Thursday, April 21, 2022

Semua Atas Izin Allah

Bismillah 

Kejadian di bumi ini adalah sekumpulan kejadian tak terduga yang terjadi atas izin Allah. Maka hanya Allah-lah tempat bergantung. Hasbiyallah wa ni'mal wakil. Fashbir! Shabran jamiila. Innallaha maashabirin.

Ketika ada kejadian yang tak terduga dan membuatmu sedih, maka bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Segera cari hikmah yang Allah berikan dibalik kejadian itu.

Orang mukmin itu dalam kehidupannya selalu berakhir baik dan mendapat pahala di sisi Allah. Karena ketika dia diberi nikmat, dia bersyukur dan ketika diberi ujian, dia bersabar.

Semoga kita selalu bisa bersyukur dan bersabar dalam semua kejadian. Aamiin...

QS Al Maarij, ayat 5 : Maka bersabarlah engkau ( Muhammad) dengan kesabaran yang baik. 

#selfreminder #alhamdulillahalakullihal 
#ayathariini

Tuesday, April 19, 2022

Tips Memaksimalkan Ibadah Ramadhan Untuk Wanita Haid

Bismillahirrahmanirrahim
Apa kabar sahabat? Semoga tetap semangat memaksimalkan ibadah Ramadhan ya. Bagi sahabat wanita yang sedang haid, yang sedang bingung memaksimalkan ibadah Ramadhan, silakan coba tips saya berikut ini.

Pertama, kita masih bisa melakukan ibadah zikir lebih banyak dari biasanya.

Kedua kita bisa juga tadabbur Al Quran dengan membaca terjemahan dan tafsir Al Quran.

Ketiga, selingi zikir dengan bershalawat kepada Rasulullah SAW.

Keempat, mengajak ananda atau keponakan, anak tetangga dan anak lainnya untuk mengenal kisah Rasulullah dan Sahabat beliau. Bisa dengan cara membacakan buku. Atau menceritakan kembali shiroh kepada mereka.

Kelima, murojaah hapalan Al Quran. (Kalau ini ada perbedaan pendapat ulama ya sahabat. Silakan dilakukan jika sepakat).

Keenam, mentadabburi hadist-hadist Rasulullah SAW. 

Silakan untuk menambahkan ya sahabat. ❤

Nah untuk tadabbur Al Quran, ada banyak kitab yang bisa dibaca. Misalnya tafsir Ibnu Katsir dan lainnya.

Saya sendiri saat ini sedang membaca sebuah buku tafsir yang berjudul Tafsir Ayat-ayat tentang Wanita yang diterbitkan @pustakaimamasysyafii
Ini. Insyaallah buku ini akan menambah pemahaman kita tentang ayat-ayat Al Quran tentang wanita.

Semoga setelah memahami ayat-ayat Allah ini, kita makin dekat dengan tujuan kita yaitu menjadi hamba yang bertakwa. Aamiin... 

Saturday, April 9, 2022

Pilihan Allah Adalah Pilihan Terbaik (Kekuatan Doa Berjamaah 2)

 Bismillahirrahmanirrahim. 

Postingan ini lanjutan dari postingan sebelumnya.

Esok harinya Kak Sasha mengikuti interview dari sebuah instansi pemerintah sebagai asisten peneliti di salah satu laboratorium milik pemerintah. Panggilan untuk interview sudah dapat beberapa hari sebelumnya. Interview kerja ini melalui zoom meeting. Alhamdulillah interview berjalan lancar.

Ternyata dalam interview dikatakan bahwa kelak Kak Sasha jika bergabung dengan instansi tersebut, hanya mendapatkan gaji sebagai tenaga kontrak. Jadi tidak sebagai ASN. 

"Gak apa-apa Kak. Insyaallah kalau diterima, ambil aja. Biar ada pengalaman kerja dulu," demikian saran Bunda Nay.

"Iya Bun, Insyaallah akan kakak ambil kalau lolos seleksinya. Doakan lolos ya Bun," harap Kak Sasha.

"Aamiin... Bunda selalu berdoa yang terbaik untuk anak-anak Bunda, Kak. Insyaallah semua yang terbaik itu dari Allah."

***

Dua pekan kemudian Kak Sasha mendapatkan telepon bahwa dia diterima bekerja di instansi pemerintah yang melakukan wawancara beberapa waktu lalu. Alhamdulillah ... tentu saja Bunda Nay dan keluarganya sangat senang mendengar kabar itu.

"Inilah yang sudah Allah pilihkan untuk Kak Sasha. Ini yang terbaik dari beberapa interview yang kakak ikuti sebelumnya," ucap Bunda Nay sambil memeluk Kak Sasha.

