Thursday, August 13, 2026

Misteri Batu Besar

Misteri Batu Besar 

            

            “Kita jangan lewat sana ya Nel. Ada ular gede di bawah batu itu,” kata Vivi. Nelfi terkejut mendengar ucapan Vivi itu. Dia punya trauma dengan ular. Dia sangat takut melihat ular. Karena dulu, ketika dia TK ada ular cukup besar masuk ke rumah mereka. orangtua Nelfi panik dan hampir celaka ketika mencoba menangkap ular itu.

            “Siapa yang bilang?” tanya Nelfi penasaran. Siang itu murid SD Inpres Bukit Cangang baru pulang sekolah. Mereka semua berlarian menuju rumah masing-masing. Ada yang rumahnya di depan sekolah, ada juga yang rumahnya berjaran 2 KM dari sekolah. Tak terlihat wajah Lelah di mata mereka. Mereka senang sekali setelah setengah hari bersekolah. 

            “Tata dan teman-teman lain. Tadi mereka cerita begitu,” jelas Vivi. Nelfi memperhatikan batu besar yang dimaksud Vivi. Sekilas batu itu memang terlihat misterius. Letaknya di pinggir jalan pertigaan. Batu itu sangat besar, seukuran setengah rumah. 

            Tapi Nelfi tak percaya begitu saja. Kenapa baru hari ini dia mendengar cerita tentang batu itu? Padahal mereka sekolah di sana kan sudah hampir 4 tahun. Selama ini tak pernah terdengar ada cerita tentang batu yang di bawahnya merupakan sarang ular besar.

            “Aku sering cari buah beri di sana bareng kawan-kawan lain. Nggak pernah ketemu ular tuh,” sanggah Nelfi.

            “Ya udah kalau nggak percaya, yang penting aku sudah kasih tau kamu. Kalau nanti tiba-tiba kamu ketemu ular besar, jangan nyalahin aku ya,” Vivi berlari di jalan menuju rumahnya. Rumah Nelfi dan Vivi searah. Mereka sering bertemu di jalan dan berangkat atau pulang bareng. Kadang ada Yuli, Yusi dan kawan lainnya. Tak jarang juga mereka bertemu Romi dan Fadil yang juga searah dengan mereka.

            “Hei! Tungguin Vi!” Nelfi pun mengejar sahabatnya itu. 

            “Aku percaya kok. Aku ngomong kayak gitu biar aku nggak takut,” jelas Nelfi setelah berhasil mengiringi langkah Vivi.

            “Makanya tadi kamu harusnya ikut ngobrol sama kita di luar perpus. Kamu sih asyik baca buku di perpus, jadinya kamu nggak percaya sama cerita itu. Tata aja kalau mau ngaji lewat sana, dia pasti lari katanya,” gerutu Vivi.

            “Iya… iya… maaf deh. Tapi kok kita selama ini nggak pernah dengar ceritanya ya?” tanya Nelfi lagi. Vivi mengangkat bahunya tanda tak tahu.

            “Hei! Lagi cerita apa?” tiba-tiba suara seseorang mengagetkan mereka. Nelfi dan Vivi serentak menoleh. Ada Romi ternyata di belakang mereka.

            “Itu tentang batu besar yang di dekat sekolah. Katanya ada sarang ular di bawahnya,” jelas Vivi.

            “Oh itu. Aku pernah juga mendengar ceritanya. Tapi kemarin kutanya ke Ni As yang di warung. Katanya ada ular atau nggak sih dia nggak tahu. Cuman, memang orang tua melarang anak-anak lewat sana karena jalan itu berbahaya. Coba saja kamu lihat, batunya kan gede banget tuh. Nah letak batunya juga agak miring. Padahal jalan itu kan menurun? Jadi para orang tua khawatir batunya bergeser dan menggelinding menimpa orang yang lewat di sana,” jelas Romi.

            “Ooo… ternyata itu sebabnya. Nah kalau gitu kita memang harus jangan lewat sana ya. Biar nggak ketimpa batu besar itu,” ucap Nelfi lega. Mereka bertiga pun menyeberangi jalan raya menuju rumah mereka. Lega rasanya tidak dihantui ketakutan terhadap ular besar. Kejadian masa TK masih diingatnya hingga sekarang. Ular hitam besar yang sangat susah untuk ditangkap. Hiiiyyy ... ^_^

 

                                                                        ***

Tuesday, July 7, 2026

Manusia Adalah Khalifah Di Bumi

Bismillah 
Suatu hari salah satu kerabat saya mengunjungi kami. Karena sudah lama tidak bertemu, obrolan pun terasa seru. Hingga beliau bercerita tentang rumahnya yang angker. 

Suatu malam sekitar pukul 23.00, dia mendengar suara benda besar jatuh. Suara itu berasal dari kamar untuk tamu. Dia berpikir mungkin lemari pakaian di kamar itu jatuh. Dia bergegas ke kamar tersebut. Sebelum ke kamar, dia mengambil pisau dapur untuk jaga jaga. Dia berpikir ada pencuri yang masuk ke rumahnya. 

Setelah sampai di kamar, ternyata lemari masih kokoh berdiri. Tak ada benda yang jatuh. Padahal tadi Suara benda jatuh itu sangat kencang. Dia memeriksa setiap sudut kamar mungkin ada benda lain yang jatuh di sana. Tetapi nihil. Dia pun langsung berpikir bahwa itu mungkin perbuatan makhluk lain. Bukan manusia atau hewan.

Dia pun berteriak lantang sambil menghunus pisau ke depannya. "Siapa pun kalian! Jangan coba-coba menakuti saya. Rumah ini rumah saya dan kalian hanya menumpang di sini. Pergi kalian dari rumah ini!"

Sejak saat itu tidak ada lagi suara aneh apapun terdengar di rumah mereka. 

Mendengar cerita ini saya jadi teringat kisah Khalifah Umar bin Khattab RA. Jin sangat takut kepada beliau. Bahkan ketika jin atau syetan ketika melihat Umar, mereka memilih mencari jalan lain demi menghindari Umar bin Khattab. 

Hal ini bisa kita contohkan kepada anak-anak kita, bahwa tidak perlu takut dengan jin dan hantu. Kita lebih kuat dari mereka karena Allah berfirman bahwa manusia adalah Khalifah di muka bumi. Artinya kitalah pemimpin bumi ini bukan mereka. Jadi tidak ada alasan takut pada mereka.

Wednesday, February 18, 2026

Marhaban Ya Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته. 

Semoga Shohib Al Quran semua dalam keadaan sehat walafiat. InsyaaAllah sudah siap menyambut tamu yang amat mulia yaitu Ramadhan. 

Tamu ini membawa ribuan bahkan ratusan ribu keberkahan dari Rabb kita.
Kita bisa menikmati hidangan ibadah terbaik bersamanya. Karena itulah salah satu tujuan Allah memerintahkan kehadirannya di tengah kita.

Tamu ini juga membawa satu hari yang lebih mulia dari seribu bulan yaitu lailatul qadr. Artinya semua ibadah kita di malam itu, nilai pahalanya setara dengan nilai pahala ketika kita beribadah selama seribu bulan. Allahu Akbar! 

