Ayo Mendongeng untuk Anak di Kompas Klasika bersama Nusantara Bertutur

Beberapa bulan lalu, seorang teman dalam grup menulis di Blackberry, meminta kami mengirimkan naskah cerita anak sepanjang 1500 karakter dengan menambahkan pesan moral di akhir cerita. Cerita itu nantinya akan dimuat di rubrik Nusantara Bertutur Kompas Klasika.
      Sebagai penulis, tentu saja saya tidak membuang kesempatan ini. Saya langsung menulis sebuah fabel dengan gurita sebagai tokoh utamanya. Setelah itu saya mengirimkan cerpen itu kepada teman saya melalui email beliau. Kuang lebih sebulan setelah itu, mbak Ida, teman saya ini mengabari, bahwa cerpen saya sudah dibuatkan dummy-nya. Dan sedang dalam pembahasan redaksi Kompas Klasika bersama Ketua Nusantara Bertutur.

      Tentu saja saya senang mendengar kabar itu. Setelah itu saya bertanya tentang kegiatan Nusantara Bertutur. Intinya NUBI (singkatan Nusantara Bertutur) ingin mengajak semua orangtua untuk mendongeng pada anka-anak mereka. Tentunya dengan dongeng yang memiliki nilai karakter membangun bagi perkembangan anak-anak. Karena seperti kita tahu, banyak sekali dongeng dan legenda zaman dulu yang terkesan tidak membangun nilai karakter yang baik bagi anak-anak.
       NUBI mempunyai kriteria tersendiri untuk nilai karakter yang mereka usung.Diharapkan, para pendongeng / penulis cerita, memasukkan salah satu unsur nilai karakter tersebut ke dalam setiap dongeng cerita mereka.
      Sebulan kemudian, naskah yang saya kirim dengan judul Gru, Sahabat Sejati, akhirnya dimuat di Kompas Klasika. Ini menjadi dongeng perdana bagi kerjasama NUBI dengan Kompas Klasika. Selanjutnya, dongeng dari para pendongeng dan penulis cerita anak, menghiasi halaman ini setiap minggunya.
        Uniknya, setiap dongeng yang dimuat, juga dibuatkan versi video dan audionya. Jadi jika sahabat membaca rubrik NUBI di Kompas Klasika, coba perhatikan barkode yang ada di samping dongeng. Barkode itu bisa di scan dan digunakan untuk mengunduh audio atau video dari dongeng yang sudah dimuat. Video dongeng ini juga bisa dilihat di you tube. Sehingga, orangtua terbantu ketika mendongeng untuk putra-putri mereka.
      Berikut dongeng saya yang sudah dimuat di Kompas Klasika yang berjudul Gru, Sahabat Sejati.

http://www.youtube.com/watch?v=UFAnbpA0s5o

         Beberapa minggu lalu, Nusantara Bertutur yang sangat serius ingin membangun karakter anak bangsa melalui dongeng ini, mengadakan sebuah workshop dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten di bidangnya. Saya berkesempatan datang dan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dalam dunia menulis cerita untuk anak-anak ini. Salah satu pembicaranya adalah Mbak Tika Bisono, seorang psikolog yang sangat konsern terhadap pembangunan nilai karakter anak bangsa.
      Saya bersama lima puluh pemerhati anak lainnya, mendapatkan pencerahan setelah mengikuti workshop ini. Saya mengajak semua orangtua, untuk menyediakan waktu membacakan dongeng untuk anak-anak tersayang. Melalui dongeng, kita bisa juga mengajarkan seks edukasi yang saat ini sangat dibutuhkan. Saya begitu miris menonton berita yang akhir-akhir ini menimpa anak-anak. Semoga ke depan, tidak ada lagi kita dengar berita yang sangat menyeramkan seputar pelecehan seksual, pembunuhan yang terjadi pada anak-anak.
       Mendongeng, tidak saja bermanfaat bagi anak-anak, tapi juga bagi kita para orangtua. Saat mendongeng, kita pasti akan sangat dekat dengan anak-anak secara emosional. Saat itu kita bisa mendengarkan semua keluh kesah dan cerita mereka tentang hari yang mereka jalani. Jika hal ini kita biasakan, Insyaallah anak tidak canggung lagi menanyakan dan bercerita berbagai halpada kita. Dan pada akhirnya, mereka bisa terjaga dari ancaman kekerasan seksual maupun kekerasan fisik. Menjadi orangtua, adalah proses panjang yang perlu kita pelajari terus sepanjang masa. Semoga Allah selalu menjaga kita, anak-anak, suami dan semua keluarga kita dari segala macam bentuk kejahatan. aamiin...

         Untuk teman-teman yang ingin mengirim cerita anak ke Kompas Klasika, silakan kirim ke email nusantarabertutur@gmail.com
Jumlah karakter 1800-2000. Bisa genre realis, dongeng, legenda, dan fabel. Seting Indonesia. Jangan lupa selipkan dalam cerita Nilai Karakter yang diharapkan seperti dalam foto di bawah ini. (satu atau dua dari 10 nilai karakter) cerita anak yang kita tulis akan menerima honor dan dibuatkan videonya (didongengkan)


Comments

  1. Terima kasih sharingnya, yaa. Kepingin ikutan lombanya :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. ^_^

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kejadian Aneh di Asrama

Summarecon Bekasi, Dekat di Hati