Friday, January 27, 2012

Kelas menulis Online Bersama Nunik Utami

Workshop Menulis Online Bersama Nunik Utami
Rahasia Menulis Buku Dalam 2 Minggu Dengan Metode KARANG TEBING

Materi:
  • Metode KARANG TEBING dan filosofinya
  • Metode KARANG TEBING, 7 Elemen Yang Harus Diketahui
  • Teknik Membuat Tulisan Dengan Metode KARANG TEBING
  • Praktik Membuat Konsep Naskah Dengan Metode KARANG TEBING
  • Praktik Membuat Naskah Buku Dalam 2 Minggu Dengan Metode KARANG TEBING
  • Porsi 40% teori, 60% praktik

Sekilas tentang pemateri:
Nunik Utami telah membuat 40-an buku sejak 2006, berupa buku anak dan dewasa, baik fiksi maupun nonfiksi, yang diterbitkan oleh DAR! Mizan, Gramedia Pustaka Utama, Elex Media Komputindo, Talikata Publishing House, Salsabila, CIF (Penebar Swadaya), dan lain-lain. Nunik meraih beberapa penghargaan dalam bidang menulis, di antaranya Islamic Book Fair Award 2010 Kategori Buku Fiksi Anak Terbaik, Lomba Menulis Cerpen Betawi Piala Firman Muntaco, dan Lomba Menulis Cerita Remaja Rohto-Lip Ice. Selain menulis, ia juga berprofesi sebagai editor freelance sekaligus trainer penulisan.

Ketentuan:
  • Workshop dilaksanakan secara online melalui group tertutup di Facebook, empat kali pertemuan, yaitu tanggal 14-17 Februari 2012 @2 jam, mulai 19.00-21.00 WIB.
  • Setelah selesai workshop, diskusi akan dilanjutkan hingga satu bulan ke depan.
  • Investasi Rp. 200.000 ditransfer ke BCA KCP Cibubur 6280435005 a/n Nunik Utami atau Bank Mandiri KCP Cibubur 157-00-0151404-2 a/n Nunik Utami.
  • Setelah transfer mohon konfirmasi ke 08159475793.
  • Kirimkan bukti transfer disertai pendaftaran dengan mencantumkan nama, alamat, tempat/tanggal lahir, pekerjaan, dan id Facebook ke alamat email workshopnunikutami@yahoo.com
  • Peserta berusia 25-35 tahun.
  • Tempat terbatas, hanya untuk 10 peserta.

Thursday, January 26, 2012

Sinopsis Kania's Dream

Kania seorang anak perempuan berumur 11 tahun. Ia suka memasak dan suka memanjat pohon. Pada suatu hari Kania melihat iklan lomba memasak di Tabloid Menu. Kania berniat mengikuti lomba itu, karena hadiahnya adalah berlibur ke Pulau Socotra. Pulau yang ditumbuhi pohon-pohon berbentuk aneh. Apalagi jurinya adalah Pak Bondan dan Chef Rex yang terkenal itu.

Kania memikirkan resep yang akan dimasaknya pada saat lomba nanti. Salah satu persyaratan lomba adalah harus resep ciptaan sendiri dan harus resep tradisional, mudah dan murah. Bersama Daren sepupu sekaligus sahabatnya, Kania mengumpulkan berbagai resep masakan tradisional dari internet. Namun ia belum menemukan kombinasi yang sesuai untuk menciptakan masakan baru.

Karena suka memanjat pohon, Kania pun mencari inspirasi di atas pohon jambu milik Pak Rahman. Pak Rahman sebenarnya tidak mengijinkan Kania memanjat pohon itu, tapi Kania berhasil memberi alasan yang tepat, sehingga Pak Rahman bersedia memberi ijin.

Ketika Kania sedang mencari ide memasak di atas pohon, Pak Rahman menawarkan Kania untuk memasak bekicot yang baru diambilnya di sawah. Kania menyanggupinya. Kania berterima kasih kepada Pak Rahman karena telah memberi ide kepadanya. Kania berniat akan membuat masakan berbahan dasar bekicot. Pangek bekicot itulah satu resep yang terlintas dalam pikirannya.

Kania bertemu dengan Helga dan mengajak Helga untuk ikut dalam lomba masak itu. Helga adalah teman Kania, namun Helga selalu iri melihat apa yang dilakukan Kania dan berusaha mengalahkan Kania. Ia meresa lebih hebat dari Kania. Helga sering meledek dan membentak Kania. Kania selalu bisa memaafkan Helga.

Kania bercerita pada ibun tentang keinginannya untuk ikut lomba dan memasak pangek. Saran ibu, jika Kania ingin membuat pangek, maka sebaiknya Kania menggunakan periuk belanga. Kaniapun mencari belanga di pasar hingga ke kampungnya.
Berhasilkah Kania mengikuti lomba? Lalu apa Kania mampu memenangkan lomba masak itu? Untuk mengetahui jawabannya ayo baca novel terbaru saya ini ya.

Berikut endorsemen dari Pak Bondan Winarno, pakar kuliner, penulis dan jurnalis untuk novel anak Kania's Dream ini.

Saya senang melihat inisiatif Nelfi Syafrina menulis novel yang diperuntukkan bagi anak-anak. Kebiasaan atau budaya membaca memang perlu ditumbuhkan sejak anak-anak memasuki awal masa tumbuh-kembangnya.
Seorang anak yang membaca pastilah akan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang lebih luas daripada mereka yang tidak membaca.