Kak Sasha menahan tangis haru. Dia ingat beberapa kali ikut interview baik yang online dan offline. Ada beberapa perusahaan yang bahkan sudah menawar gaji untuk Kak Sasha. Padahal waktu itu Kak Sasha sudah setuju gajinya di bawah UMR. Karena mereka berkata bahwa mereka hanya bisa memberi gaji di bawah UMR. Tapi kenyataannya Kak Sasha tidak lolos seleksi akhir di perusahaan tersebut.

Di lain hari Kak Sasha juga pernah diinterview offline. Saat itu karyawan yang dibutuhkan hanya satu sementara kandidat yang diinterview 12 orang. Gaji yang ditawarkan juga di bawah UMR. Tapi qadarullah Allah tidak mengizinkan Kak Sasha lolos interview itu.

Makanya saat ini Kak Sasha dan Bunda Nay sangat bersyukur. Karena Kak Sasha mendapatkan pekerjaan sesuai dengan pendidikannya. Apalagi gaji yang ditawarkan lebih banyak dari gaji yang ditawarkan beberapa perusahaan sebelumnya. 

Alhamdulillah... pilihan Allah adalah pilihan terbaik. Bunda Nay berharap Kak Sasha bisa memyesuaikan diri dengan teman kerjanya kelak. Semoga Allah selalu menjaga dan melindungi Kak Sasha, Bang Haikal dan Nay di manapun mereka berada, demikian doa Bunda Nay untuk anak-anaknya.

aamiin...  

Friday, April 8, 2022

Kekuatan Doa Berjamaah

 Bismillahirrahmanirrahim.

Sudah setengah tahun Kakak Sulung Nay menyelesaikan kuliahnya. Alhamdulillah Kak Sasha sudah menjadi seorang sarjana kimia sekarang. Tiap hari dia mengirim CV dan lamaran kerjanya melalui email ke beberapa perusahaan. Kak Sasha sebenarnya sudah merasa bosan di rumah tanpa kegiatan yang berarti. 

Sehari-hari dia hanya bermain game bersama Nay. Apalagi Nay juga masih belajar online. sehari offline dan sehari online. sehingga mereka puas bermain sepanjang hari. Tapi hal ini tidak membuat kak Sasha gembira. karena dia biasanya aktif di BEM semasa kuliah. Bermain game sepanjang hari membuatnya lama-lama bosan. 

Kak Sasha juga sering mengikuti webinar berbagai macam materi. Dari mulai materi yang sesuai dengan kuliahnya dulu sampai materi yang sama sekali bukan bidangnya. Dia juga ikut webinar yang ada hadiahnya berupa uang. Alasannya biar dia dapat hadiah jika bisa menjawab pertanyaan di akhir webinar. Ada-ada saja kak Sasha. 

Beberapa panggilan kerja untuk Kak Sasha sebenarnya sudah berdatangan. Ada yang interview online ada juga yang online. Tapi qadarullah belum satu pun dari interview itu yang berhasil meloloskan kak Sasha untuk bekerja.

Suatu hari Bunda Nay mengajak semua keluarganya untuk shalat berjamaah maghrib di rumah. Alhamdulillah hari ini semua sedang berkumpul. Kak Sasha, Bang Haikal juga sudah di rumah. Bunda Nay mengatakan bahwa Bunda Nay akan mengkhatamkan Al Quran malam ini.

"Kata ustadz, sebaiknya jika akan khatam quran, ajaklah semua anggota keluarga untuk khatam bersama. agar semua keluarga mendapatkan berkah Al Quran. Makanya Bunda ajak kalian sekarang untuk Khatam Quran setelah isya."

Semua setuju. Mereka pun melaksanakan shalat maghrib berjamaah dengan bang Haikal sebagai imamnya. Kemudian mereka mengkhatamkan Al Quran setengah juz yang disisakan Bunda Nay. Mereka menutupnya dengan doa khatmul quran. 

"Alhamdulillah kita sudah selesai khatmul qurannya. Sekarang ayo kita berdoa bersama untuk kebaikan kita sekeluarga. Khususnya untuk Kak Sasha yang akan melaksanakan interview kerja besok. Semoga Kak Sasha diterima bekerja di perusahaan yang sudah Allah pilihkan untuk Kak Sasha," ajak Bunda Nay. 

Bang Haikal pun mulai memimpin doa. Semua keluarga mengaminkan doa bang Haikal. Bunda Nay juga meminta Bang Haikal memimpin doa untuk kesembuhan Nenek Nay yang sedang sakit di kampung. Setelah beberapa doa melangit, semua dengan khusu' mengaminkannya. 

"Semoga doa tulus ikhlas kita hari ini, Allah ijabah semua doa, aamiin..." tutup Bunda Nay. Shalat jamaah pun berakhir.


