Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2015

Masalah Anakmu Adalah Masalahmu Juga

Sore tadi, tiba2 Hikmal putera ke dua saya menangis berlari ke rumah. Betapa paniknya saya melihat dia menangis sambik tersengal2 sehingga susah menjelaskan kepada saya apa yang sedang terjadi.
    Berbagai pikiran buruk berkecamuk dalam otak saya. Saya buru2 memeriksa semua anggota badannya. Apa ada yang terluka. Karena terakhir kali saya melihat dia menangis seperti itu ketika dia jatuh dari sepeda dan kepalanya mengeluarkan banyak darah.
    Saya perhatikan tidak ada satu pun luka di badannya.
     "Si Jaki bu. Tolong si jaki." Ujar Hikmal terbata2. Hingga dia terlihat kesulitan bernapas. Saya makin panik. Ada apa dengan temannya itu?
    "Hikmal tenang dulu. Coba jelaskan pada ibu apa yang terjadi?" Tanya saya dengan nada sangat panik. Karena saya khawatir melihat Hikmal menangis sampai kehabisan napas seperti itu.
     "Aku tadi mukul si jaki. Tapi dia duluan yang jahatin aku. Dia sekarang sakit. Bapaknya bilang ibu harus membawanya ke rumah sakit..&quo…