Showing posts with label #1Ayat1Hari. Show all posts
Showing posts with label #1Ayat1Hari. Show all posts

Friday, October 17, 2025

Ritno Kurniawan, Melestarikan Hutan Membangun Nagari

Keterangan foto tidak tersedia.

Foto dari FB Ritno Kurniawan


Bismillahirrahmanirrahim

            Sahabat, apa kalian pernah mendengar atau membaca nama Ritno Kurniawan? Jika belum, saya akan memperkenalkannya kepada kalian. Beliau adalah seorang pria yang sangat mencintai alam dan desanya. Suatu hari setelah menyelesaikan S1-nya di UGM, Bang Ritno, demikian beliau biasa disapa, memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumater Barat. 

            Lubuk Alung adalah sebuah kecamatan yang masih asri. Ada hutan lindung dengan aliran sungai yang indah di sana khususnya daerah Hutan Gamaran. Sayangnya penduduk di sekitar hutan Gamaran itu memanfaatkan hutan dengan cara yang salah. Mereka menebang pohon kemudian menjual kayunya. Dari sana mereka mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarga mereka.

            Hati Bang Ritno terpanggil untuk menghentikan pembalakan liar ini. Karena jika masyarakat terus menerus melakukan hal ini, pasti suatu hari hutan akan gundul dan bisa saja terjadi longsor yang akan membuat desa mereka terkena bencana alam. Dalam pikirannya, jika melarang warga desanya untuk menebang pohon, pasti tidak mudah. Apalagi jika tidak diberikan solusi yang bagus. Jadi Bang Ritno berusaha memikirkan solusi apa yang sebaiknya diberikan kepada masyarakat Nagari-nya ini

Suatu hari ketika berjalan ke dalam hutan bersama beberapa teman, Bang Ritno sampai di sebuah air terjun yang indah. Air terjun Nyarai, demikian masyarakat menyebutnya. Bang Ritno tiba-tiba mendapat gagasan untuk menghentikan pembalakan liar itu dengan menjadikan desa mereka sebagai desa wisata. Jika kawasan ini menjadi objek wisata, maka para penebang kayu bisa diajak sebagai pemandu wisata di air terjun Nyarai. Dengan demikian, pemalakan liar bisa dihentikan dan warga pun dapat penghasilan yang memadai dari gagasan ini.

Air terjun  Nyarai ini sangat indah, tingginya sekitar 8 meter berlokasi di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Air terjun ini dikelilingi batu-batu besar dan pepohonan yang rindang. Airnya sangat bening dan jernih. Jika kita memandang kolam yang menampung air terjun itu, maka airnya terlihat berwarna hijau. Jalan menuju ke air terjun ini juga melewati sungai kecil yang berasal dari mata air. Sangat indah dan asri. Berada di sana membuat semua penat sirna seketika. Apalagi perjalanan dari pemukiman masyarakat menuju air terjun ini tidak membutuhkan waktu lama. Sekitar lima belas menit saja. 

            Bang Ritno pun mengajak beberapa temannya untuk membuka sebuah objek wisata di desa mereka. Karena beliau melihat potensi yang luar biasa dari hutan dan sungai di desa mereka. Pertama Bang Ritno dan timnya meminta pendapat kepada tetua adat di Nagari Salibutan. Mereka mengutarakan keinginan mereka untuk membuat desa mereka menjadi objek wisata. 

            Memang tidak mudah untuk meyakinkan para tetua adat dan masyarakat setempat dengan gagasan mereka, tapi atas izin Allah, mereka mendapat izin dari tetua adat dan masyarakat setempat. Akhirnya pada bulan April 2013, tetua adat pun meresmikan objek wisata air terjun Nyarai ini. 

Awalnya Bang Ritno dan tim memberikan pelatihan kepada masyarakat yang ingin bergabung menjadi pemandu wisata dalam sebuah kelompok yang disebut Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Setelah dirasa persiapan mereka cukup, mereka mulai mempromosikan objek wisata di desa mereka. Dalam waktu kurang lebih setahun, usaha mereka membuahkan hasil. Banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Awalnya yang berkunjung adalah wisatawan lokal dari Riau dan sekitarnya. Tapi saat ini wisatawan mancanegara juga sudah berkunjung ke objek wisata Air Terjun Nyarai ini. Perlahan para kepala keluarga yang mempunyai pekerjaan sebagai penebang pohon, beralih menjadi pemandu wisata. 


Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang memanjat dan air terjun

Foto: FB Ritno Kurniawan



  Bang Ritno dan tim memberika fee kepada mereka perhari. Jika saat menebang pohon mereka hanya mendapatkan gaji 150 ribu perpekan, maka saat ini mereka mendapatkan gaji harian 50-80 ribu. Ini tentu lebih menggiurkan dibanding menebang pohon yang beresiko tinggi dan sangat menguras tenaga. 


            Karena usaha mereka sudah mulai berkembang, perekonomian warga sekitar juga mulai mengeliat. Bang Ritno mendaftarkan usaha mereka ini ke Dinas Pariwisata dan Olahraga. Bang Ritno dan tim juga mengembangkan paket wisatanya bukan saja tracking, tapi ada juga kemping atau penginapan, dan drafting.Awalnya mereka mendapatkan bantuan dari dinas pariwisata berupa 2 perahu karet. Tapi saat ini jumlah perahu untuk paket wisata arum jeram mereka sudah bertambah.


Keterangan foto tidak tersedia.           

 Foto : FB Ritno Kurniawan     


             Untuk masing-masing paket wisata, para pemandu mendapatkan fee yang berbeda. Saat ini jumlah anggota pemandu wisata yang dibentuk Bang Ritno sudah lebih dari 168 orang. Ini benar-benar pencapaian yang luar biasa. Mereka bersyukur kepada Allah, bahwa mereka bisa sampai sejauh ini.

            Apalagi kegiatan Bang Ritno ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Baik dari kementrian pariwisata, Astra dan EUCA. Hampir tiap tahun ada saja penghargaan yang diterima pria yang sangat mencintai keluarganya ini. Mulai dari penghargaan tingkat provinsi hingga tingkat internasional. Bang Ritno juga pernah mendapatkan penghargaan dari ASTRA dalam ajang Satu Indonesia Award pada tahun 2017 lalu dalam kategori lingkungan hidup. Menyusul penghargaan lainnya dari Presiden Republik Indonesia dalam hal ini kementria Pariwisata dan Olahraga pada tahun 2019.

