْتَدُّ حَوْلي لا نِهَايَتُهُ
Dan alam semesta membentang di sekitarku tanpa akhir.
وَالدَّهْر ُيَمْتَدُّ عُمْرًا بِاْلمَلايينِ
Dan keabadian memperpanjang umur menjadi jutaan.
وَقَدْ شَهِدْتُ بِهَا إِبْدَاعَ بَارِئِهَا
Sungguh aku menyaksikan kehebatan penciptaannya.
حَتَّى تَمَشَّى يَقِيِنِي فِي شَرَايِينِي
Aku menjalani keimananku hingga ke pembuluh darahku.
وَقَدْ رَأَيتُ مِنَ الأَسْرَارِ أَرْوَعَهَا
Aku telah melihat misteri yang paling indah.
و إنَّ أَرْوَعَهَا أَسْرَارُ تَكْوِيْنِي
Dan yang paling indah itu adalah rahasia penciptaanku.
Sumber : Arab Podcast dengan sedikit editing di terjemahan.
Wednesday, May 3, 2023
أنا و هوزان
بسم الله الرحمن الرحيم
ذات يوم قبل أسبوعين سألت ابني هوزان عن شيء. فقال لي ،" يا أمي هل تستطيعين أن تساعديني من فضلكِ؟"
فأجبت، "لبّيك يا بنيّ، أيّ خدمة؟"
قال،" يا أمي، أنت تتعلّمين اللغة العربية عبر زوم، صح؟"
و أجبت بابتسام "صحيح يا بنيّ، لماذا؟"
قال ،"يا أمي، هل من الممكن أن نمارس اللغة العربية معا؟ لأن عندي امتحان الممارسة لمحادثة اللغة العربية غدا في المدرسة. و لكن لم يوجد شخص لأمارسها معه في البيت."
قلت له ،"حسنا يا بنيّ ، هيا نمارس. أين كتابك؟"
ابتسم هوزان وعانقني ثمّ قال،"الحمد لله... جزاك الله خيرا يا أمي حبيبتي."
فابتسمت وتعانقته أيضا ثمّ قلت، وإيّاك يا بنيّ الحبيب."
ثمّ يأخذ هوزان كتابه من حقيبته ويفتح الكتاب ويبحث فيه عن المحادثة التي سنمارسها.
ثمّ قال "ها هي المحادثة يا أمي. أنت ستسألين وأنا سأجيب أوّلا. ثمّ أنا سأسأل وأنت ستجيبين، موافق؟"
قلت له "تمام إن شاء الله، هيا نمارس!"
ثمّ نمارس المحادثة تحت عنوان "في الفصل،" أي تحدّث بين الأستاذ وتلميذه محمد في الفصل.
نمارسها ثلاثة مرّات والحمد لله. وبعدها قال هوزان، "يا أمي، الحمد لله انتهينا من ممارسة المحادثة. الآن من فضلك يا أمي، هيّا نمارس الرياضة."
تحيّرت بأسئلته ثمّ قلت له،" نمارس الرياضة الآن؟ هل أنت جادّ يا بنيّ؟ الحرارة شديدة في الخارج، لذلك لا نستطيع أن نمارس الرياضة لأنّنا صائمون."
فيجيب ،"ولكن يا أمي، امتحان الرياضة غدا وأنا لمّا أمارسها لأنّ ليس لديّ شخص لأمارس معه. أبي وأختي في العمل، وأخي في الجامعة. ولم يوجد أصدقائي من جيراننا. أنت فقط تساعدينني يا أمي."
قلت له ،"سبحان الله... تمام ... أيّ رياضة سنمارس؟"
قال ،"الحمد لله ... شكرا جزيلا يا أمي الجميلة ... سنمارس كرة السلّة وكرة القدم."
قلت ،"لا حول ولا قوّة إلا بالله، هذه صعبة جدّا، أنا لا أستطيع أن ألعبهما."