Bersambung ... 

Thursday, April 7, 2022

Lagging

Bismillahirrahmanirrahim

Malam ini Qadarullah hujan, jadi kami memutuskan shalat tarawih di rumah. Hauzan yang menjadi imamnya. Bersyukur pada Allah, karena Hauzan percaya diri menjadi imam untuk shalat tarawih bersama ibunya. Karena biasanya dia hanya menjadi imam shalat fardu saja. Kami pun shalat dengan khusu'. Setiap akan melanjutkan dua rakaat baru, Hauzan memeriksa mushaf dulu untuk meyakinkan bahwa dia seratus persen hapal surah yang akan dibacanya nanti.

Alhamdulillah shalat tarawih berjalan lancar hingga rakaat terakhir. Hanya saja saat rakaat ke ke dua shalat witir, Hauzan tiba-tiba terdiam setelah membaca surah Al Fatihah. Sepertinya dia bingung mau membaca surah apa. Padahal tadi sebelum shalat witir dia sudah yakin akan membaca salah satu surah dalam juz Amma. Saya menahan diri untuk tidak mengingatkannya. 

Alhamdulillah kurang lebih 20 detik Hauzan ingat awal surah yang akan dibacanya. Saat membaca surah pendek di rakaat ke dua itu, suara Hauzan sempat terdengar nyaris menahan tangis. Mungkin dia panik karena lupa itu. Selanjutnya dia mengimami shalat witir hingga selesai. 

Selesai shalat, saya memberi semangat pada Hauzan. "Ibu sangat senang dan bersyukur Alhamdulillah Hauzan sudah bersedia menjadi imam shalat tarawih. Tidak masalah lupa membaca surah pendek, tidak perlu panik. Karena hampir semua imam juga pernah lupa. Bahkan setingkat Syaikh Sudais Imam Masjidil Haram saja juga punya seorang jamaah di shaf pertama untuk mengingatkan beliau jika beliau lupa kelanjutan ayat yang dibacanya."

Mendengar kata penyemangat dari saya, Hauzan kembali tersenyum. Dia berkata," Aku juga bingung bu, kenapa tadi aku sempat lagging?"

Saya nyaris terbahak mendengar kalimatnya. Kalimat anak milenial yang sering mendengar istilah IT. 

"Semoga nanti-nanti nggak lagging lagi ya Nak. Insyaallah kalau sering murajaah, pasti nggak akan lagging.

Bekasi 5 April 2022



Wednesday, April 6, 2022

Ibu Yang Mencintai Anaknya Sampai Akhir

 Bismillahirrahmanirrahim.

Saya tak begitu mengenal sifat, watak dan wajah ibu kandung saya. Karena Qadarullah beliau sudah berada di sisi Allah sejak saya berusia 5 tahun. Saya hanya mengenal cerita tentang beliau dari ayah yang biasa saya sapa dengan Apa Allahuyarham. Yang saya tahu Apa selalu menceritakan tentang kebaikan Ama Allahuyarham. 

Antara lain Ama sangat pintar mengaji (membaca Quran dan mengajarkannya). Beliau juga sangat gesit, gigih, sabar dan semua sifat baik lainnya. Sepertinya Apa takkan pernah melupakan cinta pertamanya itu. Karena tak pernah saya mendengar keburukan Ama dari mulut Apa.

Demikian juga orang-orang sekitar Ama mengatakan bahwa Ama adalah orang yang sangat baik. Saya mendengar kisah Ama dari beberapa sahabat beliau. Saya juga mendengar kisah kebaikan dan semua sifat Ama yang tak ada satu pun kekurangannyan melalui kerabat beliau. 

Sungguh saat masih kecil, saya bercita-cita ingin menjadi seperti Ama. Karena saya mendengar bahwa Ama adalah guru mengaji, saya sepertinya mengingat suara beliau saat beliau mengajar mengaji di surau dekat rumah kami ketika saya kecil dulu. Rasanya hanya suara Ama itu saja yang saya ingat dan menjadi penghubung kenangan saya dengan beliau.

Karena itu jugalah saya ingin menjadi guru seperti beliau. Tamat SD, saya memutuskan masuk pondok agar saya kelak bisa mengajarkan ilmu agama kepada orang lain. Qadarullah, belum selesai dari pondok Apa meminta saya untuk mengubah cita-cita saya. Saat itu penyakit asma Apa sering kambuh, jadi Apa meminta saya untuk menjadi perawat, agar kelak bisa merawat beliau jika asma beliau kambuh.

Saya mematuhi saran Apa itu. Saya masuk sekolah perawat yang waktu itu setingkat SMK. Saat acara Proses Pengenalan Siswa pun, saya mengatakan bahwa hobi saya membaca Al Quran. Alhamdulillah saat itu saya hapal beberapa ayat Al Quran, sehingga ketika saya diminta membaca Al Quran tanpa mushaf, saya bisa melakukannya.

