Posts

Menanamkan Cara Menjaga Prinsip Pada Anak

Beberapa bulan lalu, anak saya, Hikmal 13 tahun, meminta uang pada saya. Uang itu untuk membayar uang temannya yang hilang. Sebelum memberikan uang, saya tentu bertanya. Bagaimana kronologinya sampai Hikmal diminta membayar.          Hikmal pun bercerita. Awalnya ada acara di sekolah, dia dan satu temannya yang lain diminta guru untuk menggeser bangku di ruang kelas yang akan digunakan untuk tempat acara. Setelah semua pekerjaan selesai, salah satu kakak kelasnya bertanya tentang uangnya yang hilang.

Untukmu Anak-anakku

Duhai anakku. Masa depan kalian masih panjang. Masalah yang akan kalian hadapi pun akan lebih banyak dari hari ini. Sedikit masalah dengan teman kalian ibu rasa perlu. Untuk menempa kalian agar mampu mencari solusi terbaik untuk masalah kalian. Coba kalian lihat anak2 di Syiria, palestina, afrika dan lainnya. Mereka bahkan tak bisa bermain bersama temannya. 

Untukmu Anak-anakku

Kalian tahu anakku. Ibu dulu ingin sekali menjadi seorang dosen. Kuliah di Al Azhar Kairo. Tapi ibu harus mengabaikan cita-cita itu. Karena keuangan kakekmu tak memungkinkan untuk ibu kuliah di sana. Walau ibu ingin mencari beasiswa, tapi kakekmu berpikir beliau tidak akan mampu melepas ibu belajar jauh di negeri orang. 

Imunisasi Meningitis Untuk Umroh

Biasanya sebelum berangkat umroh, haji atau bepergian ke luar negeri (untuk negara tertentu), petugas imigrasi menyarankan seseorang agar melakukan imunisasi meningitis terlebih dahulu. Hal ini berlaku di seluruh Indonesia. Tentunya di Bekasi juga, tempat saya berdomisili.

Puasa-puasa Sunnah

Tadi, sebelum subuh Hikmal terlihat repot di dapur. Ketika saya tanya, dia mau puasa Rajab. Dia ingin memasak telur sebagai lauk untuk sahur. Saya kaget dan baru ingat kalau semalam nasi sudah habis. Saya menyesal karena lupa memasak nasi semalam. Sehingga dia tidak bisa makan sahur. akhirnya Hikmal tidak jadi puasa. Karena dia khawatir nggak kuat jika tidak sahur.
     Saya bersyukur ternyata Hikmal sudah mulai menambah ibadahnya walau gagal puasa. Akhirnya pagi ini kami mulai diskusi setelah saya selesai menyiapkan sarapan dan Hikmal akan berangkat sekolah. Saya bertanya kenapa Hikmal ingin melaksanakan puasa Rajab. 

Berbaik Sangka

Berbaik sangka itu sangat penting. Tapi sayangnya berbaik sangka itu cukup susah. Seperti yang terjadi siang kemarin. Saya dalam perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi. Beberapa menit lagi mobil yang dibawa suami saya akan sampai di kampung halaman kami itu.        Keadaan jalan cukup macet mungkin karena libur panjang. Ketika kami berada di tengah kemacetan itu, tiba-tiba sebuah mobil berplat Jakarta menyerobot dan menyalip menghalangi mobil kami.
Reflek suami saya segera menginjak rem. Kami semua kaget luar biasa.

Doa Pagi dan Petang

Jika kita membaca Al Matsurat, maka kita akan menemukan Doa Rabithah. Doa ini adalah dua ayat di surah Ali Imran. Yaitu ayat 26 dan 27.          Begini bunyi terjemahan kedua ayat itu: Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(Al-i'Imran - 26)