Tamu ini akan bersama kita lebih kurang 30 hari. Yang semua harinya penuh berkah. Jadi jangan sia-siakan kehadiran tamu ini. Perbanyak lagi tilawah, zikir, shalat sunnah, sedekah membaca sirah nabi, membaca kitab hadist dan ibadah lainnya.

Semoga ketika tamu ini pamit meninggalkan kita nanti, kita berhasil mendapatkan semua keberkahan yang dibawanya dan menjadi hamba yang bertakwa. 

Selamat menunaikan ibadah Ramadhan sahabat semua. Mohon maaf lahir batin. 

مرحبا يا رمضان، مرحبا يا شهر القرآن. 
تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال.

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
 
Latin:
Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah.

Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah hilal (bulan) ini bagi kami dengan membawa keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah. Allahumma aamiin ya Rabbal alamiin. 🤲

Thursday, November 27, 2025

Selamat Hari Guru Nasional

Selamat hari guru untuk semua guru dan pendididk di manapun berada.
Semoga ilmu yang kalian berikan kepada murid murid kalian diberkahi Allah dunia akhirat. Semoga kalian selalu sabar dalam memberikan ilmu kepada murid-murid kalian. Mohon maaf lahir batin. Jazakillah khairan wa barakallahu fiiki.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَ لِوَالِدِينَ وَ لِمَشَايِخِنَا وَ لِمُعَلِّمِينَ وَ لِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَ لِمَنْ أَحَبَّ وَأَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ"

Wahai, Allah. Ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orangtua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh orang muslim."

اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّي وَلَا تُذْهِبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّي

"Ya Allah tutupilah aib guruku dariku, dan janganlah kau hilangkan keberkahan ilmunya dariku."Aamiin

Friday, October 17, 2025

Ritno Kurniawan, Melestarikan Hutan Membangun Nagari

Keterangan foto tidak tersedia.

Foto dari FB Ritno Kurniawan


Bismillahirrahmanirrahim

            Sahabat, apa kalian pernah mendengar atau membaca nama Ritno Kurniawan? Jika belum, saya akan memperkenalkannya kepada kalian. Beliau adalah seorang pria yang sangat mencintai alam dan desanya. Suatu hari setelah menyelesaikan S1-nya di UGM, Bang Ritno, demikian beliau biasa disapa, memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumater Barat. 

            Lubuk Alung adalah sebuah kecamatan yang masih asri. Ada hutan lindung dengan aliran sungai yang indah di sana khususnya daerah Hutan Gamaran. Sayangnya penduduk di sekitar hutan Gamaran itu memanfaatkan hutan dengan cara yang salah. Mereka menebang pohon kemudian menjual kayunya. Dari sana mereka mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarga mereka.

            Hati Bang Ritno terpanggil untuk menghentikan pembalakan liar ini. Karena jika masyarakat terus menerus melakukan hal ini, pasti suatu hari hutan akan gundul dan bisa saja terjadi longsor yang akan membuat desa mereka terkena bencana alam. Dalam pikirannya, jika melarang warga desanya untuk menebang pohon, pasti tidak mudah. Apalagi jika tidak diberikan solusi yang bagus. Jadi Bang Ritno berusaha memikirkan solusi apa yang sebaiknya diberikan kepada masyarakat Nagari-nya ini

Suatu hari ketika berjalan ke dalam hutan bersama beberapa teman, Bang Ritno sampai di sebuah air terjun yang indah. Air terjun Nyarai, demikian masyarakat menyebutnya. Bang Ritno tiba-tiba mendapat gagasan untuk menghentikan pembalakan liar itu dengan menjadikan desa mereka sebagai desa wisata. Jika kawasan ini menjadi objek wisata, maka para penebang kayu bisa diajak sebagai pemandu wisata di air terjun Nyarai. Dengan demikian, pemalakan liar bisa dihentikan dan warga pun dapat penghasilan yang memadai dari gagasan ini.

Air terjun  Nyarai ini sangat indah, tingginya sekitar 8 meter berlokasi di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Air terjun ini dikelilingi batu-batu besar dan pepohonan yang rindang. Airnya sangat bening dan jernih. Jika kita memandang kolam yang menampung air terjun itu, maka airnya terlihat berwarna hijau. Jalan menuju ke air terjun ini juga melewati sungai kecil yang berasal dari mata air. Sangat indah dan asri. Berada di sana membuat semua penat sirna seketika. Apalagi perjalanan dari pemukiman masyarakat menuju air terjun ini tidak membutuhkan waktu lama. Sekitar lima belas menit saja. 

            Bang Ritno pun mengajak beberapa temannya untuk membuka sebuah objek wisata di desa mereka. Karena beliau melihat potensi yang luar biasa dari hutan dan sungai di desa mereka. Pertama Bang Ritno dan timnya meminta pendapat kepada tetua adat di Nagari Salibutan. Mereka mengutarakan keinginan mereka untuk membuat desa mereka menjadi objek wisata. 

            Memang tidak mudah untuk meyakinkan para tetua adat dan masyarakat setempat dengan gagasan mereka, tapi atas izin Allah, mereka mendapat izin dari tetua adat dan masyarakat setempat. Akhirnya pada bulan April 2013, tetua adat pun meresmikan objek wisata air terjun Nyarai ini. 

Awalnya Bang Ritno dan tim memberikan pelatihan kepada masyarakat yang ingin bergabung menjadi pemandu wisata dalam sebuah kelompok yang disebut Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Setelah dirasa persiapan mereka cukup, mereka mulai mempromosikan objek wisata di desa mereka. Dalam waktu kurang lebih setahun, usaha mereka membuahkan hasil. Banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Awalnya yang berkunjung adalah wisatawan lokal dari Riau dan sekitarnya. Tapi saat ini wisatawan mancanegara juga sudah berkunjung ke objek wisata Air Terjun Nyarai ini. Perlahan para kepala keluarga yang mempunyai pekerjaan sebagai penebang pohon, beralih menjadi pemandu wisata. 


Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang memanjat dan air terjun

Foto: FB Ritno Kurniawan



  Bang Ritno dan tim memberika fee kepada mereka perhari. Jika saat menebang pohon mereka hanya mendapatkan gaji 150 ribu perpekan, maka saat ini mereka mendapatkan gaji harian 50-80 ribu. Ini tentu lebih menggiurkan dibanding menebang pohon yang beresiko tinggi dan sangat menguras tenaga. 


            Karena usaha mereka sudah mulai berkembang, perekonomian warga sekitar juga mulai mengeliat. Bang Ritno mendaftarkan usaha mereka ini ke Dinas Pariwisata dan Olahraga. Bang Ritno dan tim juga mengembangkan paket wisatanya bukan saja tracking, tapi ada juga kemping atau penginapan, dan drafting.Awalnya mereka mendapatkan bantuan dari dinas pariwisata berupa 2 perahu karet. Tapi saat ini jumlah perahu untuk paket wisata arum jeram mereka sudah bertambah.


Keterangan foto tidak tersedia.           

 Foto : FB Ritno Kurniawan     


             Untuk masing-masing paket wisata, para pemandu mendapatkan fee yang berbeda. Saat ini jumlah anggota pemandu wisata yang dibentuk Bang Ritno sudah lebih dari 168 orang. Ini benar-benar pencapaian yang luar biasa. Mereka bersyukur kepada Allah, bahwa mereka bisa sampai sejauh ini.