 Bukan hanya itu, Bang Ritno juga sering berbagi ilmu dan pengalaman tentang kepariwisataan dan lainnya kepada orang lain. Kebanyakan mereka datang dari beberapa daerah yang juga ingin mengembangkan pariwisata di daerah mereka.

            Pria yang berusia 39 tahun ini tentu saja ingin menularkan kebiasaan baik ini kepada anak-anak dan istrinya. Beberapa kali dia mengajak anak istrinya untuk menikmati keindahan alam anugerah dari Rabb-nya ini. Bagi Bang Ritno hutan dan sungai adalah tempat mengembalikan semua keriuhan dan masalah dalam hidup. Dia merasa tenang dan damai di dalam pelukan hutan. Hutan dan alam memberikan energi baru setiap kali dia berada di sana. Allah  Swt. sudah memberikan semua kebaikan alam kepada kita, jadi tugas kita adalah menjaga dan melindunginya, demikian prinsip Bang Ritno. 

Tak jarang dia berjalan sendiri ke hutan untuk mengisi ulang energinya. Pria kelahiran Bukittinggi dan penyuka fotografi ini memberikan beberapa tips tentang menghadapi hewan liar yang ada di hutan. Salah satunya ketika kita menemukan jejak babi hutan di tanah, maka kita harus tetap tenang. Tidak usah panik. Jika tak sengaja bertemu babi hutan tersebut, maka jangan lari dan jangan bersikap seperti akan menyerang. Tenang dan tidak panik itu kunci memghadapi hewan liar.

            Bang Ritno sangat bahagia bila sudah berada di alam. Menyantap semangkuk mie rebus di pinggir sungai sambil menikmati merdunya kicauan burung  membuat badannya dipenuhi oksitosin yang membangkitkan kebahagian tak ternilai. Kadang rafting bersama anak-anak dan istri membuat kebahagiaan itu makin lengkap. Rasanya jerih payahnya sudah terbayar dengan melihat kondisi hutan yang berhasil dilindungi dari pembalakan liar. Walau mungkin belum sempurna, tapi dia yakin, anak cucunya kelak bisa menikmati desa mereka yang masih asri ini selamanya. Kalau kalian ingin tahu keindahan sungai Nyarai, cek saja Video Sungai Nyarai di sini.

Nah, sahabat semua, ayo kita mulai langkah kecil untuk melestarikan lingkungan kita. Kita mulai dari yang terdekat dengan kita dulu, yuk. Kita bisa mencontoh gagasan Bang Ritno atau bisa juga belajar dari beliau. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ayo! Bersama, kita pasti bisa! []

 

Sumber : IG dan FB Ritno Kurniawan dan lainnya

 

Thursday, November 9, 2023

Satu Kata Pembangkit Semangat

 Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahirabbil alamiin...

Terima kasih ya Allah... Terima kasih... Terima kasih.

Hari ini saya bahagia, terharu dan sangat emosional karena satu kata tulus dari seorang ibu yang menanyakan kabar saya dengan panggilan terindah yang sudah lama tidak saya dengar. Karena sangat terpesona dengan panggilan itu, saya jadi menahan tangis haru Bahkan sampai saat menulis ini, saya masih saja menangis karena haru. Maa syaa Allah. Alhamdulillah... 

"Anakku, bagaimana kabarmu?" 

Kalimat yang sering diucapkan Ayah saya ketika beliau masih bersama kami dulu. Sudah lama sekali saya tidak mendengar kata sapaan dengan panggilan 'anakku' . Tapi Alhamdulillah hari ini saya mendengarkannya atas izin Allah.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya saya akan mendengar kata-kata itu lagi setelah sekian tahun. Rasanya sangat terharu, sangat emosional sehingga membuat saya kehilangan kata-kata untuk menjawab ketulusan sapaan itu. Maafkan saya ya ibu... Sekali lagi maafkan saya...

Ingin rasanya saat itu saya berlari menghampiri ibu di sana. Memeluk ibu dan bersujud di kaki ibu, karena ibu sudah membuat saya mendengar kata-kata indah yang sangat saya rindukan. Mungkin terdengar berlebihan, tapi begitulah, berlebihan bagi sebagian orang, tapi sangat berarti bagi sebagian lainnya.

Saya juga sering menggunakan kata 'anakku' untuk memanggil anak-anak saya. Tapi ketika saya mendengar kata itu untuk memanggil saya. Allah... sangat indah dan merdu sehingga membuat hari terasa lebih mudah. Begitu dahsyatnya kata-kata mempengaruhi seseorang. 

Insyallah saya akan selalu mengingat hal ini. Saya akan menjadikan ucapan ibu sebagai teladan bagi saya agar saya bisa berucap yang baik juga kepada orang lain. Kita tak tahu, ucapan yang kita berikan pada orang lain bisa saja membuat hari seseorang dari hari buruk menjadi hari baik disebabkan ucapan tulus kita. 

Terima kasih ya ibu. Terima kasih tak terhingga. Hanya Allah yang bisa membalas ketulusan Ibu dan keluarga. 

Maafkan saya karena tidak bisa berbicara banyak dengan ibu. Pengetahuan bahasa saya terbatas, apalagi saya benar-benar kehilangan kata-kata begitu mendengar sapaan ibu. Allah Maha Tahu apa yang ingin saya sampaikan pada ibu. 

Saya hanya bisa mendoakan agar Allah selalu menjaga ibu dan keluarga di mana pun ibu dan keluarga berada. Semoga ibu selalu sehat dan berlimpah rahmat Allah.

Saya menyayangi dan mencintai ibu karena Allah. Izinkan saya menyebutmu dalam doa saya ya ibu. Walau kita tak pernah bertemu, saya yakin silaturrahim kita akan selalu terjaga atas izin Allah. Saya berharap dan memohon pada Allah, suatu hari nanti kita bisa bertemu. Aamiin...


