Skip to main content

Allah Sang Penyembuh Segala Penyakit

#1Hari1Ayat Hari ke 2 
Bismillahirrahmanirrahim
       Saya yakin pasti kita semua sudah pernah mengalami suatu penyakit. Entah itu penyakit ringan atau penyakit berat. Saya pun demikian. Sudah lama saya menderita penyakit maag. Saya sudah meminum obat dari dokter. Saya juga sudah mencoba obat herbal berupa madu dan habbatussauda, sayangnya penyakit maag ini belum sembuh total. Bahkan kadang penyakit ini bertambah. Sesekali kepala saya sebelah kiri sakit (migren) lain waktu kepala sebelah kanan yang sakit. Kadang ditambah dengan nyeri sendi di lengan dan kaki saya.

     Ketika saya tanya dokter, semua penyakit saya disebabkan oleh penyakit maag yang saya derita. Jadi intinya penyakit maag ini harus sembuh dulu baru migren dan penyakit lainnya bisa sembuh.
    Hanya saja, walau saya sudah tidak mengkonsumsi makanan pedas, asam dan yang mengandung gas, tetap saja sakit maag ini masih setia menemani saya. Saya pun mencoba untuk mencari tahu penyebab penyakit ini melalu mbah gugel. Salah satu penyebab penyakit ini bisa karena faktor psikologis. Karena seseorang sering stres, ketakutan, banyak pikiran, dan beberapa faktor psikologis lainnya.
    Saya kembali merenung, saya memang mengalami beberapa kondisi psikologis seperti yang saya baca itu. Saya ingin menghilangkan kondisi itu. Saya harus bisa. Tekad saya tahun ini adalah saya harus lebih santai dan relax dalam kondisi apa pun.
    Saya yakin Allah akan menyembuhkan semua penyakit saya. Karena Allah sudah berjanji dalam Alquran surah Asyuara ayat 80. Bunyinya seperti ini.
80. Dan apabila aku sakit Dialah Yang menyembuhkan aku.


     Bagi sahabat yang sedang sakit, semoga Anda segera sembuh sesuai dengan janji Allah.Tolong doakan saya juga ya. ^_^

   

Comments

  1. biasanya maag karena sisi emosional lebih dominan mba. atau kepikiran sesuatu. aku dulu juga pernah maag, sekarang udah jarang. moga cepet sembuh ya, aamiin

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. ^_^

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.