            Apalagi kegiatan Bang Ritno ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Baik dari kementrian pariwisata, Astra dan EUCA. Hampir tiap tahun ada saja penghargaan yang diterima pria yang sangat mencintai keluarganya ini. Mulai dari penghargaan tingkat provinsi hingga tingkat internasional. Bang Ritno juga pernah mendapatkan penghargaan dari ASTRA dalam ajang Satu Indonesia Award pada tahun 2017 lalu dalam kategori lingkungan hidup. Menyusul penghargaan lainnya dari Presiden Republik Indonesia dalam hal ini kementria Pariwisata dan Olahraga pada tahun 2019.

 Bukan hanya itu, Bang Ritno juga sering berbagi ilmu dan pengalaman tentang kepariwisataan dan lainnya kepada orang lain. Kebanyakan mereka datang dari beberapa daerah yang juga ingin mengembangkan pariwisata di daerah mereka.

            Pria yang berusia 39 tahun ini tentu saja ingin menularkan kebiasaan baik ini kepada anak-anak dan istrinya. Beberapa kali dia mengajak anak istrinya untuk menikmati keindahan alam anugerah dari Rabb-nya ini. Bagi Bang Ritno hutan dan sungai adalah tempat mengembalikan semua keriuhan dan masalah dalam hidup. Dia merasa tenang dan damai di dalam pelukan hutan. Hutan dan alam memberikan energi baru setiap kali dia berada di sana. Allah  Swt. sudah memberikan semua kebaikan alam kepada kita, jadi tugas kita adalah menjaga dan melindunginya, demikian prinsip Bang Ritno. 

Tak jarang dia berjalan sendiri ke hutan untuk mengisi ulang energinya. Pria kelahiran Bukittinggi dan penyuka fotografi ini memberikan beberapa tips tentang menghadapi hewan liar yang ada di hutan. Salah satunya ketika kita menemukan jejak babi hutan di tanah, maka kita harus tetap tenang. Tidak usah panik. Jika tak sengaja bertemu babi hutan tersebut, maka jangan lari dan jangan bersikap seperti akan menyerang. Tenang dan tidak panik itu kunci memghadapi hewan liar.

            Bang Ritno sangat bahagia bila sudah berada di alam. Menyantap semangkuk mie rebus di pinggir sungai sambil menikmati merdunya kicauan burung  membuat badannya dipenuhi oksitosin yang membangkitkan kebahagian tak ternilai. Kadang rafting bersama anak-anak dan istri membuat kebahagiaan itu makin lengkap. Rasanya jerih payahnya sudah terbayar dengan melihat kondisi hutan yang berhasil dilindungi dari pembalakan liar. Walau mungkin belum sempurna, tapi dia yakin, anak cucunya kelak bisa menikmati desa mereka yang masih asri ini selamanya. Kalau kalian ingin tahu keindahan sungai Nyarai, cek saja Video Sungai Nyarai di sini.

Nah, sahabat semua, ayo kita mulai langkah kecil untuk melestarikan lingkungan kita. Kita mulai dari yang terdekat dengan kita dulu, yuk. Kita bisa mencontoh gagasan Bang Ritno atau bisa juga belajar dari beliau. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ayo! Bersama, kita pasti bisa! []

 

Sumber : IG dan FB Ritno Kurniawan dan lainnya

 

Thursday, May 22, 2025

Ayo Ke Gramedia!

Bismillahirrahmanirrahim.
Saya terbiasa setiap buku terbit, saya berkunjung ke Gramedia dan mencari buku itu di display buku anak. 
Jika saya melihat ibu atau bapak yang sedang mencari buku untuk anak mereka, biasanya saya tawarkan buku yang saya tulis. Jika mereka mau membeli, Alhamdulillah... Jika tidak, tak mengapa.


Hal ini hampir selalu saya lakukan setiap saya ke Gramedia, selama buku saya masih ada di display, saya selalu tawarkan kepada orang tua yang sedang memilihkan buku untuk anak mereka. 
Beberapa kali setelah saya tawarkan buku saya, mereka membelinya dan minta anaknya berfoto dengan saya. Alhamdulillah... Ada kepuasan tersendiri ketika melakukan hal tersebut. 


Awalnya memang berat karena saya tidak terbiasa, tapi lama-lama menjadi suatu keharusan bagi saya. Jika saya tidak melakukan nya, rasanya ada yang kurang. Nah sahabat, bagaimana cara kalian memperkenalkan buku yang kalian tulis kepada orang lain?


Oh ya, buku Kumpulan Kisah Seru Hewan di Al Qur'an dan Hadis ini alhamdulillah bisa dibeli juga di Gramedia Metropolitan Mall Bekasi. Qadarullah hanya satu judul ini saja yang saya temukan di sini. Judul lain sudah tidak ada. Alhamdulillah ala kulli hal. ♥️🤩
#mybook


Saturday, April 26, 2025

كيفية قضاء وقت الاستراحة


في وقت الاستراحة أو العطلة، أحب أن أقضي وقتي في أشياء مفيدة وممتعة. عادةً، أبدأ يومي بقراءة القرآن الكريم، ثم أقرأ بعض الكتب التي تهمني مثل كتب السيرة النبوية أو قصص الصحابة. أحيانًا أكتب في دفتري أفكاري أو خواطري. إذا كان الجو جميلاً، أذهب مع عائلتي إلى الحديقة أو إلى الشاطئ لنمشي معًا ونتحدث. أحب أن أقضي وقتي في أماكن هادئة تساعدني على الراحة والتفكير. أحيانًا أمارس بعض التمارين الخفيفة أو أعتني بحديقتي الصغيرة في البيت. بالنسبة لي، وقت الاستراحة فرصة لتجديد النشاط والاقتراب من الله ومن عائلتي.


Thursday, April 24, 2025

Ilustrasi Gratis?

Tahun 2022 lalu, salah satu guru Bahasa Arab saya menanyakan tentang ilustrator yang saya kenal, karena beliau sedang mencari ilustrator untuk naskah cerita anak yang sedang beliau tulis. Naskah itu rencananya untuk tugas S2 beliau.

Saya pun memberikan dua nama dan nomor telepon ilustrator yang saya kenal. Selanjutnya guru saya menghubungi salah satunya dan mereka pun melakukan kerja sama untuk naskah guru saya tersebut.

Enam atau tujuh bulan kemudian, guru saya menghubungi saya lagi dan minta tolong untuk menjadi penengah antara beliau dan ilustrator perempuan yang dulu saya kenalkan.

Ternyata masalahnya adalah ilustrasi yang diminta tidak selesai sesuai tenggat. Sedangkan uangnya sudah ditransfer dua pertiga dari total yang harus dibayar.

Saya pun mencoba menengah. Beberapa kali saya chat dan telepon ilustrator tersebut. Ilustrator tersebut memberikan beberapa alasan yang menurut saya tidak masuk akal. Tapi kami mencoba memahami kondisinya. Saya dan guru saya memberikan kesempatan untuk melanjutkan proyek.

Saat itu kami berpikir kalau proyek ilustrasi dibatalkan dan dipindahkan ke ilustrator lain, akan lama dan susah lagi mencari ilustrator.