Monday, May 29, 2023

كيفية تسجيل الدخول في المطار

سم الله الرحمن الرحيم

حجزت تذكرة لعطلة إلي سنغافورة. سأذهب إلى سنغافورة بعد أسبوعين مع أسرتي إن شاء الله
 قبل ذلك أعددت جواز السفر. ووجدت أن تاريخ جواز السفر ستنتهي صلاحيته بعد خمسة أشهر
.وذهبت لتجديد جواز السفر إلى إدارة الهجرة والجوازات
.وسآخذ جواز السفر الجديد بعد أربعة أيام عمل 
.يوما قبل أن أذهب إلى سنغافورة أقرأ كيفية تسجيل الدخول في المطار عبر الإنترنت

.أوّلا: الاستعداد للرحلة وهو تأكيد تاريخ رحلتك تاريخ، ووقت الرحلة في التذكرة
ثمّ  خذ وثائقك أي جواز السفر وبطاقة التعريف و التأشيرة وغيرها مثل الشهادة الصحيّة

 ثانيّا في يوم الرحلة، حاول الوصول مبكرًا، تأكل و تشرب قبله و تحضر وجبة خفيفة والماء. ولا تنس حقيبة ملابسك و الحقيبة الصغيرة ومحفظة و جواز السفر وبطاقة التعريف و التأشيرة وغيرها. عندما تسجل الدخول في المطار تدخل إلى صالة المغادرة والفحص ثمّ تذهب إلي مكان تغليف حقيبة ملابس وتغليف حقيبتك، ثمّ تنتظر لتسجيل الوصول. بعده ضع حقيبتك في الوزن و خذ استمارة بيانات سيعطيها الموظف إليك 

ثمّ تذهب إلى الجوازات و افعل كما يسألك موظف الجوازات من التصوير صورة شخصيّة
وبعدها تذهب إلى الفحص مرّة ثانيّا و ضع حقيبة الصغيرة و ساعتك و سترتك وحزام الخصر وغيره. ثمّ تنتظر في غرفة الانتظار  

.سأتبع نصيحة المقال إن شاء الله
. أرجو منكم الدعاء لرحلتي بأن تكون سعيدة و آمنة و مباركة اللهمّ آمين يا ربّ العالمين

Wednesday, May 24, 2023

Memperpanjang Paspor di Kantor Imigrasi Bekasi

 Bismillahirrahmanirrahim.

Tanggal 23 kemarin saya memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Bekasi. Sebelumnya saya mencari tahu dulu tentang cara memperpanjang paspor saat ini. Karena beberapa kali ada teman yang mengatakan bahwa untuk memperpanjang paspor atau membuat paspor baru, harus mendaftar secara online dulu, prosesnya ribet! 

Setahu saya, dari 5 tahun lalu memang harus mengambil antrian secara online juga. Kenapa teman-teman saya berpikir ini ribet? Makanya saya cari caranya melalui internet, khususnya web Kantor Imigrasi Bekasi. 

Ternyata saya menemukan perbedaannya. Untuk sekarang ini kita harus mengambil nomor antrian melalui aplikasi khusus Kantor Imigrasi Bekasi. Jadi kita diminta untuk mengunduh aplikasi itu terlebih dahulu.


 Kemudian mendaftar. Selanjutnya baru bisa mengisi data untuk mendapatkan nomor antrian.

Saya pun mencari aplikasi yang dimaksud di google playstore. Awalnya saya bingung, karena takut salah unduh. Saya cari nama aplikasi yang asli di twitter Imigrasi Bekasi. Setelah itu baru saya unduh aplikasi yang sama dengan yang diposting di twitter.


Selanjutnya saya mendaftar atau membuat akun. Saya baru bisa mengisi data setelah punya akun di aplikasi tersebut. Selanjutnya isi data dan foto dokumen yang diminta. Setelah itu kita bisa menentukan hari dan jam berapa kita akan datang ke kantor imigrasi. Saya pilih hari Selasa, karena hari ini yang sedikit lowong di kegiatan harian saya.

Nah, selanjutnya saya mendapatkan kode billing untuk saya bayarkan biaya paspor secara online. Setelah membayar biaya perpanjangan paspor biasa Rp350.000,- , nanti form pendaftaran kita akan berubah menjadi sudah dibayar. Nah sampai di sini selesai proses mendapatkan nomor antrian. Kita print form pendaftaran tadi untuk dibawa pada saat membuat paspor.

*


Hari selasa, saya berangkat ke kantor Imigrasi Bekasi yang ternyata tak begitu jauh dari rumah saya. Karena di nomor antrian saya kebagian jam 13.01-14.00, jadi saya berangkat dari rumah sekitar jam 12.30. Sampai di sana, satpam menanyakan jam kehadiran saya. Saya memperlihatkan print dari formulir pendaftaran yang sudah dibayar sebelumnya. Karena jam kedatangan tertera di sana. 

Lalu saya diarahkan untuk mengambil nomor antrian lagi. Kali ini nomor antrian untuk memeriksa berkas yang saya bawa. Berkas yang diperlukan untuk memperpanjang paspor biasa adalah: 

- KTP asli dan fotokopi ukuran A4

- Paspor asli dan fotokopi ukuran A4

- Materai 10.000 sebanyak 1 lembar

Petugas pemeriksaan berkas akan menyatukan semua berkas fotokopi yang saya bawa tadi. Petugas itu kemudian memberikan nomor antrian baru untuk wawancara, foto dan biometrik.


 Selanjutnya saya diminta mengisi formulir permintaan perpanjangan paspor. Nah materai tadi dibutuhkan saat penandatanganan formulir itu. Setelah mengisi dan menandatangani formulirnya, saya hanya tinggal menunggu nomor antrian saya dipanggil. 


Lebih kurang satu jam saya menunggu untuk wawancara ini disebabkan banyaknya pengunjung di kantor Imigrasi Bekasi.

Alhamdulillah, semua petugasnya friendly. Tempatnya juga nyaman. Walau ada beberapa pengunjung yang berbicara dengan suara keras saat menunggu, alhamdulillah pengunjung lain dan saya bisa sabar mendengarnya.  Karena kita memang harus sabar kan? Setiap orang yang datang ke sini, pasti punya sifat yang berbeda. Salah satunya yang suka menggoyangkan kakinya saat duduk, sehingga kursi panjang yang kita duduki jadi ikut bergoyang. ^_^


Tapi semua itu sebaiknya kita maklumi saja. Jika merasa terganggu, lebih baik pindah ke tempat lain. 

