Posts

Showing posts from 2015

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Image
Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Bisakah Iri Dengan Orang Yang Sabar Menghadapi Penderitaannya

Rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput di rumah sendiri. Begitu sebagian orang mengatakan. Melihat keberhasilan orang lain atau rekan dan teman, membuat kita iri. Parahnya kita bahkan mungkin saja membuat gosip yang bukan-bukan tentang leberhasilan mereka. Bisa juga kita mendoakan agar mereka menderita dan keberhasilan mereka hilang.
    Tapi coba kita renungkan kembali, Allah menciptakan kebagiaan berbarengan dengan ujian atau penderitaan. Jadi ketika kita iri melihat seseorang kaya, berhasil, punya anak shaleh dan shalehah, punya pekerjaan keren dan semua kebahagiaan lainnya,ala yakinlah, mereka juga sudah melewati ujian atau penderitaan.

Nikmat Yang Terlupakan

Image
Nikmat mata. Mungkin selama ini saya   tidak begitu memperhatikan nikmat Allah yang satu ini. Sebagai penulis, mata adalah salah satu modal utama yang wajib dijaga. Tapi saya telah lalai menjaganya. Walau dokter sudah menyarankam saya pakai kaca mata, saya hanya sesekali saja menggunakannya.
       Masih bisa kok mengetik gak pake kaca mata, demikian selalu batin saya berkata. Saya pun memaksa mata saya mengetik, membaca buku referensi, mengedit naskah, mencari referensi di gugel dan youtube, dan lainnya.

Doa dan Harapan di Usia 40 Tahun

Terima kasih atas usia yang sudah mencapai 40 tahun ini ya Allah
kusadari kehidupanku hanyalah milikMu
Kau berikan aku kehidupan ini, tapi kutahu belum ada yang bisa kulakukan untukMu
yang kutahu hanyalah, bahwa Engkau memutuskan memberi amanah besar pada Rasul-Mu ketika beliau berusia 40 tahun

Dalam pikiranku, artinya amanah terbesar pada setiap insan, Engkau berikan pada usia itu
kini amanah itu sudah berada di pundakku
kumohon, bimbing aku, arahkan aku untuk memikul amanah itu
jaga aku dari kejahatan jin dan manusia yang akan menjerumuskanku dan menjauhkanku dariMu
berikan padaku semua kebaikanMu


tambahkan ilmuku agar makin dekat denganMu
izin aku untuk selalu beribadah dan taat padaMu
jauhi aku dari dosa-dosa seperti Engkau menjauhkan timur dan barat
sehatkanlah badanku dan mudahkanlah segala urusanku
kabulkanlah doa dan harapanku


Ya Allah... ampuni aku dan kedua orangtuaku. kasihi mereka sebagaimana mereka mengasihiku ketika aku kecil
Rabbana atia minladunka rahmah, wahayyi'…

Review Buku Seri Teka-teki Hari Ceria Islam

Judul Buku: Teka-Teki Hari Ceria Islam: Ramadhan
Penulis: @nelfisyafrina
Penerbit: Tiga Ananda @tigaserangkai

Buku ini menceritakan tentang kegiatan Naufal, Ica, ayah, dan ibunya selama bulan Ramadhan. Mulai dari santap sahur, pergi ke masjid, membaca Al-Qur'an, membantu ibu menyiapkan hidangan berbuka, sampai sholat tarawih.

Nilai plus di buku ini, mirip seperti buku Alvin dan Vava & Caca, buku ini juga dilengkapi dengan aktivitas yang bisa dikerjakan anak seperti maze sederhana, mencari benda, dan menghitung.

Tulisannya cukup ringkas, jadi anak-anak gak bosan. Bahasanya juga mudah dipahami. Plus ilustrasinya juga menarik.

Menyusun Rubik Ala Anak 4,5 Tahun

Sabtu lalu, Hauzan dan Hikmal tak sengaja melihat video you tube tentang cara menyusun rubik. Mainan berbentuk kubus yang kudu disamain warnanya setelah mengacaknya terlebih dahulu.
   Hauzan sangat serius melihat video itu. Sepertinya dia tertarik untuk memiliki mainan berwarna warni tersebut. Setelah selesai menonton satu video berdurasi 4 menit, Hauzan langsung memohon pada bapaknya untuk membelikan sebuah rubik.
     Si bapak pun berjanji akan membelikannya nanti sore. Tak sabar Hauzan menunggu sore. Saking tak sabarnya beberapa kali dia mengingatkan bapaknya kalau hari sudah sore. Walau dia tahu saat itu kami baru saja shalat zuhur.

