Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2013

Bersyukur Dengan Cara Yang Kita Bisa

Beberapa minggu yang lalu saya BBM-an dengan seorang teman. Sebut saja namanya Nayla. “Asyik ya sekarang kamu sudah jadi seleb,” demikian pesan yang mmpir di chat box Blackberry saya. Dengan sedikit bingung, saya membalasnya dengan pertanyaan lagi. “Seleb? Maksudnya apa?”

Cara Ibu Rumah Tangga Memaksimalkan Peran dari Rumah

Banyak sekali kemudahan yang diperoleh wanita di era digital ini. Termasuk bagi saya yang berperan sebagai Ibu rumah tangga. Di era digital ini banyak hal yang biasanya sulit menjadi lebih mudah. Salah satunya dengan menulis seperti yang saya lakukan sekarang. Menulis di era digital lebih mudah di banding sebelum ada komputer, laptop dan sejenisnya. Dengan menulis, wanita bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang.Di samping manfaat untuk dirinya. Apalagi menulis karya yang bermanfaat bisa membuat nama kita terus hidup dan di kenang.

Menuju Usia 40 tahun

Lima belas tahun yang lalu, atau tepatnya usiaku 21 tahun, aku masih berkutat dengan ujian akhir Sekolah Perawat Kesehatan. Aku memang telat masuk sekolah itu. Seharusnya tamat SMP bisa langsung masuk Sekolah Perawat Kesehatan, tapi bapak memintaku beralih ke sekolah tersebut setelah duduk di kelas 2 SMA. Walau berat, karena harus mengulang dari awal, akhirnya aku menerima keinginan bapak itu.

Catatan Harianku

Ujian Kesabaran ( Mei2010 )
Sabar, salah satu kata ajaib yang mungkin sulit untuk di laksanakan ketika kita berada pada situasi tertentu. Seperti saat ini, saat kehamilan yang membuat seseorang memerlukan kesabaran penuh dalam menjalaninya, karena emosi kadang tak terkendali di sebabkan peningkatan hormon yang sedang terjadi. Peningkatan hormon ini kadang membuatku gampang sedih, gampang marah, dan kadang gampang menangis.

Sakit Maag Selama Hamil Anak ke 3

Ketika dokter menyatakan kalau saya hamil lagi, tentunya saya sangat senang dan bersyukur atas rahmat yang diberikan Allah itu. Kehamilan trimester pertama Alhamdulillah berjalan baik-baik saja. Saya tetap mengajar di TPA dekat rumah seperti biasa. Ketika usia kehamilan memasuki bulan ke empat, saya mulai diserang muntah-muntah berlebihan. Awalnya saya pikir itu karena pengaruh hormon, ternyata setelah berobat, dokter mengatakan kalau muntah-muntah itu disebabkan karena penyakit maag yang saya derita.

Buku Cerita Di Balik Noda, Bukan Buku Biasa

Judul : CERITA DI BALIK NODA
Penulis : Fira Basuki
Penerbit : Jakarta KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) bekerja sama dengan Rinso Indonesia
Editor : Candra Gautama
Perancang Sampul : LOWE Indonesia
Penata Letak : Dadang Kusmana
Isi : xii + 235 halaman
Ukuran buku : 13,5 x 20 cm
Dicetak oleh : PT. Gramedia Jakarta Harga : Rp. 40.000,-
Saya sempat deg-degan membaca total 42 kisah inspiratif ini. Kisah yang berawal dari lomba menulis buku CERITA DI BALIK NODA, yang diselenggarakan Rinso Indonesia melalui Page mereka di Facebook. Karena kebetulan waktu itu saya juga mengikuti lomba itu. Tentunya saya berharap tulisan saya terselip di ntara 42 kisah tersebut. Sayangnya setelah membaca buku CERITA DI BALIK NODA, tulisan saya tidak ada dalam kisah tersebut. Meskipun kecewa, tapi saya takjub ketika membaca semua kisah yang ada dalam buku ini.

Laporan Royalti On Time dan Super Lengkap dari Mizan

Jika ditanya pengalaman paling berkesan bersama Mizan, tentunya banyak sekali pengalaman saya yang sangat berkesan bersama Mizan.
        Pertama ketika awal saya mengenal Mizan, saat itu saya membeli beberapa buku untuk putri sulung saya yang kala itu masih berusia 2 tahun (tahun 2001) saya membelikannya buku saku yang isinya mengenalkan nama-nama anggota tubuh. Belum ada buku sejenis yang harganya lumayan murah waktu itu.

Me And Family, Buka puasa di Bandara Soekarno Hatta

Lebaran tahun 2012 Alhamdulillah kami sekeluarga berkesempatan untuk mudik ke Bukittinggi, Sumbar. Kami berangkat 2 hari sebelum lebaran. Saat itu Bandara sangat ramai, kami tidak kebagian kursi untuk duduk di ruang tunggu sebelum masuk pesawat. Sambil menunggu, kami pun lesehan di emperan toko yang ada di dalam Bandara. Karena pesawat kami berangkat malam, maka kami buka puasa di Bandara Soekarno Hatta. Begitu kumandang azan maghrib menggema, Hauzan yang saat itu belum 2 tahun buru-buru minta minum terlebih dahulu. Terpaksa saya, bapak dan kakak-kakaknya mengalah. *Perasaan Hauzan kan nggak puasa, kenapa Hauzan yang kehausan?* ^_^

Postingan ini diikutsertakan dalam lomba Me And Family