Sang ilustrator pun mulai melanjutkan proyek. Saya pikir selesai sampai di sana. Ternyata masalah berlanjut, ilustrasi tidak selesai dan akhirnya guru saya terpaksa harus menghentikan kerjasama dengan ilustrator tersebut. Karena naskah harus segera dikasih ke dosen beliau, akhirnya beliau menggunakan AI untuk gambar naskah beliau. Walau tak sempurna, dosen menerima naskah itu dan beliau juga ikhlas atas uang yang diberikan untuk ilustrator walau gambar tidak selesai.

Sang ilustrator mengirimkan gambar yang hanya sebagian besar yang selesai itukepada guru saya. Sungguh di sini saya sangat kecewa pada ilustrator kenalan saya ini. Tapi qadarullah semua sudah terjadi.

Beberapa bulan kemudian guru saya meminta alamat email saya dan beliau mengirim semua gambar dari ilustrator kepada saya. Menurut beliau karena beliau tidak butuh gambar itu lagi, jadi beliau berpikir mungkin saya bisa menggunakan gambar itu nanti.

Tentu saja beliau bermaksud baik dengan hal tersebut. Tapi sebagai manusia, saya merasa tertekan. Uang yang tidak sedikit dikeluarkan untuk proyek itu seolah sia-sia. Apalagi beliau memberikan gambar kepada saya dengan gratis.

Tak mudah bagi saya menerima hal ini. Saat itu saya mengatakan berulang kali bahwa saya minta maaf karena mengenalkan seseorang yang tidak kompeten kepada beliau. Saya merasa tidak enak hati karena hal ini.

Sedangkan jika saya harus membayar gambar itu kepada beliau, saya belum punya uang yang cukup apalagi beliau juga menolaknya. Beliau mengatakan itu qadarullah، jadi saya tidak perlu merasa tidak enak dan tidak perlu membayar gambar tersebut.

Sejak itu saya selalu berdoa agar Allah mudahkan saya untuk menulis naskah yang sesuai dengan gambar yang sudah ada.

Setahun setelah masalah itu, Allah kabulkan doa saya. Mbak Agnes, editor Elexmedia Komputindo menghubungi saya karena ada salah satu buku saya yang dijadikan buku proyek, jadi saya harus tanda tangan surat perjanjian kerjasama baru. Saat itulah saya mengajukan naskah saya berdasarkan ilustrasi yang sudah ada itu ke Mbak Agnes.

Beliau review naskah tersebut. Alhamdulillah beliau ACC untuk terbit di Elexmedia. Tak terkira senangnya saya. Syukur tak henti saya ucapkan kepada Allah. Terima kasih tak terhingga juga kepada Mbak Agnes dan Elexmedia.

Semoga saya bisa 'mengembalikan' uang guru saya dengan cara ini. Saya memohon agar Allah memudahkan proses terbit dan penjualannya.

Saya harap buku ini bermanfaat untuk pembacanya dan semoga Allah memberkahi dan memberikan rezeki berupa royalti kepada saya dan guru saya atas penjualan buku ini. Aamiin...

Wednesday, April 23, 2025

Alhamdulillah Buku Baru Sudah Terbit

Bismillah... 

"Ibu masih nulis kan, Bu?"
"Gak ada buku baru, Bu?"
"Udah lama gak lihat Mbak Nelfi di FB dan IG, kemana aja, Mbak?"

Demikian beberapa pertanyaan yang saya terima dari teman-teman dekat saya. Terima kasih atas perhatian teman-teman semua ya. 
Alhamdulillah ala kulli hal, saya sehat dan masih menulis, meski tidak seproduktif dulu.

Sejak dunia dilanda covid19 beberapa tahun lalu, kebiasaan saya jadi berubah. Saya mulai mencari kegiatan baru dengan belajar berbagai hal. Saya belajar Bahasa Arab dan tahsin dan tahfidz Al Quran secara daring. 

Alhamdulillah kegiatan baru ini masih berlangsung hingga saat ini. Mungkin hal ini yang membuat kegiatan menulis dan aktivitas sosmed saya juga berkurang. 

Sekali lagi terima kasih atas perhatian teman-teman. Saya berdoa pada Allah semoga teman-teman semua selalu sehat dan berlimpah rahmat Allah Taala. aamiin.

Sebagai pembuka postingan saya di sini saya ingin berbagi kebahagiaan kepada teman-teman semua dengan terbitnya buku saya.

Buku ini berjudul Kumpulan Kisah Seru Hewan di Al Quran dan Hadis yang diterbitkan oleh penerbit Elexmedia Komputindo. Terbit Maret 2025, harganya 69 ribu rupiah. Buku ini sudah tersedia di Gramedia Jabodetabek dan Gramedia.com

Insyaallah akan saya posting proses menulis hingga terbitnya di postingan berikutnya ya. ^^

Thursday, February 13, 2025

Tugas Bahasa Arab 8-15

8
١. كنت مريضة الآن لذلك تغيبت في الفصل.
٢. كتابة القصة للاطفال ممتعة جدا، والله. هيا معي نمارس لكتابة القصة. 

9
١.في الحقيقة أحب جدا أن أدرس مادة الرياضيات.
٢. أخبرني إذا أردت أن أساعدك من فضلك. 

10
١. أريد أن أحفظ القرآن كاملا لمدة خمس سنوات إن شاء الله. 
٢. أشكر الله أن إبني حفظ خمس جزءا من القرآن.

11
١. في الماضي كنت أعمل في مستشفى Mitra Keluarga Bekasi خلال أربعة سنوات
٢. من بعض عائلة تسكنون في بوكيتينجي سومطرة الغربية منذ زمان طويل

12. 

١. هل مازلت تقيم في طريق (بيموجان) الرئيس؟
٢. تشرفنا هنا. سأزورك في بيتك قريبا إن شاء الله.

13.

١. اشتريت مكيف في المركاز التجاري في قسم الأدوات المنزلية.
٢. أحمل الفاكهة لصديقتي عندما زرتها في بيتها.

14.

١. سانتقل لبيت جديد بعد ستة أشهر إن شاء الله.
٢. أريد أن أستأجر بيتا في باندونج ولكن زوجي يريد أن يملكه. وهو يشتريه بعد شهرين. 

15.
١.لا أستطيع أن غضب من أولادي. اذا غضبت فتوضأت مباشرة. 
٢. شغٌلت المكيف في غرفة الجلوس عندما وصلت إلى البيت. 

Tugas Bahasa Arab Buku Miah Muhadatsah 1


1

١.أريد ان أسكن في فلسطين معك ولو شهرا واحدا.
٢.انا اصلا من جزيرة (سومطرة) ولكن الآن أسكن في جزيرة(جاوا).

2

١. درست في جامعة UT في كلية الترجيم اللغة الانجليزية في سنة ثامنة و الفين.
٢. سكنت في بيكاسي خلال عشرون سنةو الحمدلله.

3
١. ابني يدرس في الفصل الثامن في المدرسة الثانوية. 
٢. كنت حزينة جدا عند ما وجدت أستاذي لا يصحح واجباتي في المجموعة.

4
١. وجدت كتابي في فناء بيني و كان فاسدا. الله المستعان. 
٢. لا أعرف لماذا فكرت كثيرا عن الشخص الذي لايهتم بي. 