Selanjutnya saya diwawancara, biometrik dan difoto. Alhamdulillah selesai proses perpanjangan paspor. Kerennya lagi paspor yang diperpanjang tahun ini dan tahun lalu, bisa berlaku selama 10 tahun. Alhamdulillah... Tapi untuk anak di bawah 17 tahun tetap berlaku selama 5 tahun ya. Karena mereka kan belum punya KTP. Mereka masih 'numpang' sama KTP ibu, ayah atau walinya kan?

Petugas pewawancara mengatakan bahwa paspor saya bisa diambil dalam 4 hari kerja. Jadi insyaallah saya datang ke kantor Imigrasi lagi hari Senin depan. 


Ohya yang bikin paspor tentunya bukannya orang dewasa saja kan? Nah Alhamdulillah di sini disediakan Playground untuk anak-anak. Jadi insyaallah anak-anak yang sedang menunggu antrian biometrik dan wawancara tidak akan bosan selama di sini. 


sebenarnya ada beberapa buku juga di ruang tunggunya. Tapi saya lupa memotret rak bukunya. Insyaallah nanti ketika saya mengambil paspor yang sudah selesai, akan saya foto ya... 

Nah sahabat bagaimana pengalaman kalian memperpanjang paspor? Share di komen yuk!

Wednesday, May 17, 2023

Selamat Hari Buku Nasional!


Bismillahirrahmanirrahim.


Setiap hari adalah membaca. 

Membaca apa saja. Membaca Al Quran, buku, majalah, koran, atau berita dari media daring. Bahkan Allah juga memerintahkan kita untuk ‘membaca’ semua yang telah Dia ciptakan.


Setiap hari adalah belajar.

Belajar apa saja. Belajar tentang isi Al Quran, belajar bahasa, belajar memasak, memotret, menrajut, menjahit, mendesain secara online dan lainnya.


Setiap hari adalah memberi manfaat. 

Memberi manfaat untuk diri sendiri, keluarga, saudara, tetangga, masyarakat sekitar, manfaat untuk alam, bahkan manfaat untuk bangsa, negara dan dunia.


Tiada hari terlewat tanpa membaca, belajar dan memberi manfaat.

Semua itu bisa diperoleh salah satunya melalui buku.

Buku membuatmu membacanya, buku membuatmu belajar dan mendapat ilmu pengetahuan, Buku juga membuatmu memberi manfaat pada dirimu, keluarga, kerabat dan lainnya.


Selamat Hari Buku. Bacalah semua buku yang baik. Karena apa yang kamu baca, akan mencerminkan dirimu di hadapan Rabb-mu dan orang sekitarmu. 


Nah sahabat, buku apa yang kamu baca hari ini? ^_^


Tuesday, May 16, 2023

عطلة عيد الفطر

 

بسم الله الرحمن الرحيم

  

 

كما قلت لكم إنّنى أقضى عطلة عيد الفطر مع أسرتي في باندونج. نذهب إلى باندونج في آخر رمضان، بعد صلاة الجمعة تقريبا. وركب زوجي السيارة بالتّسرّع لأنّنا  نمرّ في الطريق السريع . ونحن لا نتوقّف في موقف والحمد لله ... ووصلنا في باندونج بعد ثلاث ساعات. ونذهب إلى فندق مباشرة

 

في اليوم التالي أي في يوم عيد الفطر قضينا صلاة العيد في مسجد قريب من الفندق. بعدها نرجع إلى الفندق ونتناول الفطور في مطعم الفندق مع ضيف آخر. بعده ندخل إلى غرفتنا

 

في الغرفة نحن نتهنّأ لعيد الفطر بيني وزوجي وابني وابنتي ونتعانق جميعا. ثمّ أتصل بأمي وأخي في القرية لأهنئهم بعيد الفطر. وبعد ذلك نحن مشغولون بالتهنئة بعيد الفطر لأصدقائنا عبر الهاتف

 

في اليوم التالي نخطّط للتجوّل في حديقة الطيور. استخدمنا خرائط جوجل للوصول إليها

عند ما ذهبنا إلى حديقة الطيور، نمرّ بطريق صغير. ركب زوجي السيارة بالتمهّل لأن الطريق صعودا وهبوطا. ولم توجد إشارة المرور وشرطيّ المرور هناك. نحن لا نريد سيارتنا أن تتصادم بسيارة أخرى، إذا: لا بدّ أن نتمهّل في الطريق

 

قال زوجي فجأة،"سبحان الله، نحن مررنا بالحديقة

قلت له،"حقا؟

قال ،" انظري إلى خرائط

وأنظر إلى خراط جوجل. خرائط جوجل تخبر أنّنا مررنا بالحديقة

ثمّ لفّ زوجي بالسيارة . ونواصل إلى حديقةوصلنا في حديقة الطيور بعد نصف ساعة .ثمّ اشتريت التذكرة وندخل إلى حديقة. ما شاء الله ... ما أجمل الطيور!.. هناك يوجد كثير من أنواع الطيور. والحمد لله

 

Saturday, May 13, 2023

Syair Bahasa Arab



قالَ الطَّبيبُ وقال اللهُ أُدْعُوْانِي


Dokter berkata,” dan Allah berfirman,” memohonlah padaku!””


ماقالهُ الله يَكْفِينِي و يُرْضِينِي


Apa yang difirmankan Allah itu cukup bagiku dan membuatku ridha.



أَقُولُ ما قالَ إَبْرَاهِيمُ سَيِّدُنَا


Aku berkata sebagaimana Nabi kita Ibrahim mengatakan:


إذا مَرِضْتُ فَإنَّ الله يَشْفِينِي


Jika aku sakit, maka Allah yang akan menyembuhkanku.


ما كنت أَقْنَطُ مِنْ رَبِّي وَ رَحْمَتِهِ


Aku tidak berputus asa dari Rabb-ku dan Rahmat-Nya.


اليَأْسُ كُفْرٌ وَ حُسْنُ الفَألِ  مِنْ دِينِي



Keputus-asaan adalah ketidak-percayaan. Dan nasib baik adalah bagian dari agamaku.



