Skip to main content

Untuk Ananda Tersayang

#1Hari1Ayat Hari ke 3

Sayangku..
Ingatlah ketika kau marah kepada ibu atau bapakmu, itu artinya kau sedang mengingkari kehadiranmu.
Allah menghadirkanmu ke dunia ini melalui mereka berdua.
Allah memberikan rizki untukmu melalui mereka berdua.
Allah memberikan rasa sayang kepada mereka agar mereka menyayangimu.
Allah menitipkanmu pada mereka.
Itulah kenapa mereka terlihat cerewet padamu.
Dari lubuk hati mereka, mereka hanya ingin menjagamu, karena kau adalah titipan dari Nya.

Ananda..
Tahukah kau betapa sayangnya mereka padamu.
Betapa sedihnya mereka ketika kau sedih.
Betapa bingungnya mereka ketika mereka tidak bisa memenuhi keinginanmu.
Betapa sakitnya mereka ketika kau sakit.
Dan betapa bahagianya mereka ketika kau tersenyum dan tertawa.
Ananda..
Sabarlah menghadapi mereka.
Ikhlaslah menerima kecerewetan mereka.
Kuatlah untuk semua teguran yang mereka berikan.
Sekali lagi.. Itu mereka lakukan karena mereka menyayangimu lebih dari yang kau bayangkan.
Mereka menyayangimu lebih dari menyayangi diri mereka sendiri.
Mereka menyayangimu karena Allah.
Mereka menegurmu karena Allah.
Mereka tidak membencimu.
Darah mereka ada dalam dirimu.
Mereka hanya ingin membuatmu bahagia dunia akhirat. 
Hanya itu cita-cita mereka.
Hanya itu keinginan dan harapan mereka.
Mereka tidak ingin Allah mencap mereka sebagai orangtua yang menyia-nyiakan amanah.

Bersabarlah sayangku..
Ingatlah perintah Allah dalam Alquran surah Al Israa ayat 23 :
23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.