5
١. السماء تمطر عند ما جئت من السوق.
٢.درست اللغةالعربية مع الاستاذ شادي السيد عبيد خلال سنتين ونصف تقريبا و مازلت في الدراسة الحمد لله. 
6
١.عفوا؛ اريد أن اسأل، هل انت مرتاح بالعيش في إندونيسيا؟
٢. تفضل إنتظر هناك! سالاقيك هناك بعد دقيقتين. 

7
١.ما شاء الله... ما احسن قراة القرآن يقرأه.
٢. أحيانا قضيت يوم العطلة في مكتبة لقراءة الكتاب. 
✅️

Saturday, June 22, 2024

Nelfi Syafrina

Assalamualaikum. Hai! saya Nelfi Syafrina. Saya tinggal di Bekasi, Jabar, lahir di Bukittinggi, Sumbar. Teman-teman bisa memanggil saya dengan panggilan Nelfi. Saya seorang ibu rumah tangga yang juga penulis, khususnya menulis bacaan anak islami. Saya mulai menulis dan menerbitkan naskah saya tahun 2006.

Pertama belajar menulis di workshop Menulis Cerita Anak yang diselenggarakan oleh Majalah Ummi, Jakarta tahun 2005. Mentor saya waktu itu adalah Pak Ali Muakhir, Pak Eka Wardhana dan Ibu Zyrlivera Jamil (kalau gak salah nama beliau). Terima kasih tak terhingga untuk semua mentor saya ini.

Selain itu kegiatan sehari-hari saya adalah sebagai pengajar di TPQ Masjid Al Falah, Pesona Anggrek Bekasi Utara. Ohya, saya juga seorang editor freelance untuk buku anak islami di sebuah penerbit buku islam di Jakarta.

Alhamdulillah saya baru menerbitkan lebih kurang 70 judul buku cerita anak di beberapa penerbit Indonesia/Malaysia.

Pengalaman Kerja

Perawat RS Mitra Keluarga Bekasi (1997-2001)

Penulis Bacaan Anak (2006-sekarang)

Guru TPQ Masjid Al Falah, Perumahan Pesona Anggrek Bekasi Utara (2011- Sekarang)

Guru Eskul Menulis SDIT Al Muchtar Bekasi Utara (2013-2019)

Editor Buku Anak Freelance Penerbit Pustaka Ibnu Umar (2023)

Portofolio

Novel Anak:

Laptop Ajaib (2007)

Berpetualang Ke Negeri Sains (2007)

Junior Chef, Kania’s Dream (2012)

Ekor Baru Untuk Siru (2013)

Teror Hantu Ungu (2013)

Non Fiksi Anak :

200 Fakta Luka, Mengenal Luka dan Penanganannya (2013)

Seri Genius Kids Let’s Sing Woro, Ganbatte Sitta, Good Catch,Pru (2014)

Biografi Ulama-ulama Besar Dunia (2016)

Ayo Mengenal Rukun Iman (2017)

Aku Cinta Masjid (2017)

Kumcer :

Dongeng Anak Islam, Anak Muslim Cerdas (2013)

Seri Cerita Rakyat Dunia, Cerita Rakyat Afrika Selatan (2013)

Kumpulan Cerita Anak Hebat (2014)

Gaya Unik 15 Sahabat Rasulullah  (2014)

Ssst… Itu Cuma Mitos (2015)

Princess Juara (2016)

25 Kumpulan Cerita Bersedekah Cara Rasulullah (2017)

Kisah Hebat 70 Sahabat Rasul (2019)

Amazing Quran Stories (2020)

Seri Sahabat Pilihan, 10 Sahabat Dijamin Masuk Surga (2020)

Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim Adab dan Akhlak (2022)

15 Kisah Akhlak Pembangun Karakter Anak Shaleh (2023)

Pictbook :

Minmie’s Pastri, My Lovely Brownies (2012)

Seri Teka-teki (2013 dan 2014)

Seri Aktivitas Anak Muslim Ceria (2015)

Seri Teka-teki Hari Ceria Islam ( 2015)

Seri Teka-teki Hari Raya Islam (Terbit di Malaysia, 2016)

Seri Dokter Kecil (2015-2016)

Seri Hewan Langka (2018)

Seri Panglima Muslim Penakluk Negeri (2018)

Bermain Sambil Belajar Puasa (2021)

Seri Teka-teki Hari Ceria Islam e-book (2022)

Novel Young Adult Islami: 

Simfoni Cahaya (2016)

Komik:

Cindaku (2015)

Penghargaan Yang Pernah Diraih : 

  1. 2013 : Juara 1 Lomba Blog Pilkada Bekasi yang diselenggarakan Bloger Bekasi
  2. 2013 : Juara 3 Lomba Novel Islami, Bunyan Bentang Pustaka. Novelnya sudah diterbitkan dengan judul Simfoni Cahaya.
  3. 2013 : Naskah Favorit di beberapa lomba Antara lain :
    • Blog FPKR (Forum Peduli Kesehatan Rakyat)
    • Festival Fiksi Anak (Kompasiana) à Buku diterbitkan dengan judul Hantu Siul
  4. 2014 : Juara 3 dalam acara Keep Calm & Write Blog Writing Competition
  5. 2014 : Peserta Menulis Dongeng oleh Kompas dan Nusantara Bertutur naskah dimuat di Kompas Klasika dan dibukukan dengan judul Dongeng Fabel
  6. 2014 : Penghargaan Kategori Buku Fiksi Anak Terbaik versi IBF AWARD (Buku Dongeng Anak Islam, Anak Muslim Cerdas)

IG          : @nelfisyafrina
FB         : Nelfi Syafrina
Twiter : @nelfisyafrina

Saturday, March 9, 2024

العمرة

الاختبار

بسم الله الرحمن الرحيم 

سافرت للعمرة مع أسرتي بالطائرة السعودية في سنة ٢٠١٦ والحمد لله. 

وصلنا إلى مطار الجدة في الساعة الثالثة ليلا بعد عشرة ساعات في الطائرة.
 
ما شاء الله...كنت سعيدة جدا. و أخذنا الميقات في المطار.

ثم اغتسلنا في الحمام وصلينا ركعتين لقضاء صلاة سنة الإحرام في مصلى.

ثم ذهبنا إلى فندق في مكة بالحافلة ووصلنا هناك عندما سمعنا اذان الصبح.

ثم صلينا الصبح في فندق و استرحنا ساعاتين لنوم.

 و بعد ذالك ذهبنا إلى المطعم لتناول الفطور. 

ثم استعددنا لقضاء الطواف و السعي والتحلل في المسجد الحرام.

وبعد انتهينا من كل عمليات العمرة، رجعنا إلي فندق. 

ثم استرحنا حتي العصر.

ثم صلينا في المسجد الحرام حتى العشاء. 

واقمنا في مكة حوالي أربعة ايام.

و بعد ذلك زرنا مدينة رسول الله صلى الله عليه وسلم. 

و صلين في المسجد النبوي و في اليوم التالي زرنا جبل  ثور وحديقة التمر و مسجد قباء.

وصلينا ركعتين في المسجد القباء.

واقمنا في مدينة رسول الله صلى الله عليه وسلم أربعة أيام تقريبا. 

ثم رجعنا إلي بلادنا في يوم التاسع من الرحلة والحمدلله. 