بِالرُّوحِ وَالْعَزْمِ وَالِإيمَانِ كُنْتُ أَنَا


Aku akan menjadi orang yang penuh tekad dan keyakinan dengan ruh-ku.



وَلَيْسَ بِالْجِسْمِ إنَّ الْجِسْمَ مِنْ طِينِ


Bukan dengan jasad, karena jasad terbuat dari tanah.



آمَنْتُ باللهِ سَوَّى الجِسْمَ مِنْ عَدَمٍ


Aku percaya Allah menciptakan jasad dari ketiadaan.



وَ إِنَّهُ بَعْدَ مَوْتِي سَوْفَ يُحْيِيْنِي


Dan bahwa setelah kematianku, Dia akan menghidupkanku kembali.



وَلَسْتُ بِالعَيْشِ مَشْغُوفاً وَلاَدَنِفاً

Aku tidak hidup dengan gairah dan tidak pula dengan kesakitan.


مَا عِشْتُهُ فَوْقَ الأَرْضِ يَكْفِينِي

Apa yang ku-jalani di dunia sudah cukup bagiku.


عَبَرْتُها زَائرًا حِيناً عَلى قَدَرٍ

Aku melewati (dunia) sebagai peziarah dalam satu waktu.



تَرُوحُ تُضْحِكُنى آناَ وتُبّكِينِي


(Kehidupan itu) kadang membuatku tertawa dan kadang membuatku menangis.


وَالْكَوْنُ تَمْتَدُّ حَوْلي لا نِهَايَتُهُ


Dan alam semesta membentang di sekitarku tanpa akhir.


وَالدَّهْر ُيَمْتَدُّ عُمْرًا بِاْلمَلايينِ

Dan keabadian memperpanjang umur menjadi jutaan.



وَقَدْ شَهِدْتُ بِهَا إِبْدَاعَ بَارِئِهَا

Sungguh aku menyaksikan kehebatan penciptaannya.


حَتَّى تَمَشَّى يَقِيِنِي فِي شَرَايِينِي 

Aku menjalani  keimananku hingga ke pembuluh darahku.



وَقَدْ رَأَيتُ مِنَ الأَسْرَارِ أَرْوَعَهَا


Aku telah melihat misteri yang paling indah.


و إنَّ أَرْوَعَهَا أَسْرَارُ تَكْوِيْنِي


Dan yang paling indah itu adalah rahasia penciptaanku.



Sumber : Arab Podcast dengan sedikit editing di terjemahan.


Wednesday, May 3, 2023

أنا و هوزان

 بسم الله الرحمن الرحيم

 

 

ذات يوم قبل أسبوعين سألت ابني هوزان عن شيء. فقال لي ،" يا أمي هل تستطيعين أن تساعديني من فضلكِ؟"

 

فأجبت، "لبّيك يا بنيّ، أيّ خدمة؟"

 

قال،" يا أمي، أنت تتعلّمين اللغة العربية عبر زوم، صح؟"

 

 و أجبت بابتسام "صحيح يا بنيّ، لماذا؟"

 

قال ،"يا أمي، هل من الممكن أن نمارس اللغة العربية معا؟ لأن عندي امتحان الممارسة لمحادثة اللغة العربية غدا في المدرسة. و لكن لم يوجد شخص لأمارسها معه في البيت."

 

قلت له ،"حسنا يا بنيّ ، هيا نمارس. أين كتابك؟"

 

ابتسم هوزان وعانقني ثمّ قال،"الحمد لله... جزاك الله خيرا يا أمي حبيبتي."

 

فابتسمت وتعانقته أيضا ثمّ قلت، وإيّاك يا بنيّ الحبيب."

 

 ثمّ يأخذ هوزان كتابه من حقيبته ويفتح الكتاب ويبحث فيه عن المحادثة التي سنمارسها.

 

ثمّ قال "ها هي المحادثة يا أمي. أنت ستسألين وأنا سأجيب أوّلا. ثمّ أنا سأسأل وأنت ستجيبين، موافق؟"

 

قلت له "تمام إن شاء الله، هيا نمارس!"

 

ثمّ نمارس المحادثة تحت عنوان "في الفصل،" أي تحدّث بين الأستاذ وتلميذه محمد في الفصل.

 

نمارسها ثلاثة مرّات والحمد لله. وبعدها قال هوزان، "يا أمي، الحمد لله انتهينا من ممارسة المحادثة. الآن من فضلك يا أمي، هيّا نمارس الرياضة."

 

 تحيّرت بأسئلته ثمّ قلت له،" نمارس الرياضة الآن؟ هل أنت جادّ يا بنيّ؟ الحرارة شديدة في الخارج، لذلك لا نستطيع أن نمارس الرياضة لأنّنا صائمون."

 

فيجيب ،"ولكن يا أمي، امتحان الرياضة غدا وأنا لمّا أمارسها لأنّ ليس لديّ شخص لأمارس معه. أبي وأختي في العمل، وأخي في الجامعة. ولم يوجد أصدقائي من جيراننا. أنت فقط تساعدينني يا أمي."

 

قلت له ،"سبحان الله...  تمام ...  أيّ رياضة سنمارس؟"

 

قال ،"الحمد لله ... شكرا جزيلا يا أمي الجميلة ... سنمارس كرة السلّة وكرة القدم."

 

قلت ،"لا حول ولا قوّة إلا بالله، هذه صعبة جدّا، أنا لا أستطيع أن ألعبهما."

 

قال ،"لا تحزني يا أمي، أنت تأخذين الكرة فقط ثمّ ترميها إليّ."

 

قلت ،"حسنا يا بنيّ، هيا بنا، يسّر الله لنا في أمرنا." أنا أتّبع هوزان إلي الملعب.

 

ومارسنا الرياضة حوالي نصف ساعة والحمد لله...

Monday, May 1, 2023

Belajar Membaca Al Quran dengan Irama

“Ayo Apa antar ke rumah ibuk guru yang akan mengajarkanmu mengaji dengan irama,” ajak Apa suatu hari. Saat itu aku masih berusia dua belas tahun. Aku menurut. Karena memang aku ingin sekali bisa membaca Al Quran dengan irama yang sering dibacakan oleh qori dan qoriah di acara MTQ. 