قال ،"لا تحزني يا أمي، أنت تأخذين الكرة فقط ثمّ ترميها إليّ."
قلت ،"حسنا يا بنيّ، هيا بنا، يسّر الله لنا في أمرنا." أنا أتّبع هوزان إلي الملعب.
ومارسنا الرياضة حوالي نصف ساعة والحمد لله...
Monday, May 1, 2023
Belajar Membaca Al Quran dengan Irama
“Ayo Apa antar ke rumah ibuk guru yang akan mengajarkanmu mengaji dengan irama,” ajak Apa suatu hari. Saat itu aku masih berusia dua belas tahun. Aku menurut. Karena memang aku ingin sekali bisa membaca Al Quran dengan irama yang sering dibacakan oleh qori dan qoriah di acara MTQ.
Saat Ama masih hidup, hanya suara beliau membaca Al Quran dengan irama itu yang masih bisa kuingat. Aku bahkan tak mengingat sama sekali wajah beliau. Dulu beliau sering mengajakku ke TPA. Beliau mengajar anak-anak sedangkan aku boleh main di sekitar anak-anak itu. Usiaku sekitar 4 tahun waktu itu.
Jadi hanya itu yang kuingat dari Ama yarhamahallah. Aku juga tak begitu paham ketika beliau sakit dan wafat.
Aku baru paham bahwa Amaku sudah tidak ada ketika aku dan adik-adikku harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Tak ada lagi bermain di TPA. Kami juga pindah dari rumah tempat biasa kami tinggal.
Hal itulah yang membuat aku jadi selalu mengingat dan mengenang suara Ama ketika beliau mengajar mengaji. Karena hal itu juga aku jadi ingin seperti beliau. mempunyai suara yang merdu saat melantunkan bacaan Al Quran.
Bersyukur Apa juga berpikiran sama denganku. Aku sudah disuruh belajar membaca Al Quran sejak SD. Setelah lancar membaca membaca Al Quran, Apa menyarankanku untuk ikut lomba MTQ.
“Tak mengapa tak menang. Yang penting epi ikut dan berani membaca Al Quran di depan banyak orang,” demikian cara Apa menyemangatiku. Awalnya tentu saja aku gugup saat mengikuti lomba tersebut. Tapi lama-lama rasa gugupku sedikit berkurang.
“Jika ingin lebih bagus lagi irama dan tajwid bacaan Al Qurannya, epi harus belajar lagi ke guru khusus,” saran Apa dulu. Lalu beliau mengajakku ke rumah salah seorang guru yang menjadi juri lomba MTQ.
Apa menitipkanku pada ustadzah tersebut. Aku tak tahu bagaimana Apa mengenal beliau. Alhamdulillah ustadzah itu mau menerimaku sebagai murid beliau. Aku juga tak paham berapa uang yang harus diabayar Apa untuk menggaji guru privat ini. Tapi yang aku tahu, sejak saat itu aku datang ke rumah ustadzah sekali sepekan.
Aku lupa nama ustadzahnya. Saat ini aku hanya mengingat suaranya sama seperti aku mengingat suara Ama. Ustadzah itu mengajariku irama Bayati di salah satu surat Al Quran. Irama itu yang kuulangi berkali-kali di ayat yang sama agar aku terbiasa dengan alunannya.
“Jika Epi sudah hapal alunannya, insyaallah akan mudah menerapkannya di ayat lain,” begitu ucap ustadzah itu ketika kutanya kenapa ayat itu terus yang diulang-ulang. Aku bahkan hapal dengan ayat itu hingga saat ini.