Thursday, November 9, 2023

Satu Kata Pembangkit Semangat

 Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahirabbil alamiin...

Terima kasih ya Allah... Terima kasih... Terima kasih.

Hari ini saya bahagia, terharu dan sangat emosional karena satu kata tulus dari seorang ibu yang menanyakan kabar saya dengan panggilan terindah yang sudah lama tidak saya dengar. Karena sangat terpesona dengan panggilan itu, saya jadi menahan tangis haru Bahkan sampai saat menulis ini, saya masih saja menangis karena haru. Maa syaa Allah. Alhamdulillah... 

"Anakku, bagaimana kabarmu?" 

Kalimat yang sering diucapkan Ayah saya ketika beliau masih bersama kami dulu. Sudah lama sekali saya tidak mendengar kata sapaan dengan panggilan 'anakku' . Tapi Alhamdulillah hari ini saya mendengarkannya atas izin Allah.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya saya akan mendengar kata-kata itu lagi setelah sekian tahun. Rasanya sangat terharu, sangat emosional sehingga membuat saya kehilangan kata-kata untuk menjawab ketulusan sapaan itu. Maafkan saya ya ibu... Sekali lagi maafkan saya...

Ingin rasanya saat itu saya berlari menghampiri ibu di sana. Memeluk ibu dan bersujud di kaki ibu, karena ibu sudah membuat saya mendengar kata-kata indah yang sangat saya rindukan. Mungkin terdengar berlebihan, tapi begitulah, berlebihan bagi sebagian orang, tapi sangat berarti bagi sebagian lainnya.

Saya juga sering menggunakan kata 'anakku' untuk memanggil anak-anak saya. Tapi ketika saya mendengar kata itu untuk memanggil saya. Allah... sangat indah dan merdu sehingga membuat hari terasa lebih mudah. Begitu dahsyatnya kata-kata mempengaruhi seseorang. 

Insyallah saya akan selalu mengingat hal ini. Saya akan menjadikan ucapan ibu sebagai teladan bagi saya agar saya bisa berucap yang baik juga kepada orang lain. Kita tak tahu, ucapan yang kita berikan pada orang lain bisa saja membuat hari seseorang dari hari buruk menjadi hari baik disebabkan ucapan tulus kita. 

Terima kasih ya ibu. Terima kasih tak terhingga. Hanya Allah yang bisa membalas ketulusan Ibu dan keluarga. 

Maafkan saya karena tidak bisa berbicara banyak dengan ibu. Pengetahuan bahasa saya terbatas, apalagi saya benar-benar kehilangan kata-kata begitu mendengar sapaan ibu. Allah Maha Tahu apa yang ingin saya sampaikan pada ibu. 

Saya hanya bisa mendoakan agar Allah selalu menjaga ibu dan keluarga di mana pun ibu dan keluarga berada. Semoga ibu selalu sehat dan berlimpah rahmat Allah.

Saya menyayangi dan mencintai ibu karena Allah. Izinkan saya menyebutmu dalam doa saya ya ibu. Walau kita tak pernah bertemu, saya yakin silaturrahim kita akan selalu terjaga atas izin Allah. Saya berharap dan memohon pada Allah, suatu hari nanti kita bisa bertemu. Aamiin...


Sunday, September 24, 2023

Kejadian Membingungkan Di Pesawat

 Bismillahirrahmanirrahim

Jumat 8 September 2023 lalu, saya tiba-tiba harus berangkat ke kampung halaman di Bukittinggi, Sumbar. Sebenarnya sudah 4 tahun lebih saya tidak pulang kampung. Apalagi pulang kampung kali ini, saya berangkat sendiri, jadi agak bingung juga pas check in di Bandara.

Alhamdulillah proses check in berjalan normal. Saya bangga mengangkat koper yang cukup berat sendirian, karena biasanya kan ada suami atau Hikmal anak kedua yang badannya cukup kuat untuk mengangkat barang berat. Hehehe... Setelah sampai di ruang tunggu keberangkatan, saya pun memanfaatkan waktu dengan membaca. Sampai akhirnya para penumpang disuruh masuk ke dalam pesawat.

Saya pun mengecek boarding pass saya dan mengingat nomor tempat duduk saya. Selanjutnya saya masuk ke dalam pesawat bersama penumpang lain. Saya berhasil menemukan tempat duduk saya yang ternyata di barisan paling belakang. Yaitu nomor kursi 36D. Dengan yakin, saya pun duduk di samping jendela. 

Beberapa menit kemudian, seorang perempuan (mungkin seusia dengan saya) bertanya," Ibu nomor kursinya berapa?" 

"Tiga enam de," jawab saya yakin.

"Tiga enam de itu di sisi sini bu. Di sana tiga enam ef," ucap perempuan itu dengan raut sedikit kesal pada saya.

"Oh, maaf, saya salah ternyata. Saya pikir de di sini," saya pun berdiri dan berusaha keluar dari deretan kursi tiga enam itu.

"Kalau ibu mau di tengah, gak apa-apa bu. Saya mau kok di pinggir ini," ucap seorang laki-laki paruh baya yang berada di samping perempuan itu pada saya.

"Nomor kursi bapak E kan? Jadi saya aja yang di pinggir, gak apa-apa kok pak," jawab saya. 

"Nggak apa-apa, ibu aja yang di tengah," ucapnya bersikeras. 

Ya Allah... saya malas berdebat, kuatir penumpang lain marah, karena masih banyak penumpang yang belum duduk di kursi mereka. Saya pun duduk di tengah sesuai dengan keinginan bapak itu.

Tak lama kemudian, pesawat pun berangkat. Seperti biasa, penumpang diminta berdoa menurut kepercayaan masing-masing. Perempuan di sebelah saya terlihat sangat tegang ketika pesawat lepas landas. Dia berulang kali bergumam," Kok seperti ini banget ya? Biasanya tidak seburuk ini guncangannya?" Ya Allah... saya yang tadi sudah berusaha menenangkan diri, jadi tidak nyaman dengan gumamannya yang cukup jelas terdengar di kuping saya.

Saya tidak menanggapi perempuan itu. Saya hanya memperbanyak zikir aja agar saya kembali tenang. Saya alihkan pandangan ke arah jok tempat dokumen doa dan panduan keselamatan penerbangan di letakkan. Saat itu, saya melihat ada dua kantong snack yang diletakkan di jok di depan perempuan di samping kanan saya. Saya bingung, kenapa dia dapat dua snack dari pramugari? Ohya, snack itu sudah dibagikan saat pemeriksaan terakhir sebelum masuk pesawat.

Refleks saya melirik ke jok di sisi kiri saya. Bapak di samping kiri saya ternyata tidak membawa snacknya. Subhanallah... jadi mereka berdua sepertinya teman satu perjalanan, pikir saya. Kenapa mereka tidak mau duduk berdekatan? Ah sudahlah apa peduli saya. Saya pun kembali berzikir untuk mengurangi rasa cemas saya.

Beberapa menit kemudian, saya lihat perempuan itu tidur dengan menutup jendela pesawat. Dia bersandar ke jendela itu. "Oh, mungkin ini sebabnya dia ngotot ingin duduk di sana, biar dia bisa menyandarkan kepalanya ke jendela pesawat," demikian pikir saya.