Saat Ama masih hidup, hanya suara beliau membaca Al Quran dengan irama itu yang masih bisa kuingat. Aku bahkan tak mengingat sama sekali wajah beliau. Dulu beliau sering mengajakku ke TPA. Beliau mengajar anak-anak sedangkan aku boleh main di sekitar anak-anak itu. Usiaku sekitar 4 tahun waktu itu. 

Jadi hanya itu yang kuingat dari Ama yarhamahallah. Aku juga tak begitu paham ketika beliau sakit dan wafat. 


Aku baru paham bahwa Amaku sudah tidak ada ketika aku dan adik-adikku harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Tak ada lagi bermain di TPA. Kami juga pindah dari rumah tempat biasa kami tinggal. 


Hal itulah yang membuat aku jadi selalu mengingat dan mengenang suara Ama ketika beliau mengajar mengaji. Karena hal itu juga aku jadi ingin seperti beliau. mempunyai suara yang merdu saat melantunkan bacaan Al Quran.

Bersyukur Apa juga berpikiran sama denganku. Aku sudah disuruh belajar membaca Al Quran sejak SD.  Setelah lancar membaca membaca Al Quran, Apa menyarankanku untuk ikut lomba MTQ. 


“Tak mengapa tak menang. Yang penting epi ikut dan berani membaca Al Quran di depan banyak orang,” demikian cara Apa menyemangatiku. Awalnya tentu saja aku gugup saat mengikuti lomba tersebut. Tapi lama-lama rasa gugupku sedikit berkurang. 


“Jika ingin lebih bagus lagi irama dan tajwid bacaan Al Qurannya, epi harus belajar lagi ke guru khusus,” saran Apa dulu. Lalu beliau mengajakku ke rumah salah seorang guru yang menjadi juri lomba MTQ.


Apa menitipkanku pada ustadzah tersebut. Aku tak tahu bagaimana Apa mengenal beliau. Alhamdulillah ustadzah itu mau menerimaku sebagai murid beliau. Aku juga tak paham berapa uang yang harus diabayar Apa untuk menggaji guru privat ini. Tapi yang aku tahu, sejak saat itu aku datang ke rumah ustadzah sekali sepekan. 


Aku lupa nama ustadzahnya. Saat ini aku hanya mengingat suaranya sama seperti aku mengingat suara Ama. Ustadzah itu mengajariku irama Bayati di salah satu surat Al Quran. Irama itu yang kuulangi berkali-kali di ayat yang sama agar aku terbiasa dengan alunannya. 


“Jika Epi sudah hapal alunannya, insyaallah akan mudah menerapkannya di ayat lain,” begitu ucap ustadzah itu ketika kutanya kenapa ayat itu terus yang diulang-ulang. Aku bahkan hapal dengan ayat itu hingga saat ini. 


Semoga Allah memberkahi ilmu ustadzah itu untukku. Semoga Allah memberkahi Ama dan Apa yang sudah mengajariku cinta Al Quran. Aku memohon pada Allah, agar Allah memudahkanku untuk menghapal Al Quran walau usiaku sudah tidak muda lagi. Semoga Allah mampukan dan mudahkan Al Quran menetap dalam ingatanku sebanyak 30 juz. Aamiin…



1 Desember 2021

Sunday, April 30, 2023

اين ميكو؟

بسم الله الرحمن الرحيم


.أريد أن أخبركم عن شيء حدث أمس في منزلي

.أمس حدث شيئ حزين في بيتي

.كان قطّنا اسمه ميكو يبتعدّ عن البيت في الساعة العاشرة صباحا

.ثم نبحث في أيّ مكان حول البيت

.ولكنّه لم يوجد

"ثمّ قال لي ابني اسمه هوزان ،" يا أمي هل يمكن أن نسأل قطّا آخر؟ لأنّ لدينا أربع قطّط ، أليس كذلك؟

"فابتسمت وقلت له ،"حسنا يا بنيّ هيا نسألهم. فيسأل هوزان القطط باللغة الإندونيسيّة

.طبعا لم يجيبوه لأنهم لم يستطيعوا أن يتكلّموا

.ولكن هوزان يعتقد بأن القطّط سيجيبون أسئلته

" فقال لي ،" يا أمي هل من الممكن القطط لم يعرفوا باللغة الإندونيسيّة؟ سأسلهم باللغة الإنجيليزية

.وابتسمت مرة أخرى

"!ثمّ قلت له،" حسنا يا بنيّ، اسأل فقط

فيسألهم بللغة الإنجيليزيّة. ولكن القطط لم يجيبوا سؤاله 

"ثمّ قال لي،"يا أمي ، أفكّر القطّط يفهمون اللغة العربيّة، الآن هيّا نسألهم عن ميكو باللغة العربيّة

"!اسألي يا أمي! لأنك تستطيعين أن تتكلّمي باللغة العربية"

 "فقلت له، "حسنا يا بنيّ سأسألهم 

"فجلست أمام القطّط، ثمّ قلت لهم، "يا أيتها القطّط، هال تعرفون أين صديقتكم ميكو؟

"فتجيب القطّط جميعا و مباشرة بصوتهم "مياوووو..." 

  "فضحكنا مباشرة ... "ها ها ها

 ... ما شاء الله 

"! القطّط يفهمون اللغة العربية يا أمي"

الحمد لله

* 

بعد أربعة أيام يرجع ميكو إلى بيتنا عندما كنا نتناول السحور. الحمد لله ... و لكن هو نحيف ... وا أسفاه

*

شكرا جزيلا و جزاكم الله خيرا علي دعائكم يا أستاذنا و أصدقاءنا.

Saturday, April 29, 2023

Surat Untuk Ama (IBU)


Ama

Sungguh aku sangat ingin mengenalmu

Tapi tak satu pun memori yang singgah di pikiranku


Kata orang, kecerdasan dan beberapa sifat lainnya menurun ke anak melalui gen ibunya

Aku bersyukur engkau turunkan gen cerdas itu padaku amaku

Terima kasihku pada Rabbku karena telah memilihmu menjadi Amaku.


