Kembali Berbagi Ilmu di FLP Kids Bekasi

                                        Selesai bikin cerpen berfoto dulu bersama Hana, kak Uci dan kakak FLP Bekasi.

Minggu 1 Juli 2012 lalu saya kembali diminta pengurus FLP Bekasi untuk berbagi ilmu kepada adik-adik FLP Kids Bekasi. Seperti biasa acara dimulai pada pukul 10.00 WIB. Hanya ada Hana yang hadir saat itu. Sama seperti beberapa minggu yang lalu ketika saya berbagi ilmu yang bertempat di Unisma tersebut. Tapi tak mengapa, saya senang masih ada anak yang bersemangat menulis. Saya langsung mengajak Hana untuk memulai sesi berbagi cara membuat ending yang memukau, sesuai dengan tema yang diminta pengurus FLP Bekasi.
Pertama saya menjelaskan pada Hana tentang bagaimana membuat suatu ending untuk sebuah cerpen. Setelah itu saya meminta Hana membaca beberapa cerpen yang ada di majalah bobo dan majalah Imut salah satunya cerpen saya yang dimuat di majalah itu. saya sengaja membawa majalah-majalah itu dengan tujuan setelah membaca cerpen-cerpen yang ada di majalah tersebut, Hana bisa mengerti ending apa yang sudah dibuat oleh penulisnya. Saya berharap Hana juga bisa membuat ending memukau seperti yang dibuat oleh para penulis cerpen tersebut.
Untunglah Hana mengerti dengan penjelasan saya, dia bisa menjawab pertanyaan saya seputar ending yang terdapat di masing-masing cerpen tersebut. Selanjutnya saya minta Hana membuat sebuah cerpen berikut ending yang memukau seperti yang baru saja dibacanya.
Pertama Hana sempat bingung, mau membuat cerita tentang apa. Saya berusaha menggali ide dengan menyebutkan beberapa contoh. Kebetulan Hana beberapa kali saya baca suka menulis tentang fabel. Saya akhirnya menggali idenya dari beberapa binatang. Saya bercerita tentang beberapa fabel yang unik dengan ending menarik.
Ketika asyik memberi contoh, lewatlah seekor kecoa di depan kami. Tak ayal kami yang ada di teras masjid Unisma itu langsung berloncatan kaget. Karena saat itu bukan saya dan Hana saja yang berada di sana. Ada Mas Sudi, Kak Uci dan beberapa penulis dewasa lainnya yang sedang mendapat materi traveling di sebelah kami.
'Kehadiran' kecoa itu membuka inspirasi Hana. Tadinya saya menyarankan Hana menulis tentang kecoa ajaib. Ternyata Hana lebih memilih tema berbeda. Melihat kecoa, dia jadi ingat cicak, binatang yang juga sering lewat di depannya. Cerpen tentang cicak pun akhirnya berhasil ditulis Hana.
Karena waktu shalat zuhur telah tiba, akhirnya Hana memperlihatkan pada saya cerpen dengan ending yang masih menggantung. menurut hana, dia masih ingin melanjutkan cerpen itu di rumah. Saya setuju, kebetulan kami sudah berteman di FB, Hana akan mengirim tulisan itu melalui inbox FB hari Senin.
Sampai ketemu lagi di inbox ya Hana. ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kejadian Aneh di Asrama

Summarecon Bekasi, Dekat di Hati