Semoga Allah memberkahi ilmu ustadzah itu untukku. Semoga Allah memberkahi Ama dan Apa yang sudah mengajariku cinta Al Quran. Aku memohon pada Allah, agar Allah memudahkanku untuk menghapal Al Quran walau usiaku sudah tidak muda lagi. Semoga Allah mampukan dan mudahkan Al Quran menetap dalam ingatanku sebanyak 30 juz. Aamiin…
1 Desember 2021
Sunday, April 30, 2023
اين ميكو؟
بسم الله الرحمن الرحيم
.أريد أن أخبركم عن شيء حدث أمس في منزلي
.أمس حدث شيئ حزين في بيتي
.كان قطّنا اسمه ميكو يبتعدّ عن البيت في الساعة العاشرة صباحا
.ثم نبحث في أيّ مكان حول البيت
.ولكنّه لم يوجد
"ثمّ قال لي ابني اسمه هوزان ،" يا أمي هل يمكن أن نسأل قطّا آخر؟ لأنّ لدينا أربع قطّط ، أليس كذلك؟
"فابتسمت وقلت له ،"حسنا يا بنيّ هيا نسألهم. فيسأل هوزان القطط باللغة الإندونيسيّة
.طبعا لم يجيبوه لأنهم لم يستطيعوا أن يتكلّموا
.ولكن هوزان يعتقد بأن القطّط سيجيبون أسئلته
" فقال لي ،" يا أمي هل من الممكن القطط لم يعرفوا باللغة الإندونيسيّة؟ سأسلهم باللغة الإنجيليزية
.وابتسمت مرة أخرى
"!ثمّ قلت له،" حسنا يا بنيّ، اسأل فقط
فيسألهم بللغة الإنجيليزيّة. ولكن القطط لم يجيبوا سؤاله
"ثمّ قال لي،"يا أمي ، أفكّر القطّط يفهمون اللغة العربيّة، الآن هيّا نسألهم عن ميكو باللغة العربيّة
"!اسألي يا أمي! لأنك تستطيعين أن تتكلّمي باللغة العربية"
"فقلت له، "حسنا يا بنيّ سأسألهم
"فجلست أمام القطّط، ثمّ قلت لهم، "يا أيتها القطّط، هال تعرفون أين صديقتكم ميكو؟
"فتجيب القطّط جميعا و مباشرة بصوتهم "مياوووو..."
"فضحكنا مباشرة ... "ها ها ها
... ما شاء الله
"! القطّط يفهمون اللغة العربية يا أمي"
الحمد لله
*
بعد أربعة أيام يرجع ميكو إلى بيتنا عندما كنا نتناول السحور. الحمد لله ... و لكن هو نحيف ... وا أسفاه
*
شكرا جزيلا و جزاكم الله خيرا علي دعائكم يا أستاذنا و أصدقاءنا.
Saturday, April 22, 2023
Takbiran
بسم الله الرحمن الرحيم
Takbir mengagungkan kebesaran Allah menggema di semua penjuru
Bersahutan dari satu masjid ke masjid lain
Pertanda Idul Fitri menjelang
Hatiku bergetar, nama Rabbku diagungkan
Air mataku merebak
Bibir pun ikut menahan getar hati
Melantunkan takbir dengan suara parau
Suara takbir membuatku rindu
Akan kampung halamanku
Nun jauh di seberang pulau
Kampung nan bersahaja
Semua penduduk saling menyapa
Anak, remaja, dewasa dan tua
Saling memberi salam dan memohon maaf
Adat yang begitu indah
Takbir mengakhiri Ramadhan
Air mataku mengalir tak tertahan
Kenangan masa lalu berjalan perlahan di pikiran
Kenangan bersama teman sebaya serta orang terkasih
Yang tak mungkin kunikmati saat ini
Karena satu persatu dari mereka telah pergi
Menemui rabbul izzati
Hanya kepada Rabb-ku kupanjatkan doa
Semoga Ramadhanku bermakna
Semoga semua dosaku sirna
Semoga aku masih bisa menikmati hidangan Ramadhan berikutnya
Aamiin
Selamat Idul Fitri 1444 H. Mohon maaf lahir batin.