Sungguh, walau aku tak mengenalmu, tapi kurasakan kasih sayangmu di diriku

Kurasakan pengorbanan mu padaku dan adik-adikku

Walau aku sedih engkau tak bersama kami sejak kami balita

Tapi setidaknya sifat, semangat dan kelincahanmu mengalir dalam darah kami

Kurasa hal itu membuat kami bertahan sejauh ini


Kutahu Ama, dari cerita yang kudengar, Ama adalah orang yang sangat sabar

Disakiti berkali-kali tak membuatmu membenci

Kurasa sifat itu kau wariskan padaku, Ma

Seringkali aku mengalami hal yang menyakitkan dari orang-orang,

Alhamdulillah Rabb-ku mengizinkanku bersabar.

Sama sepertimu yang hanya mengharap ridho Rabb-mu dalam kehidupan ini


Ama ku sayang

Doaku selalu untukmu

Agar engkau bahagia di sisi Rabbmu


Oh ya Ma

Terima kasih sudah melahirkan kami

Terima kasih untuk bakat yang ama alirkan dalam darah kami 

Aku menjadi penulis cerita anak ini, tak luput dari kebiasaan Ama membaca buku sewaktu Ama muda dulu.

Aku menemukan buku-buku bacaan Ama di kampung

Buku karya Buya Hamka

Buku beraroma islami, sastra dan roman itu yang menemaniku di kala sepi

Untuk anak SD, saat itu  adalah bacaan berat

Tapi tidak bagiku

Aku tenggelam dalam bacaan itu


Sedangkan suara merdu Ama saat mengaji, kini mengalir di tubuh si An

Suaranya merdu saat bernyanyi

Memang kurang kurasa

Karena harusnya suara merdu Ama saat mengaji itu juga dia gunakan untuk melantunkan ayat-ayat Allah 

Aku hanya bisa berdoa agar kelak suaranya itu digunakan untuk melantunkan ayat-ayat Allah ya, Ma


Ohya, Ma

Sampaikan salam terima kasihku juga pada Apa ya Ma

Apa juga yang membuatku mencintai Al Quran sama sepertimu

Sejak kau pergi, Apa berusaha membuat kami mengikuti jejakmu, Ma

Membaca Al Quran, memasukkan kami dari satu TPA ke TPA lain

Mengantar kami dari satu guru ke guru lain untuk mempelajari Al Quran

Alhamdulillah jerih payah dan doa  Apa kurasa diijabah Allah


Terima kasih sudah menjadi orangtua terbaik bagi kami ya Ama dan Apa

Mohon maaf kami belum bisa menjadi anak yang baik untuk kalian

Doakan kami untuk selalu memohon ampunan bagi kalian kepada Rabb kita


رب  اغفر لي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا


Saturday, April 22, 2023

Takbiran

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Takbir mengagungkan kebesaran Allah menggema di semua penjuru

Bersahutan dari satu masjid ke masjid lain 

Pertanda Idul Fitri menjelang


Hatiku bergetar, nama Rabbku diagungkan

Air mataku merebak 

Bibir pun ikut menahan getar hati

Melantunkan takbir dengan suara parau


Suara takbir membuatku rindu

Akan kampung halamanku

Nun jauh di seberang pulau 


Kampung nan bersahaja

Semua penduduk saling menyapa

Anak, remaja, dewasa dan tua

Saling memberi salam dan memohon maaf

Adat yang begitu indah 


Takbir mengakhiri Ramadhan

Air mataku mengalir tak tertahan

Kenangan masa lalu berjalan perlahan di pikiran 


Kenangan bersama teman sebaya serta orang terkasih 

Yang tak mungkin kunikmati saat ini

Karena satu persatu dari mereka telah pergi 

Menemui rabbul izzati


Hanya kepada Rabb-ku kupanjatkan doa

Semoga Ramadhanku bermakna

Semoga semua dosaku sirna

Semoga aku masih bisa menikmati hidangan Ramadhan berikutnya

Aamiin 

Selamat Idul Fitri 1444 H. Mohon maaf lahir batin. 


Bandung, Sabtu 22 April 2023 pukul 3.00 WIB




Thursday, April 6, 2023

مؤلِّفة قصص الأطفال

         

         

بسم الله الرّحمن الرّحيم 

اِسْمَحُوا لِي أَنْ أُعَرِّفُ نَفْسِي لَكُمْ، اِسْمِي نِلْفِي شَفْرِينَا. كَمَا قُلْتُ لكم إِنَّنِي مُؤَلِّفَة قصص الَأطْفَال. اَلآنَ سَأُخْبِرُكُمْ كيف اِحْتَرَفْتُ مهنة التأليف. هَيَّا نَبْدَأ! ^^

ذَاتَ يَوْمٍ اِنْتَهَيْتُ مِنْ مَدْرَسَةِ التَّمْرِيْض فِي بُوْكِتْ تِنْجِي سُوْمَطْرَة الغربيّة. كُنْتُ مَمرّضَة والحمد لله . ثُمّ أَنْتَقِلُت إلي بِيكَاسِي. وَأَعْمَلُ فِي المسْتَشْفى (Mitra Keluarga Bekasi)

 

  وبَعْدَ سَنَةٍ يَقُولُ أَبِي فِي هَاِتف "يا ابْنَتِي كُنْتُ حَزِينا لِأنّكِ بَعيدُ ِمنِّي ولَيْسَ لَكِ الأقَارِب هُنَاك. أُرِيدُ شَخْصًا يرَافِقكِ. وَبِذَلِكَ أُرِيدُ أَن تَتَزَوَّجِي اِبْن صَدِيقِي .أَنَا سَأُعَرِّفُكِ إِلَيهِ إِنْ شَاءَ الله."   

فَقُلْتُ لَهُ " يَا اَبَتِ لَا تَحزنْ! إِنِّي بِخَيْرٍهُنَا إِنْ شَاءَ الله."           

قال "حَسَنًا، وَلَكِنْ تَعَرَّفِي أَوَّلًا مَعَهُ."

لَا يمْكِنُنِي أَنْ أَحْتَجَّ عَلَيْهِ لأنَّنِي أحبه حُبًا شَدِيْدًا إلَيْهِ وأَنَا مُوَافِقَة بِكَلامِهِ. فتَعَرَّفْتُ على الرِّجَل الذي قال لي.  ثُمّ بَعد أشْهُرٍ تَزَوَّجْتُ مَعَهُ. 