Setengah jam sebelum pesawat mendarat, si bapak itu pun membangunkan teman seperjalanannya tadi. Tentunya tangannya melewati depan dada saya. Dia menyodorkan tangannya ke temannya tanpa permisi ke saya sebelumnya. Sungguh saya kaget saat itu. Ya Allah... bersyukur saya nggak kelepasan memukul tangan bapak itu. Karena tiba-tiba berada di depan dada saya, itu sangat membuat kaget dan kesal. Saya segera menarik badan ke belakang. Sambil beristighfar berulang kali. 

Tak lama kemudian, pilot pun mengumumkan bahwa pesawat akan segera mendarat. Saya berdoa pada Allah, cukup sekali ini saja saya merasakan hal yang tidak menyenangkan ini. Aamiin...



Sunday, July 30, 2023

الحوار بيني و ابنتي


كنت حزينة جدا وسألت ابنتي، "لماذا تحزنين يا أمي؟"

فأجبت، "لأن أستاذي قال لي إني لم أقرأ ولم أسمع اللغة العربية كثيرا يا ابنتي."

قالت"ولكن يا أمي، رأيت أنك سمعت و شاهدت كثيرا جدا من القنوات العربية في يوتوب."

قلت ،"نعم، ولكن كما قال أستاذي، في الحقيقة هذه لا تكفى. لا بد علي أن أقرأ أكثر من ذلك. بل لدي مشكلة. انا لم أملك كتاب القصص باللغة العربية 
لأقرأها، ولم أستطع ان أقرأ في الحاسوب."

قالت،"و لكن لديك كتاب تكلم العربية و مئة محادثة العربية يا أمي و قرأت كلهم، أليس كذلك؟ "

قلت،"بلى، قرأت كلهم والحمدلله. ولكن ما زال لا يكفى."

قالت،"لماذا يا أمي؟"

قلت،"لا أعرف، ممكن لم أمارس اللغة العربية كل يوم أو ممكن بسبب عمري؟"

قالت،"آه... ممكن. ولكن أمي، هل من الممكن أن تتكلمي اللغة العربية مع أصدقائك في مجموعة؟"

قلت،"ممكن، بل هم مشغولون جدا و أنا كذلك."

قالت ،"لا بأس يا أمي، أصبر فقط. شيئا فشيئا، الله يعلم بما كسبت، يسر الله لك تعلم اللغة العربية يا أمي."

قلت ،"اللهم آمين يارب العالمين. جزاك الله خيرا على اهتمامك يا ابنتي. عسى الله يحفظك. "

وقالت ابنتي بالتبسم، "اللهم آمين. آه أمي، هل تقرئين كتاب العربية بصوتك؟"

 قلت، "،أظن لا، أقرأها صمتا. لماذا يا ابنتي ؟"
قالت، "هاهاها ممكن هذا هو سبب أنك لا تستطيعين أن تتكلمي اللغة العربية يا أمي 

قلت، "هاهاها ممكن يا ابنتي الله المستعان." 😁

Friday, July 14, 2023

Mendapatkan Kalimat Penguat Dari Teman Itu Sangat Melegakan

Bismillahirrahmanirrahim 
Betapa mempunyai teman-teman satu lingkaran yang saling mengenal dan menyayangi karena Allah itu sangat terasa manfaatnya. 

Seperti yang baru saya alami hari ini. Ceritanya saya curhat ke teman-teman tentang saya yang tidak  berani mengantar Hauzan ke sekolah barunya karena cukup jauh dari rumah. 

Biasanya saya hanya membawa motor paling jauh 3 KM saja dari rumah. Itu juga jarang sekali ke jalan raya utama atau jalan arteri.
Sekarang sekolah Hauzan yang baru harus lewat jalan arteri dengan berbagai kendaraan yang melintas di sana. Ada truk, kontainer, fuso dan lainnya. 

Saya tak bisa membayangkan diri saya membonceng Hauzan berada di antara mobil besar2 itu. Jadi saya pikir saya akan mencari driver aja untuk anter jemput hauzan. 
Sayangnya sampai hari ini saya belum menemukan driver. Sedangkan sekolah dimulai dalam 2 hari lagi.

Jadilah saya curhat ke teman-teman yang Alhamdulillah mendukung saya dan menguatkan saya untuk mengantar hauzan sekolah. 

"Pelan pelan aja jalannya, Bu. Insyaallah bisa. Insyaallah dimudahkan Allah. Dengan kekuatan cinta dari ibu untuk anaknya, Allah pasti mudahkan semuanya. Lama-lama jadi terbiasa dan pasti rasa takut dan khawatirnya hilang." Demikian mereka memberi semangat. 

"Tapi saya bukan hanya takut, tangan saya juga sering sakit kalau bawa motor jauh jauh. Sering kesemutan malah," saya masih memberi alasan.

"Insyaallah tangan ibu, Allah sembuhkan. Yakin saja. Karena Allah sesuai persangkaan hambaNya kan?" Tambah ustadzah saya. 
Ya Allah... benar sekali. Ini yang sering terlupa. Padahal sudah ratusan kali dibaca, didengar dari ustadz,  ustadzah,  baik secara langsung maupun lewat kajian online berupa yutub dan lainnya.

Allah sesuai sangkaan hambaNya. Jadi jika saya bersangka baik pada Allah, bahwa saya mampu dan Allah pasti memudahkan saya, menghilangkan kekhawatiran dan ketakutan saya, pasti itu yang akan Allah berikan. 
Terima kasih sudah menguatkan saya ya teman-teman. Semoga Allah menjaga kalian semua dan memberikan limpahkan rahmatNya kepada kalian. 

Semoga kita selalu saling menguatkan dalam semua hal. Semoga kelak Allah jadikan kita penghuni surgaNya. Aamiin... 

Thursday, July 6, 2023

Kecewa

Bismillahirrahmanirrahim 
Kecewa pada seseorang pasti pernah dialami semua orang. Namun tidak semua orang bisa menghadapi rasa kecewanya terhadap sesuatu atau seseorang. 

Sebagian orang memilih untuk memelihara dendam ketika kecewa. Sebagian lagi membiarkannya begitu saja. Sebagian lagi mencari hikmah dari rasa kecewanya.

Lalu bagaimana caranya agar rasa kecewa kepada orang yang membuat kecewa itu tidak menyakitkan kita? Tidak membuat kita sedih dan sakit hati. 

Lebih baik memilih saran dari beberapa ustadz dari kajian kajian mereka. Atau bisa juga memilih saran dari buku2 yang ditulis para ulama.

Contohnya begini, suatu kali kita kecewa dengan tingkah laku anak yang belum sesuai dengan keinginan kita dan keinginan Allah. Segera instropeksi diri, pasti ada hikmahnya. 

Allah sedang mengajari kita untuk terus mengajarkan kebaikan pada anak-anak kita. Hilangkan rasa kecewa dengan kalimat bahwa tak semua anak mudah menerima ajaran kebaikan. 

Sama seperti anak nabi Nuh AS yg membangkang pada Allah dan ayahnya yang seorang nabi. Kita bisa lebih sedikit lega karena anak kita tidak seperti anak nabi Nuh AS. Yang membangkang dan menolak Allah dan Rasul Nya.
Insyaallah anak kita masih bisa terus kita ajak kepada kebaikan dan terus kita doakan kepada Allah, agar Allah memberikan hidayah kepadanya. 