Bandung, Sabtu 22 April 2023 pukul 3.00 WIB
Thursday, April 6, 2023
مؤلِّفة قصص الأطفال
بسم الله الرّحمن الرّحيم
اِسْمَحُوا لِي أَنْ أُعَرِّفُ نَفْسِي لَكُمْ، اِسْمِي نِلْفِي شَفْرِينَا. كَمَا قُلْتُ لكم إِنَّنِي مُؤَلِّفَة قصص الَأطْفَال. اَلآنَ سَأُخْبِرُكُمْ كيف اِحْتَرَفْتُ مهنة التأليف. هَيَّا نَبْدَأ! ^^
ذَاتَ يَوْمٍ اِنْتَهَيْتُ مِنْ مَدْرَسَةِ التَّمْرِيْض فِي بُوْكِتْ تِنْجِي سُوْمَطْرَة الغربيّة. كُنْتُ مَمرّضَة والحمد لله . ثُمّ أَنْتَقِلُت إلي بِيكَاسِي. وَأَعْمَلُ فِي المسْتَشْفى (Mitra Keluarga Bekasi)
وبَعْدَ سَنَةٍ يَقُولُ أَبِي فِي هَاِتف "يا ابْنَتِي كُنْتُ حَزِينا لِأنّكِ بَعيدُ ِمنِّي ولَيْسَ لَكِ الأقَارِب هُنَاك. أُرِيدُ شَخْصًا يرَافِقكِ. وَبِذَلِكَ أُرِيدُ أَن تَتَزَوَّجِي اِبْن صَدِيقِي .أَنَا سَأُعَرِّفُكِ إِلَيهِ إِنْ شَاءَ الله."
فَقُلْتُ لَهُ " يَا اَبَتِ لَا تَحزنْ! إِنِّي بِخَيْرٍهُنَا إِنْ شَاءَ الله."
قال "حَسَنًا، وَلَكِنْ تَعَرَّفِي أَوَّلًا مَعَهُ."
لَا يمْكِنُنِي أَنْ أَحْتَجَّ عَلَيْهِ لأنَّنِي أحبه حُبًا شَدِيْدًا إلَيْهِ وأَنَا مُوَافِقَة بِكَلامِهِ. فتَعَرَّفْتُ على الرِّجَل الذي قال لي. ثُمّ بَعد أشْهُرٍ تَزَوَّجْتُ مَعَهُ.
وَفِي السَنَةِ التَّالِىة وُلِدَتْ بِنْتٌ جَمِيلَةٌ فِي أُسْرَتِي والحمدلله ... نَحْنُ سعداء جِدًّا بِحُضُورِهَا. وَزَارَنَا أبِي وأمِّي في بيكاسي. هُمَا سَعِيدان كَذَلِكَ لِوُلِادة حَفِيدَهُمَا. وَوَالِدَيَّ يَحَفظَانِ حفيدتهُمَا عِنْدَمَا أَعْمَلُ فِي المسْتَشْفَى وَ زَوْجِي يَعْمَلُ فِي مَكْتَبِهِ.
وَبَعْدَ سَنَةٍ رَجَعَ أَبِي وأُمِّي إِلَى بُوكِتْ تِنْجِي. طَبْعًا هَذَه مُشْكِلَةٌ لَنَا. الآن نُرِيدُ الحَاضَنَةَ لِتَحَفَّظ اِبْنَتِنَا. اَلحَمْدُ ِللِه بِإذْنِ الله وَجَدْنَا الحَاضَنَةَ. هِيَ تَعْمَلُ مَعَنَا حَوَالَي سَنَةٍ. وَ بَعْدَ ذَالِكَ هِيَ رَجَعَتْ إِلَي قَرْيَتِهَا. وَ وَجَدْنَا مُشْكِلَةً مَرَّةً أُخْرَى.
فَقَالَ زَوْجِي،"أُرِيدُكِ أن تَتَوَقَفِي عَنِ العَمَلِ. عَلَيكِ أنْ تَعْتَنِي بِاِبْنَتِنَا."