وَفِي السَنَةِ التَّالِىة وُلِدَتْ بِنْتٌ جَمِيلَةٌ فِي أُسْرَتِي  والحمدلله ... نَحْنُ سعداء جِدًّا بِحُضُورِهَا. وَزَارَنَا أبِي وأمِّي في بيكاسي. هُمَا سَعِيدان كَذَلِكَ لِوُلِادة حَفِيدَهُمَا. وَوَالِدَيَّ يَحَفظَانِ حفيدتهُمَا عِنْدَمَا أَعْمَلُ فِي المسْتَشْفَى وَ زَوْجِي يَعْمَلُ فِي مَكْتَبِهِ. 

وَبَعْدَ سَنَةٍ رَجَعَ أَبِي وأُمِّي إِلَى بُوكِتْ تِنْجِي. طَبْعًا هَذَه مُشْكِلَةٌ لَنَا.  الآن نُرِيدُ الحَاضَنَةَ لِتَحَفَّظ اِبْنَتِنَا. اَلحَمْدُ ِللِه بِإذْنِ الله وَجَدْنَا الحَاضَنَةَ. هِيَ تَعْمَلُ مَعَنَا حَوَالَي سَنَةٍ. وَ بَعْدَ ذَالِكَ هِيَ رَجَعَتْ إِلَي قَرْيَتِهَا. وَ وَجَدْنَا مُشْكِلَةً مَرَّةً أُخْرَى.

 

فَقَالَ زَوْجِي،"أُرِيدُكِ أن تَتَوَقَفِي عَنِ العَمَلِ. عَلَيكِ أنْ تَعْتَنِي بِاِبْنَتِنَا."

كُنْتُ حَزِينًة جِدًّا بِما يَقُول. أنا أحبّ جدّا بعملي، قَدْ أَحْتَرْتُ إِخْتَيارًا بَيْنَ التَوَقَفْ عَنِ الْعَمَلِ و ابْنَتِي. وَلَكِنِّي لَمْ يُوجَدْ إِخْتَار آخر. ينْبَغِي علي أن أحفظ اِبْنَتِي وَأَتَّبِعُ زَوْجِي. فَتَوَقَفْتُ عَنِ العَمَلِ لِوَجْهِ الله. عَسَى الله أن ييَسَّرَلَنَا في أُمُورِنَا. اللهم آمين...

 

 

 أَنَا أَعْتَنِي باِبْنَتِي بِسُرُورٍ و سَعِادَةٍ. لَعِبْتُ مَعَهَا، و قَرَأْتُ لهَا كِتَابَ سِّيرَةَ رَسُولَ الله صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاصْحَابِهِ لأنَّنِي أُحِبُّ قِرَاءةَ الْكِتَابَ، أُرِيدُ اِبْنَتِي سَتُحِبُّ قِرَاءةَ الْكِتَابَ أَيْضًا إِنْ شَاَء الله .ثُمّ أُفَكِّرُ أَنْ أَكْتُب الْقِصَّةَ لابْنَتِي. وأُمَارِسُ كتابة الْقِصَّةَ فِي حَاسُوبِ ثُمَّ أَقْرَأَهاَ لابْنَتِي فأحبت ذلك، ما أَسْعَدَني بِهَا .وأُرْسِلُ الْقِصَّةَ إِلَى إِذَاعَةِ أهْلِيَّةِ وَنَشِرِ فتظهر الحَمْدُ لله. ثمّ أُفَكِّرُ بِتَّعَلَّمِ الْعِلْمِ خَاصًّا لِلْمُؤَلِّفَاتِ،  وَإِنِّي أُحِبُّ التَّعَلَّمَ أيْضًا. ثُمَّ أَسْتَأْذَنُ زَوْجِي أَنْ أُقَدِّم أَوْرَاقِي لِلْجَامِعَةِ /Universitas Terbuka) (UT. 

لأنَّ الْكُلِيَّةَ هُنَاكَ مُحَاضَرَاتُها عَبْرَ الإنْتِرْنِت. وَأَكُوْنُ أَنْ أَتَعَلَّمَ فِي الْبَيْتَ. 

 

 أُرِيدُ أَنْ أَتَعَلَّمَ) (Sastra Indonesia وَلَكِنْ هَذِهِ الْكُلِيَّةُ لَمْ توجِدْ هُنَاكَ. 

وَأَخْتَارُ (Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan)

لأَنَّ دِّرَاسَتَهُا تُنَاسِبُ تَّأْلِفِ الْكُتُبِ. اَلحَمْدُ لله بَعْدَ أَرْبَعَ سَنَوَاتٍ اِنْتَهَيْتُ مِنْ الجَامِعَةِ. وَبِذَلِكَ أَنَا وَاثِقَةٌ بِنَفْسِي أنْ أَكُوْنَ مُؤلِفَةً. كُنْتُ مُؤلِّفَةً كِتَابَ قِصّصَ الْأطْفَالِ فِي سَنَةِ ٢٠٠٦حَتَّى الآنَ. إني أَلِّفْتُ قَصَصَ الأطْفَالِ الإسْلَاميَّةِ خَاصَّةً لِوَجْهِ الله إِنْ شَاءَ الله... 

 

لَدَيَّ حَوَالَيْ سَبْعُونَ مَوْضُوعَا كُتُباً لِلأطْفَالِ حَتَّى الآنَ. الحَمْدُ لله...

 وَ أَيْضًا أَنَا أُعَلِّمُ الطُّلّاب طَرِيقَة تَأْلِيف ِالقصَّة فِي مَدْرَسَةِ ابْتِدَائِيَّةِ (المختار) بِيكَاسِي شَمَالِيَّة والحمدلله.

عَسَى الله يُرْضِنِي و أبي و أمي (الله يرحمهما) وأهلي. 

 

الآنَ أُرِيدُ أَنْ أُؤلّفَ قِصَّةَ بِاللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ، وَبِذَلِكَ أَدْرُسُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ جَادّةً مَعَ أُسْتَاذِنَا الْكَرِيم الأستاذ شادي السيّد.

بارك الله فيكم وجزاكم الله خيراعلي علمكم ووقتكم يا أستاذنا الفاضل. أسأل الله العظيم أنكم وأهلكم بخير. تقبّل الله منا ومنكم صيامنا و صيامكم وكل عام أنتم بخير. اللهم آمين يارب العالمين. 

 

والحمد لله ربّ العالمين