Atau suami/istri kita masih jauh dari ajaran Allah dan Rasul Nya. Ingatlah, bahwa Allah juga menguji sayyidah Asiah dengan suaminya Firaun yang menolak mengesakan Allah.

Ingat juga istri Nabi Nuh dan Nabi Luth yang membangkang pada Allah dan Rasul Nya.

Alhamdulillah suami/istri kita tidak sampai seperti firaun dan tidak seperti istri Nabi Nuh dan Nabi Luth.

Dengan demikian kekecewaan kita bisa sedikit mereka. Bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini. Bahwa kita harus memperbanyak doa kepada Allah. Bahwa kita harus makin mendekatkan diri pada Allah agar Allah mengabulkan doa-doa kita. Agar kelak Allah pertemukan kita dan keluarga kita kelak di surgaNya. Aamiin.

Sunday, June 11, 2023

Yakin Atas Pertolongan Allah

Bismillahirrahmanirrahim 
Sahabat, hidup adalah sekumpulan ujian yang harus kita hadapi. Jika kau merasa ujianmu terlalu berat, segeralah kembali pada Allah. 

Allah tidak akan memberimu ujian di luar kemampuanmu memikulnya. Bahkan ibunda Maryam yang sangat kita tahu ke shalihahannya juga diuji oleh Allah. 
Beliau bahkan tak sanggup menanggung ujian itu hingga rasanya beliau ingin mati saja.
Sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Al Quran surah Maryam ayat 24 yang artinya :

فَاَ جَآءَهَا الْمَخَا ضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِ ۚ قَا لَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا
fa ajaaa-ahal-makhoodhu ilaa jiz'in-nakhlah, qoolat yaa laitanii mittu qobla haazaa wa kungtu nas-yam mangsiyyaa

"Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, "Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.""
(QS. Maryam 19: Ayat 23)

Ibunda Nabi Isa AS ini merasa tak berdaya dengan ujian yang menimpanya hingga beliau merasa ingin mati saja. 

Tentu beliau bukan benar-benar ingin mati
Ini hanya sebuah perasaan yang meluap karena merasa malu, takut, dan perasaan lainnya yang rasanya tak bisa beliau atasi.
Saat beliau berkata demikian, Allah mengutus malaikat Jibril untuk menenangkan beliau. 
Sebagaimana difirmankan Allah dalam ayat berikutnya di surah maryam. Yang bunyinya seperti berikut ini:

فَنَا دٰٮهَا مِنْ تَحْتِهَاۤ اَ لَّا تَحْزَنِيْ قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا
fa naadaahaa ming tahtihaaa allaa tahzanii qod ja'ala robbuki tahtaki sariyyaa

"Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, "Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu."
(QS. Maryam 19: Ayat 24)

Dari kisah ini, kita bisa mengambil hikmah. Jika kita sedang merasa ujian yang kita alami sangat berat, segeralah mencari pertolongan. Pertama tentu minta pertolongan kepada Allah. Biarkan Allah yang menuntun seseorang untuk membantu kita menyelesaikan dan menghadapi ujian kita.

Allah akan mendatangkan penolong yang tepat untuk kita. Insyaallah semua ujian itu akan mudah kita lalui atas izin Allah. Sebagaimana malaikat Jibril memberikan solusi bagi bunda Maryam sebagaimana firman Allah dalam ayat selanjutnya di surah Maryam yang berbunyi:

فَكُلِيْ وَا شْرَبِيْ وَقَرِّيْ عَيْنًا ۚ فَاِ مَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ اَحَدًا ۙ فَقُوْلِيْۤ اِنِّيْ نَذَرْتُ لِلرَّحْمٰنِ صَوْمًا فَلَنْ اُكَلِّمَ الْيَوْمَ اِنْسِيًّا 
fa kulii wasyrobii wa qorrii 'ainaa, fa immaa taroyinna minal-basyari ahadang fa quuliii innii nazartu lir-rohmaani shoumang fa lan ukallimal-yauma ingsiyyaa

"Maka makan, minum, dan bersenang hatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.""
(QS. Maryam 19: Ayat 26)

Sahabatku semoga Allah segera memberikan pertolonganNya padamu jika saat ini kalian mengalami ujian yang berat. Kuncinya hanyalah satu. Pasrahkan, ikhlaskan semua urusanmu pada Allah. Yakin bahwa pertolongan Allah akan menghampirimu Sebagaimana yakinnya Nabi Ibrahim pada Allah bahwa Allah akan menolongnya ketika beliau dilemparkan ke dalam kobaran api.

Dan seperti yakinnya nabi Musa bahwa Allah akan menyelamatkannya dari kejaran Firaun dan pasukannya. Insyaallah dengan yakin sepenuhnya pada pertolongan Allah itu, kita mampu menghadapi semua ujian kita. Aamiin. 

Berikut saya kutip sebuah doa yang sering dibaca Rasulullah SAW saat beliau berdoa ketika berada dalam kesulitan. Saya mendapatkan doa ini di sini . Begini bunyi doanya: 

لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ


Ayo kita baca doa ini saat kita berharap pada Allah agar kesulitan kita bisa segera diatasi! Semoga pertolongan Allah segera menghampiri kita dan kita berhasil melewati semua ujianNya dengan takwa. Aamiin..

Friday, June 2, 2023

احب اللغةالعربية

عندما كنت طالبة في مدرسة الثانوية، أريد أن أكون مدرسة للغة العربية لأنني أحب اللغة العربية .و أريد أن أتعلم اللغة العربية في جامعة الأزهر في القاهرة بمصر إن شاء الله.
ثم اكتشفت المدرسة العالية المتخصصة في دراسة اللغة العربية. 

وجدتها في مدينة فادنغ فانجانغ حوالي عشرون كيلو متر من بيتي والحمد لله، ولكن أبي لا يأذن لي أن أدرس بعيدا عن بيتي لأنه مريض. 
هو يريدني أن أدرس في مدرسة التمريض القريبة من بيتي.

في الحقيقة أنا حزينة جدا ولكنني أحبه كثيرا جدا جدا. و انا اتبعته.
ولكن لم أتخل عن رغبتي كي أصبح مدرسة للغة العربية . و أنا درست اللغة العربية في دورة اللغة العربية قريبا من بيتي شهرا فقط. لأني مشغولة جدا بدراستي في مدرسة التمريض.

 أجبرت على نسيان رغبتي. ما أحزن قلبي. ولكن لا بأس، إن شاء الله هذا هو خير عند الله.
 
وذات يوم في سنة ٢٠٢١ وجدت قناة عارب فودقس. ذكرت إني أريد أن أتعلم اللغة العربية. وشاهدت كل المرئيات فيها. ووجدت أن الأستاذ شادي يدرس في دورة تكلم العربية عبر زوم. 
طبعا سأسجل فيها مباشرة.

والآن أنا أتعلم اللغة العربية مع أستاذ شادي من مصر وهو من جامعة الأزهر والحمد لله. استجاب الله دعائي بتعلمي معه. بارك الله فيكم يا أستاذنا الكريم. حفظكم الله وصحتكم ويسر الله لكم في أمركم اللهم آمين يارب العالمين.