كُنْتُ حَزِينًة جِدًّا بِما يَقُول. أنا أحبّ جدّا بعملي، قَدْ أَحْتَرْتُ إِخْتَيارًا بَيْنَ التَوَقَفْ عَنِ الْعَمَلِ و ابْنَتِي. وَلَكِنِّي لَمْ يُوجَدْ إِخْتَار آخر. ينْبَغِي علي أن أحفظ اِبْنَتِي وَأَتَّبِعُ زَوْجِي. فَتَوَقَفْتُ عَنِ العَمَلِ لِوَجْهِ الله. عَسَى الله أن ييَسَّرَلَنَا في أُمُورِنَا. اللهم آمين...
أَنَا أَعْتَنِي باِبْنَتِي بِسُرُورٍ و سَعِادَةٍ. لَعِبْتُ مَعَهَا، و قَرَأْتُ لهَا كِتَابَ سِّيرَةَ رَسُولَ الله صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاصْحَابِهِ لأنَّنِي أُحِبُّ قِرَاءةَ الْكِتَابَ، أُرِيدُ اِبْنَتِي سَتُحِبُّ قِرَاءةَ الْكِتَابَ أَيْضًا إِنْ شَاَء الله .ثُمّ أُفَكِّرُ أَنْ أَكْتُب الْقِصَّةَ لابْنَتِي. وأُمَارِسُ كتابة الْقِصَّةَ فِي حَاسُوبِ ثُمَّ أَقْرَأَهاَ لابْنَتِي فأحبت ذلك، ما أَسْعَدَني بِهَا .وأُرْسِلُ الْقِصَّةَ إِلَى إِذَاعَةِ أهْلِيَّةِ وَنَشِرِ فتظهر الحَمْدُ لله. ثمّ أُفَكِّرُ بِتَّعَلَّمِ الْعِلْمِ خَاصًّا لِلْمُؤَلِّفَاتِ، وَإِنِّي أُحِبُّ التَّعَلَّمَ أيْضًا. ثُمَّ أَسْتَأْذَنُ زَوْجِي أَنْ أُقَدِّم أَوْرَاقِي لِلْجَامِعَةِ /Universitas Terbuka) (UT.
لأنَّ الْكُلِيَّةَ هُنَاكَ مُحَاضَرَاتُها عَبْرَ الإنْتِرْنِت. وَأَكُوْنُ أَنْ أَتَعَلَّمَ فِي الْبَيْتَ.
أُرِيدُ أَنْ أَتَعَلَّمَ) (Sastra Indonesia وَلَكِنْ هَذِهِ الْكُلِيَّةُ لَمْ توجِدْ هُنَاكَ.
وَأَخْتَارُ (Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan)
لأَنَّ دِّرَاسَتَهُا تُنَاسِبُ تَّأْلِفِ الْكُتُبِ. اَلحَمْدُ لله بَعْدَ أَرْبَعَ سَنَوَاتٍ اِنْتَهَيْتُ مِنْ الجَامِعَةِ. وَبِذَلِكَ أَنَا وَاثِقَةٌ بِنَفْسِي أنْ أَكُوْنَ مُؤلِفَةً. كُنْتُ مُؤلِّفَةً كِتَابَ قِصّصَ الْأطْفَالِ فِي سَنَةِ ٢٠٠٦حَتَّى الآنَ. إني أَلِّفْتُ قَصَصَ الأطْفَالِ الإسْلَاميَّةِ خَاصَّةً لِوَجْهِ الله إِنْ شَاءَ الله...
لَدَيَّ حَوَالَيْ سَبْعُونَ مَوْضُوعَا كُتُباً لِلأطْفَالِ حَتَّى الآنَ. الحَمْدُ لله...
وَ أَيْضًا أَنَا أُعَلِّمُ الطُّلّاب طَرِيقَة تَأْلِيف ِالقصَّة فِي مَدْرَسَةِ ابْتِدَائِيَّةِ (المختار) بِيكَاسِي شَمَالِيَّة والحمدلله.