Wisuda Hikmal

Hari ini hari wisuda atau hari kelulusan Hikmal dari SDIT Al Muchtar Bekasi. Pagi2 sekali Hikmal sudah rapi dengan pakaian seragam khusus untuk wisudanya.
Karena harus datang lebih awal, maka saya pun mengantar Hikmal ke sekolahnya lebih awal.
      Ketika sampai di sekolah, Hikmal berpesan agar saya tidak telat datang ke acara wisudanya nanti. Tentu saja saya mengangguk cepat.
Jam delapan saya pun berangkat ke acara wisuda Hikmal. Acara pun dimulai dengan khidmat.
      Saya terharu melihat Hikmal dan teman2nya terlihat sudah sangat "dewasa".  Enam tahun lalu mereka masih sangat imut. Masih sering merengek minta ini dan itu. Tapi sekarang, mereka seolah sudah sangat mandiri.
       Kenangan waktu dia memulai pendidikan dasarnya di SD ini pun kembali menyeruak di pikiran saya.
Betapa waktu cepat berlalu. Banyak cerita Hikmal mengenai guru dan teman2nya. Tapi hanya beberapa yang benar2 saya ingat. Dan saya pikir tidak akan pernah saya lupakan.
     Salah satunya adalah k…

Jangan Membaca Dongeng

Beberapa waktu lalu saya mendengar dan menonton acara tausiah di sebuah TV swasta. Saat itu pembahasnnya tentang mendidik anak. Sebagai seorang ibu, tentu saja saya sangat tertarik dengan tema ini. Dengan khusu' saya mendengarkan dan memperhatikan penjelasan dari ustad dan ustadzah yang sedang memberikan tausiah.
    Walau semua yang mereka sampaikan itu sudah saya ketahui, tapi setidaknya bermanfaat sebagai pengingat bagi saya. Hingga pembahasam sang ustadzah sampai kepada sebuah kalimat yang meminta setiap orang tua mukmin agar tidak memberikan atau membacakan dongeng kepada anak-anaknya. Cukup dengan membacakan dan mengisahkan tentang cerita rasulullah dan sahabat beliau serta kisah dalam al quran saja.
      Sungguh saya terkejut mendengar perkataan sang ustadzah. Karena sebagai seorang penulis bacaan anak, saya tentunya menginginkan buku saya bisa dibaca semua anak. Khususnya anak muslim. Karena saya memang mengkhususkan diri menulis buku bertema cerita anak muslim.
     Jik…

Masalah Anakmu Adalah Masalahmu Juga

Sore tadi, tiba2 Hikmal putera ke dua saya menangis berlari ke rumah. Betapa paniknya saya melihat dia menangis sambik tersengal2 sehingga susah menjelaskan kepada saya apa yang sedang terjadi.
    Berbagai pikiran buruk berkecamuk dalam otak saya. Saya buru2 memeriksa semua anggota badannya. Apa ada yang terluka. Karena terakhir kali saya melihat dia menangis seperti itu ketika dia jatuh dari sepeda dan kepalanya mengeluarkan banyak darah.
    Saya perhatikan tidak ada satu pun luka di badannya.
     "Si Jaki bu. Tolong si jaki." Ujar Hikmal terbata2. Hingga dia terlihat kesulitan bernapas. Saya makin panik. Ada apa dengan temannya itu?
    "Hikmal tenang dulu. Coba jelaskan pada ibu apa yang terjadi?" Tanya saya dengan nada sangat panik. Karena saya khawatir melihat Hikmal menangis sampai kehabisan napas seperti itu.
     "Aku tadi mukul si jaki. Tapi dia duluan yang jahatin aku. Dia sekarang sakit. Bapaknya bilang ibu harus membawanya ke rumah sakit..&quo…

Asal Mula Nama Nagari Minang Kabau

Hauzan dan Tingkahnya

Hauzan, putra bungsu saya. Usianya 4, 5 tahun. Dia masih cadel dan sedikit disleksia. Jadi beberapa perkataannya hanya saya saja yang mengerti. Kadang bapak dan kakak-kakaknya bingung, Hauzan bicara apa. Apalagi Hauzan bisa marah jika ucapannya tidak dimengerti orang yang diajaknya bicara. Dia sangat cerewet. Suka bercerita bahkan sering bertanya.

