Skip to main content

Tugas #3 Kelas Ajaib Online



 Bab 1 :
Pengenalan sosok Nava yang ceria, mengenakan hijab sejak SMP. Dia bekerja sebagai seorang perawat di RS Swasta di Bukittinggi, ruangan penyakit bedah. Nava mudah diterima baik oleh temannya maupun oleh pasien yang dirawatnya. Tak jarang Nava diminta temannya untuk membujuk pasien meminum obat atau melakukan terapi lainnya.
Koordinator perawat di ruangan Operasi ternyata tidak suka pada Nava. Alasannya tidak jelas. Namanya Feni. Setiap bertemu Nava ketika menjemput pasien selesai operasi, Feni selalu memperlihatkan tampang kesal. Kadang beberapa kali dia tidak memberikan keterangan yang jelas kepada Nava tentang perawatan pasien tersebut selanjutnya. Akibatnya Nava ditegur koordinator ruangannya.


Bab 2
Nava menerima pasien pasca operasi patah tulang kaki. Pasien itu adalah seorang turis Jepang, dia mengalami kecelakaan mobil ketika hendak menyeberang jalan. Dia tidak mengerti Bahasa Indonesia. Bahasa Inggrisnya pun tidak lancar. Nava dan teman-temannya menemukan kesulitan  berkomunikasi dengan pasien itu. Karena pasien itu tidak ada yang menjaga, jadi koordinator ruangan Nava, meminta Nava  yang menjaga pasien itu.  Nava bersedia, dia menjaga pasien yang dirawat di ruangan VIP itu beberapa hari sampai pasien infus pasien itu dilepas.
Feni menghembuskan fitnah bahwa telah terjadi sesuatu antara Nava dan pasien dari Jepang itu. Feni mengatakan bahwa ia melihat  Nava berpelukan dengan pasiennya di kamar. Saat itu Feni sedang bertugas menjadi suster jaga keliling pada hari Minggu pagi .
Koordinator ruangan Nava marah besar. Nava sudah menjelaskan ia tidak melakukan itu. Nava hanya membantu mengantar pasiennya itu ke kamar mandi. Karena pasien itu masih belum bisa menggunakan tongkatnya, makanya Nava membantu dengan cara memegangi pinggangnya dan pasiennya memegangi pundak Nava. Hal itu biasa dilakukan perawat terhadap pasiennya. Tapi Feni menambahkan bahwa Nava sengaja memeluk Mr. Kazuo seperti layaknya kekasihnya.
Nava terpaksa harus menghadap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya itu pada Kepala Keperawatan rumah sakit tersebut. Nava meminta koordinator ruangan, dan Kepala Keperawatan untuk menanyakannya pada Mr. Kazuo sebelum memutuskan memberi hukuman padanya.

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.