Posts

Showing posts from May, 2014

Liebster Award, Tanda Persahabatan Dari Saya

Image
Hari senin lalu saya mendapat mensyen di group facebook emak-emak bloger dari Kak Wylvera. Kak wiwiek, begitu biasa saya biasa menyapa beliau, ternyata memberikan semacam penghargaan pada saya. Sebagai seorang sahabat yang awalnya kenal di dunia maya (Facebook), tentunya saya merasa sangat tersanjung sekaligus merasa haru. Kak wiwiek menganggap saya salah satu sahabat yang ingin dikenalnya lebih dekat. Walau sebenarnya kami cukup dekat.

Digital Icon, Ajang Kompetisi Bermusik di Internet

Baru tahu nih saya, ternyata Uzone (Telkom Indonesia) bekerja sama dengan Republik Cinta Manajemen (RCM) mencari bakat-bakat baru di dunia musik, yang bertajuk Indonesia Digital Icon. Sebuah terobosan keren dari PT Telkom Indonesia. Telkom Indoenesia berhasil menarik perhatian remaja / para penggguna internet untuk menggunakan internet melalui ajang yang bermanfaat. Salah satunya dengan kompetisi bermusik. Ternyata bukan di TV saja ya ada kompetisi bermusik, di internet pun ada! hehehe...
         Ajang pencarian bakat ini dimulai sejak Desember tahun lalu. Ternyata minat pengguna internet dalam mengikuti ajang ini sangat besar. Terbukti dalam waktu sebulan saja, sudah 1800 video dari berbagai pelosok negeri yang diunggah ke situs www.uZone.co.id/digitalicon. Wow, keren! Dari ribuan video itu, tentunya para juri harus memilih yang paling keren. Hasilnya, dari sekian ribu video yang diunggah melalui aneka gadget ini, terpilihlah 80 peserta. Ada yang dari grup band, penyanyi …

Cerpen. Gru, Sahabat Sejati

Gru, Sahabat Sejati Nelfi Syafrina Gru seekor gurita kecil terlihat sedih. Dia bersembunyi di antara terumbu karang. Tadi dia melihat sekelompok ikan bermain riang. Ketika Gru menghampiri mereka, mereka mengusirnya. “Kamu bukan ikan. Tanganmu yang banyak terlihat menjijikkan!” usir salah satu ikan itu. Gru terkejut mendengar penolakan mereka. Dia berenang menjauhi anak-anak ikan itu. “Tak usah bersedih. Mereka pasti akan rugi jika tidak mau berteman denganmu,” sapa Uci udang. “Mereka mengejekku karena aku memiliki banyak tentakel,” cerita Gru. “Sudahlah, kamu bisa main bersamaku di sini,” sahut Uci sambil berenang di sela terumbu karang. Gru menurut. Uci benar, lebih baik dia main bersama Uci saja. Mereka pun lalu bermain di sela terumbu karang.

Ayo Mendongeng untuk Anak di Kompas Klasika bersama Nusantara Bertutur

Image
Beberapa bulan lalu, seorang teman dalam grup menulis di Blackberry, meminta kami mengirimkan naskah cerita anak sepanjang 1500 karakter dengan menambahkan pesan moral di akhir cerita. Cerita itu nantinya akan dimuat di rubrik Nusantara Bertutur Kompas Klasika.
      Sebagai penulis, tentu saja saya tidak membuang kesempatan ini. Saya langsung menulis sebuah fabel dengan gurita sebagai tokoh utamanya. Setelah itu saya mengirimkan cerpen itu kepada teman saya melalui email beliau. Kuang lebih sebulan setelah itu, mbak Ida, teman saya ini mengabari, bahwa cerpen saya sudah dibuatkan dummy-nya. Dan sedang dalam pembahasan redaksi Kompas Klasika bersama Ketua Nusantara Bertutur.

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.

Summarecon Bekasi, Dekat di Hati

Image
Kawasan Summarecon Bekasi

Pembukaan acara One Day Tour with Bloger
          19 April 2014 lalu saya dan beberapa teman bloger berkesempatan untuk mengikuti One Day Tour with Bloger bersama Summarecon Bekasi. Sebenarnya, sebelum saya mengikuti One Day Tour ini, saya sudah sangat sering ke Summarecon Bekasi. Mulai sejak Summarecon Bekasi memulai project mereka (waktu itu harga jual rumah mereka masih 500 jutaan per unit). Karena kebetulan rumah saya sekitar 15 menit dari Summarecon Bekasi.
       Ketertarikan saya disamping ingin mengetahui produk terbaru dari Summarecon Bekasi, juga ingin melihat kondisi terkini dari perumahan Summarecon Bekasi. Secara sekarang sudah susah masuk ke dalam perumahan mereka. Perlu meninggalkan KTP jika bukan penghuni langsung yang masuk ke wilayah perumahan tersebut. Dulu, sebelum perumahan ini dihuni, saya masih bisa minta izin saja pada Satpam perumahan untuk melihat-lihat kawasan perumahan meskipun tidak masuk ke dalam clusternya. Tapi sekaran…