Pacaran Bikin Sial

Bapak Ambar tiba-tiba meminta HP anaknya. Hal ini memang sudah mereka sepakati sejak bapak membelikan HP untuk Ambar, anak gadisnya yang sudah remaja. Saat itu Ambar sudah duduk di bangku SMP kelas 3. Have a nice dream ya beib :* Demikian SMS dari seorang anak laki-laki yang terbaca oleh bapak Ambar. Karuan saja bapak Ambar naik pitam. Dia langsung menanyakan perihal SMS itu pada Ambar. “Ini apa maksudnya nih Kak?” tanya sang bapak dengan kening berkerut dan muka menahan marah.Ambar tercekat. Mukanya pucat. Dia memang sudah berjanji pada bapaknya untuk tidak pacaran dulu. Tapi apa mau dikata, cowok yang bernama Rafa itu terus menerus mendekatinya. Bahkan selalu mengirim sms yang menyatakan cinta padanya. “Maaf Pak, Rafa yang memaksa ingin pacaran sama Ambar. Ambar sudah berulang kali menolak, tapi Rafa nggak peduli,” sahut Ambar dengan muka ditekuk. *** Pasti kejadian seperti ini pernah kamu alami. Orangtua melarangmu untuk pacaran. Satu sisi kamu setuju dengan orang tua. Tapi di sisi lai…

Pacaran = Musibah Besar

Hasil survei Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional tahun 2010 mencatat bahwa 51 % remaja di Jabodetabek melakukan seks pranikah. Artinya setiap 100 remaja di Jabodetabek, terdapat 51 orang yang sudah tidak perawan. Innalillahi... Itu baru di Jabodetabek loh. Coba kita lihat catatan BKKBN di kota lain seperti di Surabaya tercatat 54 % , di Medan 52 % , di Bandung 47 %, dan di Yogyakarta 37 %. Ini tahun 2010 loh. Lalu sekarang angka itu jadi berapa? Ckckck... semoga kamu bukan dari bagian itu ya.

Berurusan Dengan Pesohor

Tak pernah terbayangkan dalam pikiran saya bahwa suatu hari nanti saya akan berurusan dengan beberapa pesohor negeri ini. Awalnya ketika saya menulis sebuah novel anak bertema masakan. Saya mencari Chef Juna dan Pak Bondan untuk memberikan endorsement pada novel tersebut. Judul novel saya itu adalah Kania's Dream.

       Alhamdulillah setelah mencari di twiter dan FB mereka, saya berhasil meminta endorsement dari Pak Bondan yangterkenal dengan kalimat 'Maknyus'-nya. Chef Juna hanya bisa saya hubungi lewat salah satu fans yang cukup dekat dengannya. Chef Juna tidak bisa memberikan endorsement tapi bersedia menjadi salah satu tokoh chef dalam buku saya tersebut.Tentu saja saya sangat bersyukur karena Allah mempermudah urusan saya dengan para pesohor ini.
        Di lain kesempatan, editor saya meminta saya menulis kisah masa kecil beberapa politisi. Saya pun kembali berburu alamat email, twiter, FB dan nomor kontak mereka. Beberapa orang berhasil saya dapatkan. Ada yang ber…

Romantisme Allah dan Rasulullah SAW Untuk HambaNya yang Shaleh

Pagi ini, pukul 6.00, saya menonton tayangan siraman rohani di sebuah stasiun TV swasta. Ada ustad Yusuf Mansur yang menyampaikan ilmu islam di sana. Karena saya nontonnya telat, jadi saya hanya mendapatkan beberapa tambahan ilmu saja. Salah satunya ketika ustad YM  bercerita tentang perjalanan isra' dan mikraj Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril AS.
        Saya selalu suka dengan cerita yang dikisahkan semua ustad. Khususnya kisah tentang isra' mikraj. Kisah isra' mikraj alhamdulillah saya sudah sering mendengarnya dan juga kembali menceritakannya kepada anak-anak dan murid-murid saya. Bahkan saya juga menuliskannya dalam sebuah buku yang insyaallah akan segera terbit.

Anakku Sayang, Berkarya Dulu Aja, Yuk!

Jatuh cinta, berjuta rasanya. Begitulah bunyi sebuah bait lagu. Saat itu perasaan seperti melayang. Seolah tiap hari penuh bunga. Merasa selalu ingin dekat dengannya. Dag-dig dug menunggu sms atau bbm darinya. Jika si dia tidak mengirim sms atau bbm, rasa rindu mendera. Demikianlah yang terjadi pada orang yang sedang jatuh cinta.

Orang Tua Kita Butuh Kasih Sayang dan Perhatian

Tadi pagi, seperti biasa, saya menemani Hauzan main di luar rumah. Saat menemani hauzan itulah saya biasanya berinteraksi dengan tetangga-tetangga saya. Sesekali kami saling bertegur sapa. Karena pagi hari adalah jam sibuk bagi semua orang, makanya Hauzan saya temani di luar rumah. Karena tidak ada anak seusianya di dekat rumah kami. Apalagi, teman-teman yang biasa main bersam Hauzan, sedang sekolah semua.
       Ketika sedang asyik mengikuti Hauzan yang sedang bermain sepeda, salah satu tetangga menyapa Hauzan. Beliau sudah tua. Hauzan dan saya biasanya menyapa beliau dengan panggilan nenek. Nenek adalah wanita tua yang sangat rajin. Beliau pensiunan PNS di sebuah perguruan tinggi di Palembang. Saat ini beliau pindah ke Bekasi, agar bisa dekat dengan anak beliau. Beliau rela menjual rumahnya yang di Palembang, demi membeli rumah di Bekasi.