Tak sedikit uang sekolah yang saya butuhkan saat itu. Bersyukur Ama meninggalkan warisan berupa perhiasan emas. Perhiasan Ama itulah yang digunakan untuk membayar uang sekolah saya. Tentunya perhiasan itu tidak cukup. Saat itu adik Ama, yaitu Mamak saya membantu juga membayar uang sekolah saya. Terima kasih tak terhingga kepada beliau.

Hingga Alhamdulillah saya berhasil menjadi perawat dan bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Bekasi. Sebagai anak sulung, tentu saya tak lupa kalau saya sudah menggunakan semua perhiasan Ama untuk biaya sekolah. Saya bertekad untuk menggantinya dengan cara membiayai sekolah adik-adik saya karena sudah bekerja. Alhamdulillah walau sedikit, saya bisa membantu Apa menyekolahkan adik-adik.

Setelah lebih empat puluh tahun berlalu, saya baru mendengar cerita bahwa ternyata Ama tetap memikirkan kami anak-anaknya sampai akhir hayat beliau. Sesaat sebelum beliau pergi menghadap Allah, ternyata beliau pernah berpesan kepada adiknya agar adiknya membantu menyekolahkan anak-anaknya hingga kami mencapai cita-cita kami. 

Saya baru mendengar hal ini beberapa hari lalu. Sungguh air mata berlinang mendengarnya. Hampir tiap hari ketika mengingat hal itu, air mata saya selalu tumpah. Saya merasa berdosa karena rasanya saya kurang berbakti kepada beliau. Yang saya bisa hanya berdoa pada Allah untuk memberi tempat terbaik di sisi Nya untuk beliau. 

Ama sayang, terima kasih sudah mencintai dan mengingat kami sampai akhir hayat Ama. Sebagaimana Ama mencintai kami sampai akhir hayat Ama, insyaallah Epi akan mencontoh Ama. Alhamdulillah saat ini Epi juga mengajarkan membaca Al Quran di dekat rumah. Semoga Ama dan Apa bahagia di sisi Allah melihat kami di sini.

Ya Allah... saya mohon ampuni semua dosa Ama dan Apa, sayangi mereka sebagaimana mereka menyayangi saya di waktu saya masih kecil. Ya Allah... haramkan api neraka untuk Ama dan Apa saya. Ya Allah, jika saya berbuat baik dan Engkau anggap itu ada pahalanya, maka mohon alirkan pahala tersebut untuk Ama dan Apa.  

Ya Allah sejak tahun 2006 saya menulis cerita anak dan mengajarkan Al Quran. Jika Engkau anggap itu memberi manfaat kepada pembacanya dan anak-anak yang saya ajar, dan Engkau berikan pahala jariyah untuk saya, saya mohon alirkan pahala itu untuk orangtua saya ya Allah. Perkenankanlah doa saya ya Allah, Zat Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. 

Bekasi 6 April 2022

Wednesday, November 17, 2021

Hati-hati Dengan Suara dan Tubuhmu Wahai Wanita

  Bismillahirrahmanirrahim 


      Terpesona dengan suara itu ternyata sangat nyata. kali ini terpesona lagi dengan suara penyanyi nasyid ini. Maa Sya Allah… sebelumnya pernah juga terpesona dengan suara penyanyi nasyid lain. Padahal itu suara laki-laki. 


      Bagaimana jika yang menyanyikan itu seorang wanita? sungguh tak terbayangkan suara merdu seorang wanita akan membuat semua orang terpesona. Pantas saja Allah mengharamkan wanita menyanyi di depan umum selain suaminya. Pantas saja Allah dan RasulNya mengatakan bahwa suara wanita itu adalah aurat. Subhanallah… betapa Allah sangat menyayangi dan menghormati wanita.


        Berbahagialah wahai para wanita. Kalian dianugerahi banyak kelebihan yang bisa membawa kalian ke surga. Tapi kalian juga harus waspada, kelebihan kalian itu juga bisa menyeret kalian ke neraka.


        Kelebihan kalian berupa wajah yang cantik, suara bahkan tubuh kalian itu hanya bisa kalian perlihatkan kepada suami kalian. Berhentilah meliuk-liuk di depan kamera untuk postingan yang akan menyeret kalian ke neraka. 


        Berhentilah mengeluarkan suara mendayu-dayu di hadapan orang selain suami kalian. Saat kalian menerima telepon atau menelpon seseorang yang bukan mahram. Naudzubillah… semoga Allah selalu menjaga kita dan keluarga kita dari semua keburukan perbuatan dan perilaku. aamiin…


#self reminder