Skip to main content

Pentingnya Mencatat Utang

Semua manusia pasti pernah berutang. Termasuk saya. Entah itu utang dalam jumlah kecil. Seperti utang ke tukang sayur. Atau utang dalam jumlah besar, seperti kredit motor, mobil bahkan rumah.
     Untuk utang ke bank atau kredit, biasanya kita pasti sudah tahu dan sudah mencatatnya. Karena saat akad kredit ada catatan tersendiri untuk itu. Yang seringkali kita lupa adalah utang yang kecil atau utang ke selain bank. Seperti utang ke saudara, tetangga,tukang sayur, ke teman dan lainnya.
      Nah, saran saya, sebaiknya tahun baru ini, jadikanlah membayar semua utang menjadi sebuah resolusi. Kalau perlu untuk tidak berutang sama sekali. Dimulai dengan mencatat utang yang pernah ada. Lalu bayarlah satu persatu utang tersebut.

      Guna mencatat utang sangat banyak. Pertama agar kita selalu ingat untuk membayarnya. Lalu kita juga ingat berapa jumlah utang kita pada seseorang. Kalau perlu minta tanda tangan pada orang tempat kita berutang. Agar saling mengetahui jumlah utang dan piutang.
       Selain untuk mengingatkan waktu membayar utang, mencatat utang kita juga berguna untuk mengingatkan diri agar kita tidak berutang lagi. Harapannya, ketika kita melihat jumlah utang yang tertera dalam catatan kita, maka kita akan berhati-hati atau menahan diri untuk berutang lagi.
       Manfaat yang paling penting adalah dengan mencatat utang tersebut, ahli waris kita akan bisa membayarkan utang kita jika kita belum mampu membayarnya hingga Allah memanggil kita. Karena utang kepada manusia harus dibayar. Jadi ahli waris bagi orang yang telah meninggal, wajib membayarkan utang orang yang telah meninggal tersebut.
      Ahli waris bukan saja harus menyegerakan membayar utang kepada manusia, tapi juga utang kepada Allah. Utang itu bisa berupa nazar atau kafarat seperi fidyah puasa dan nazar lainnya.
       Jadi, jika bernazar, maka catatlah nazar itu, karena nazar sama dengan utang yang harus dibayarkan. Beri tanda centang atau coretlah pada utang yang sudah dibayar. Kalau perlu catat tanggal atau waktu pembayarannya.
      Semoga kita dijauhi dari berutang dan menunda pembayarannya. Semoga Allah memberikan kelebihan rezeki kepada kita untuk segera membayar utang. Aamiin...

Comments

  1. Replies
    1. hehehe... sebaiknya begitu Mbak Lidya. ^_^ ini juga nasehat untuk diri saya sendiri. :D

      Delete
  2. makasih info nya mbak
    salam sukses

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih juga sudah mampir ya Mbak Resin. salam kenal dan salam sukses juga. ^_^

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. ^_^

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.