Menyamar Menjadi Anak

Saya pernah melakukan ini. Waktu itu ada sms dari teman putri saya. Sms itu bunyinya membuat saya tersinggung sebagai ibu. Tanpa bertanya pada anak saya, saya langsung menjawab sms itu dengan kalimat menasehati, khas emak-emak. 
      Yang terjadi kemudian, anak saya marah pada saya. Karena temannya meledeknya habis-habisan. Mereka mengatakan bahwa putri saya persis emak-emak bawel. Putri saya nggak suka disebut seperti itu, karena dia memang tidak begitu. Bukan dia yang menjawab sms temannya itu. Walau dia sudah menjelaskan ke temannya. Tetap saja cap sebagai emak-emak bawel menempel padanya.
      Saya minta maaf dan menjelaskan alasan saya menjawab sms dari temannya itu. Untunglah anak saya memaafkan. Tapi saya merasa tidak enak hati karena kejadian itu. Saya berjanji tidak akan menyamar menjadi anak saya lagi.

Tips Memilih ART

Sebagai ibu bekerja maupun ibu yang tidak bekerja, karena suatu hal kita perlu mendelegasikan pekerjaan rumah tangga kepada ART. Beberapa hal berikut sebaiknya kita perhatikan ketika memilih ART, agar kita bisa tenang ketika meninggalkan rumah. 1.Agamanya. Tentunya kita ingin ART yang akan mendampingi tugas kita adalah seorang yang seagama dan seiman dengan kita. Karena dengan agama dan keimanan yang sama, bisa meminimalisi kesalahanARTyang mungkin terjadi.

Tips Hemat Membersihkan Peralatan Rumah Tangga

Beberapa waktu lalu saya membersihkan gudang di rumah saya. Ternyata saya menemukan “harta karun” berupa koran dan tabloid lama. Saya membuka dan membaca kembali beberapa arikel di tabloid tersebut. Salah satunya cara hemat membersihkan peralatan rumah tangga. Saya akan berbagi tips tesebutdengan Anda. Selamat berhemat ya. ^_^

Bijak Menggunakan Gadget

Faris senang mendapat hadiah Tablet dari ayahnya. Ayahnya berjanji akan membelikan Tablet untuknya setelah Faris disunat. Tadi siang, setelah kembali ke rumah, Ayah langsung memberikan kado yang dijanjikannya. “Ini kado yang ayah janjikan. Gunakan benda ini dengan sebaik-baiknya ya. Ayah harap tablet ini bisa membantu Faris melupakan rasa sakit bekas disunat. Tapi Faris harus ingat, jangan sampai lupa waktu. Jangan lupa waktu shalat dan belajar,” ucap Ayah. “Siap Ayah! Pasti aku nggak akan lupa waktu. Makasih ya Yah,” sahut Faris senang. Dia lalu menyalakan Tablet barunya.

Kurikulum 2013

Beberapa hari lalu  saya mengambil rapor Syifa, putri pertama saya. Syifa bersekolah di Sekolah Menengah Analisis Kimia Bogor. Alhamdulillah nilai rapor Syifa bagus.
      Yang ingin saya ceritakan di sini adalah rapor kurikulum 2013 yang sangat berbeda dengan rapor kurikulum 2006. Sebenarnya rapor Kurikulum 2013 ini sudah dimulai sejak semester lalu. Hanya saja semester ini mengalami penyempurnaan. Begitu yang saya tangkap dari hasil rapat orangtua murid sebelum mengambil rapor tadi.

Pentingnya Mencatat Utang

Semua manusia pasti pernah berutang. Termasuk saya. Entah itu utang dalam jumlah kecil. Seperti utang ke tukang sayur. Atau utang dalam jumlah besar, seperti kredit motor, mobil bahkan rumah.
     Untuk utang ke bank atau kredit, biasanya kita pasti sudah tahu dan sudah mencatatnya. Karena saat akad kredit ada catatan tersendiri untuk itu. Yang seringkali kita lupa adalah utang yang kecil atau utang ke selain bank. Seperti utang ke saudara, tetangga,tukang sayur, ke teman dan lainnya.
      Nah, saran saya, sebaiknya tahun baru ini, jadikanlah membayar semua utang menjadi sebuah resolusi. Kalau perlu untuk tidak berutang sama sekali. Dimulai dengan mencatat utang yang pernah ada. Lalu bayarlah satu persatu utang tersebut.