“Ngapain lo bengong pagi-pagi gini?” Putra menepuk pundakku. Aku menoleh dan tersenyum kecut.
“Ngantuk gue. Semalem gue jagain kakek di rumah sakit. Asma beliau kumat,” sahutku sambil meregangkan badan. Aku berdiri dan menarik napas dalam. Kuangkat tanganku ke atas. Kutarik lembut tanganku hingga kurasakan semua otot dan sendiku meregang. Rasa pegal di seluruh badanku sedikit berkurang. Setelah itu aku duduk kembali di bangku.
Pagi ini kelasku sudah riuh rendah oleh suara teman-temanku. Jam pelajaran pertama, akan ada ulangan Fisika. Beberapa temanku terlihat asyik membaca catatan mereka. sedangkan aku, aku masih bengong di depan buku catatanku. Kurang tidur beberapa hari ini membuatku kehilangan semangat belajar.