عَسَى الله يُرْضِنِي و أبي و أمي (الله يرحمهما) وأهلي.
الآنَ أُرِيدُ أَنْ أُؤلّفَ قِصَّةَ بِاللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ، وَبِذَلِكَ أَدْرُسُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ جَادّةً مَعَ أُسْتَاذِنَا الْكَرِيم الأستاذ شادي السيّد.
بارك الله فيكم وجزاكم الله خيراعلي علمكم ووقتكم يا أستاذنا الفاضل. أسأل الله العظيم أنكم وأهلكم بخير. تقبّل الله منا ومنكم صيامنا و صيامكم وكل عام أنتم بخير. اللهم آمين يارب العالمين.
والحمد لله ربّ العالمين
Thursday, March 2, 2023
Uninstal Akun Sosmed
Bismillahirrahmanirrahim.
Sejak tahun lalu, saya mulai meng-uninstall sosmed di HP saya. Tujuan saya, agar tak tergoda berlama-lama memelototi HP. Karena cara ini berhasil tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja tahun-tahun sebelumnya masih instal dan uninstal karena beberapa hal. Salah satunya harus posting promo buku sendiri di IG dan FB.
Nah tahun ini, saya baru tahu ternyata IG sudah bisa posting lewat laptop. Makanya saya betah lama-lama meng-uninstal akun IG dan FB saya. Hingga beberapa hari lalu, saya terpaksa meng-instal IG lagi karena ada urusan yang sangat urgent yang harus saya lakukan via IG. Karena saya tidak bisa seharian penuh di depan laptop, sementara urusan yang satu itu benar-benar hanya bisa dilakukan di IG saja. Karena saya tak menemukan cara lain selain di IG.
Saya harus setiap saat memantau DM agar saya tahu apakah pesan yang saya kirim sudah dibaca atau belum. Apakah orang yang saya kirimi pesan sudah online atau belum. Ini seperti main hide and seek ala anak-anak. Saya jadi berubah dari mode diam menjadi mode cerewet. Ya Allah... tak mudah ternyata menjadi mode cerewet ini.
Tapi saya ambil hikmahnya, insyaallah semua yang Allah takdirkan untuk saya jalani, itu adalah yang terbaik. Dan InsyaAllah, pasti ada hikmahnya. Salah satunya adalah jadi bisa berbalas komen di postingan teman dengan segera. ^_^
Tapi saya berharap urusan urgen ini segera selesai, agar saya bisa meng-uninstal kembali IG saya di HP. Rasanya jempol pegel kalau kelamaan ngetik di HP itu. Apalagi jadinya sering kesal kalau si penerima DM belum membaca pesan saya. Itu tidak baik untuk kesehatan mental bukan? Saya lebih suka mengecek sosmed cukup dari laptop saja. Karena kalau di HP, rasa ingin melihat sosmed ini sulit untuk dibendung.
Tapi bersyukur ternyata ada vitur untuk mengingatkan kita bahwa kita bisa mengatur waktu untuk berapa lama membuka aplikasi IG. Nah saya pakai vitur ini. Alhamdulillah membantu. Mungkin terdengar konyol, masa sudah tua, nggak bisa memenej waktu untuk melihat akun sosmed? Tapi begitulah yang terjadi dulu. Jika sudah membuka sosmed, kadang saya sampai lupa waktu, karena ingin scroll terus. Memang tidak lama sih, tidak sampai sejam juga. Tapi tetap saja, dalam waktu kurang dari sejam itu, harusnya saya sudah bisa melakukan beberapa hal kan? Itu juga alasan saya meng-uninstalnya dulu.
Mohon doanya ya sahabat, semoga urusan urgent saya segera selesai. Jadi saya bisa segera meng-uninstal kembali IG saya di HP. Rasanya lebih nyaman tidak ada akun sosmed di HP. Karena jika saya melihat sosmed di HP, muncul perasaan bersalah sudah membuang waktu dengan bermain HP.
