Skip to main content

Mendengarkan Ayat AlQuran

#1Hari1Ayat hari ke 5
          Dulu, puluhan tahun lalu, sewaktu pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah, guru kami Bapak H. Usmar Marlen mengatakan, bahwa setiap makhluk bertasbih pada Allah, termasuk tumbuhan. Tentu saja kami bertanya bagaimana caranya tumbuhan bertasbih pada Allah? Pak Usmar memberikan contoh.
        Salah satu contohnya adalah ketika suatu penelitian membuat sebuh percobaan dengan meletakkan dua kelompok tanaman. Satu kelompok tanaman diperdengarkan ayat-ayat suci alquran, sedangkan kelompok yang lain di perdengarkan musik rock yang menghentak telinga. Kedua kelompok tanaman ini di letakkan di suatu tempat yang tidak terkena sinar matahari dan tidak disirami selama sebulan.

         Setelah sebulan, peneliti pun melihat kembali apa yang terjadi dengan kedua kelompok tanaman tersebut. Dan ternyata kelompok tanaman yang di perdengarkan musik rock, kering dan mati. sementara kelompok tanaman yang di perdengarkan ayat-ayat suci alquran masih hidup meskipun sedikit layu.. akhirnya mereka berkesimpulan bahwa ternyata benar tanaman bertasbih kepada Allah dengan cara mereka sendiri. Subhanallah... Saat itu kami semua murid tertegun sehingga sejak saat itu kami makin sering membaca Alquran setelah shalat maghrib. Kebetulan waktu itu saya tinggal di asrama.
        Hal di ataslah yang menginspirasi saya untuk selalu mendengarkan muratal di rumah. Tentunya saya juga berusaha membaca Alquran setiap hari . Saya berharap, jika saya, suami, dan anak-anak setiap hari mendengarkan ayat suci Alquran, semoga saja kami bisa menghafalnya dan lebih banyak mengamalkannya. amin...
Allah berfirman dalam Alqurana surat Al Isra ayat 44

. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya betasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.