Monday, February 13, 2023
Seberat Apa pun Masalahmu, Ingatlah Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Bismillahirrahmanirrahim...
Sahabatku, Allah memberimu ujian, karena Allah tahu kamu mampu menghadapinya. Karena Allah tahu kamu pasti kuat. Jadi hilangkan pikiranmu untuk menghilang dari dunia ini ya sahabat.
Ketika kau bertanya padaku apakah ada bunuh diri yang tidak berdosa, sungguh aku amat sangat tak percaya mendengar kata itu keluar dari bibirmu. Sahabat, kau tentu tahu Allah dan RasulNya melarang itu. Aku yakin, kalimat yang kau ucapkan itu pasti keluar dari bibirmu tanpa kau sengaja mengatakannya. Aku harus meyakini itu bahwa kau sedang di bawah tekanan masalahmu sehingga kau tak sadar mengucapkan itu.
Sahabatku, aku dan teman-teman kita yang lain sangat menyayangimu. Apalagi Allah Sang Pencipta. Tentu saja DIA lebih menyayangimu sebagai hambaNya. Allah Maha Penyayang. DIA memberikan kita kehidupan agar kita beribadah padaNya. DIA berikan kita ujian agar kita mendekat padaNya. DIA cemburu padamu jika kau menjauh dariNya. DIA hanya ingin kau menghiba padaNya bukan pada selainNya.
Jadi sahabatku tersayang, bersabarlah, bertahanlah dan kuatlah. Aku tak tahu masalah berat apa yang sedang kau hadapi. Tapi aku atas izin Rabb kita, akan selalu bersamamu. Jika kau butuh seorang pendengar bagi masalahmu, aku insyaallah akan mendengarkan curhatanmu.
Jika aku bisa memberikan solusi untukmu, akan kuusahakan semampuku. Jika aku tak mampu memberikan solusi, setidaknya aku akan selalu menemanimu dan berdoa untukmu. Tapi tentu saja aku ingin membantumu menghadapi masalahmu.
Sahabatku, janganlah kau berpikir, jika Allah menyayangimu kenapa Allah memberikan ujian berat padamu? Sekali lagi sahabat, Allah mengujimu karena CintaNya padamu. Ujian dari Allah bukan saja masalah yang datang menimpa kita. Tapi ujian Allah juga berupa nikmat yang Allah berikan kepada kita. Apakah kau yakin jika Allah memberi nikmat padamu engkau akan selalu dekat dengannya? Banyak yang terlena dengan kenikmatan dunia sahabatku. Mereka mendapatkan ujian berupa nikmat dunia, namun mereka malah makin jauh dari Allah. Mereka lupa bersyukur dan menghambur-hamburkan nikmat itu seolah itu bukan dari Sang Pencipta.
Pasti ada hikmah dari Allah ketika DIA memilihmu untuk menjalani ujian ini. DIA sedang mempersiapkanmu untuk menjadi hamba yang lebih baik, insyaallah jika engkau berhasil melewati ujian ini. Tetaplah bertawakal padaNya ya sahabat. Aku hanya bisa memohon padaNya, agar DIA segera memberikan solusi terbaik untuk masalahmu.
Jika kau butuh bantuanku, insyallah aku akan membantumu, jika kau butuh pundakku, insyallah aku akan menyediakan pundakku untuk tempatmu sejenak bersandar dari masalahmu. Jika kau butuh aku sebagai tempat "membuang uneg-unegmu" insyaallah aku bersedia mendengarkan keluh kesahmu. Tetap semangat ya sahabatku... Semua masalah pada akhirnya akan selesai, walau kadang selesainya tidak sesuai dengan keinginanmu. Tapi yakinlah, Allah Maha Pengasih dan Penyayang. DIA akan selalu bersamamu selama engkau mendekat padaNya. Aamiin
NB: Untuk seorang sahabat yang sedang strugle dengan masalahnya. Semangat ya!
Sunday, February 12, 2023
Anak-anak Saja Bisa Semangat, Kenapa Gurunya Enggak?
Friday, February 10, 2023
Ingatan dan Kebiasaan Masa Kecil dan Dampaknya Untuk Saat Ini
“Ayo Apa antar ke rumah ibuk guru yang akan mengajarkanmu mengaji dengan irama,” ajak Apa, ayahku suatu hari. Saat itu aku masih berusia dua belas tahun. Aku menurut. Karena memang aku ingin sekali bisa membaca Al Quran dengan langgam irama yang sering dibacakan oleh qori dan qoriah di acara MTQ.
Saat Ama masih hidup, hanya suara beliau membaca Al Quran dengan irama itu yang masih bisa kuingat. Aku bahkan tak mengingat sama sekali wajah beliau. Dulu beliau sering mengajakku ke TPA. Beliau mengajar anak-anak sedangkan aku boleh main di sekitar anak-anak itu. Usiaku sekitar 4 tahun waktu itu.
Jadi hanya itu yang kuingat dari Ama yarhamuhallah. Aku juga tak begitu paham ketika beliau sakit dan wafat.
Aku baru paham bahwa Amaku sudah tidak ada ketika aku dan adik-adikku harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Tak ada lagi bermain di TPA. Kami juga pindah dari rumah tempat biasa kami tinggal.
Hal itulah yang membuat aku jadi selalu mengingat dan mengenang suara Ama ketika beliau mengajar mengaji. Karena hal itu juga aku jadi ingin seperti beliau. Mempunyai suara yang merdu saat melantunkan bacaan Al Quran.
Bersyukur Apa juga berpikiran sama denganku. Aku sudah disuruh belajar membaca Al Quran sejak SD. Setelah lancar membaca membaca Al Quran, Apa menyarankanku untuk ikut lomba MTQ.
“Tak mengapa tak menang. Yang penting epi ikut dan berani membaca Al Quran di depan banyak orang,” demikian cara Apa menyemangatiku. Awalnya tentu saja aku gugup saat mengikuti lomba tersebut. Tapi lama-lama rasa gugupku sedikit berkurang.
“Jika ingin lebih bagus lagi irama dan tajwid bacaan Al Qurannya, Epi harus belajar lagi ke guru khusus,” saran Apa waktu itu.
Nah di sinilah aku sekarang. Menunggu di ruang tamu sebuah rumah berukuran kecil. Tadi Apa mengantarku sampai di depan rumah tersebut. Rumah seorang ustadzah yang menjadi juri lomba MTQ tingkat kota. Aku tak tahu bagaimana Apa mengenal beliau. Kenapa ustadzah itu mau menerimaku sebagai murid beliau. Aku juga tak paham berapa uang yang harus diabayar Apa untuk menggaji guru privat ini.
Tapi yang aku tahu, sejak saat itu aku datang ke rumah ustadzah sekali sepekan.
Aku lupa nama beliau. Saat ini aku hanya mengingat suaranya sama seperti aku mengingat suara Ama. Ustadzah itu mengajariku irama Bayati di beberapa surat Al Quran. Irama itu yang kuulangi berkali-kali di ayat yang sama agar aku terbiasa dengan alunannya.
“Jika epi sudah hapal alunan nadanya, insyaallah akan mudah menerapkannya di ayat lain,” begitu ucap ustadzah itu ketika kutanya kenapa ayat itu terus yang diulang-ulang. Aku bahkan hapal dengan ayat itu hingga saat ini.
Semoga Allah memberkahi ilmu ustadzah itu untukku. Semoga Allah memberkahi Ama dan Apa yang sudah mengajariku cinta Al Quran. Aku memohon pada Allah, agar Allah memudahkanku untuk menghapal Al Quran walau usiaku sudah tidak muda lagi. Semoga Allah mampukan dan mudahkan Al Quran menetap dalam ingatanku sebanyak 30 juz. Aamiin…
1 Desember 2021