Saya makin senang membaca novel anak ini karena Nelfi ternyata memasukkan satu sisi kehidupan yang jarang digarap sebagai thema tulisan berbentuk novel, yaitu: kuliner. Semoga pilihan Nelfi ini dapat ikut meluaskan wawasan anak-anak untuk mempunyai cita-cita yang tidak sekadar menjadi dokter atau insinyur.

Selamat atas terbitnya novel ini. Semoga Nelfi akan menulis lagi, lagi, dan lagi.
 Bondan Winarno

Tuesday, January 24, 2012

Review Novel Anak Panser Little Coobic





 Judul : Panser Little Coobic
  Penulis: Kay Arikunto
  Penerbit : DAR Mizan
  Format : Softcover 
  Harga : Rp 39000 


Setiap selesai ulangan semester pasti anak-anak mengadakan berbagai macam lomba di sekolah mereka. Lomba itu biasa dikenal dengan classmeeting. Kali ini Ken ditunjuk menjadi wakil kelasnya untuk mengikuti lomba masak pada acara tersebut.
Lomba masak! Bagaimana mungkin? Ken kan laki-laki, apalagi hobinya membuat desain dan mengutak-atik sepeda, tak ada hubungan sama sekali dengan memasak. Tapi tidak ada waktu untuk berdebat. Ken harus segera mencari cara agar dia bisa mewakili kelasnya dengan sebaik mungkin.
Untung Bi Min mau mengajarinya memasak. Tapi Bi Min meminta beberapa syarat untuk menjadi guru masak Ken. Ken pun menyanggupinya. Hasilnya, Ken berhasil memasak serabi yang enak.
Sayangnya ada Neil, salah seorang temannya dari kelas lain, yang hampir saja membuat masakan Ken tidak dinilai oleh juri. Kenapa Neil melakukan itu? Lalu ada apa dengan sepeda Alexs salah satu juri pendamping ? Berhasilkah Ken memenangkan lomba masak? Lalu apa maksud dari Jak-Jaguar dan beberapa nama ‘ajaib’ lainnya dalam cerita ini?
Cerita ini secara tidak langsung mengajarkan anak-anak untuk berkompetisi secara sehat dan juga menghargai pengasuh mereka layaknya orang tua mereka sendiri. Cerita ini juga membawa anak-anak untuk berpetualang ke Desa Sidomulyo, Sungai Brantas dan Pemandian Air Panas Hutan Cangar.
Satu hal yang membuat cerita ini bertambah asyik adalah penamaan pada setiap bab. Dalam novel ini setiap bab dinamakan dengan nama alat masak, mulai dari spatula, mixer dan lain sebagainya. Anak-anak benar-benar merasa menjadi seorang koki andal ketika membaca ini, karena di dalamnya disertai resep masakan yang dibuat Ken. Anak-anak pasti bisa mempraktikannya di rumah. Apalagi ceritanya seru dan lucu membuat mereka tidak akan mau melewatkan setiap bab-nya
Di akhir cerita penulis membuka tabir dari judul novel ini. Jika ingin tahu arti dari Panser Little Coobic, ayo baca novel ini. Karena artinya tidaklah seperti yang kita bayangkan!
Selamat membaca.

Sunday, January 22, 2012

Serunya Menghias Donat di Acara Launching Junior Chef

Yunda membuka acara.
Pengunjung acara launching.
Talkshow
Lomba menghias donat.




Siapa yang bawa makanan sore ini? Kak Yunda punya hadia buku. 


Penulis Junior Chef , Yunda dan Kang Rama

Foto bareng yuk... 



Thank's to DTS Voices. ^_^

Alhamdulillah Sabtu 21 Januari 2012 kemarin, launching Novel Anak seri Junior Chef berjalan dengan sukses dan seru. Saya bersama semua penulis seri Junior Chef, editor keren Dadan Rhamadhan dari Dar! Mizan dan Yunda penulis best seller KKPK berhasil membuat hadirin mengikuti lomba menghias donat. Mulai dari para pengunjung cilik yang berumur di bawah 9 tahun, hingga bapak-bapak dan ibu-ibu mereka juga ikut memeriahkan acara ini. Senang sekali rasanya melihat keantusiasan mereka  mengikuti acara ini. Terima kasih atas kehadiran Anda semua pada acara ini. Terima Kasih untuk DTS Voices yang telah berkenan membuat acara ini semakin  meriah dengan penampilan mereka membawakan jingle Junior Chef.
       Ucapan terima kasih tak terhingga saya haturkan kepada Mas Benny Rhamdani yang telah membuat kami terpacu dan bersemangat menulis seri Junior Chef ini, kepada Kang Dadan Ramadhan dan Mbak Beby editor seri Junior Chef.  Kepada Penerbit Mizan yang telah bersedia menerbitkan seri ini. Terima kasih tak terkira kepada Pak Bondan yang telah bersedia 'diganggu' untuk memberikan endorsemen.
      Terima kasih tak terhingga juga kepada adik-adik, ayah dan bunda pembaca seri Junior Chef. Semoga buku ini menginspirasi kita semua untuk menggali potensi anak-anak kita.

Salam kreatif
Nelfi Syafrina

Monday, January 16, 2012

Launching Novel Anak Junior Chef

Talk Show & Launching
Buku Seri Junior Chef

Bersama
Dadan Ramadhan (Editor Buku Seri Junior Chef
Kay Arikunto (Penulis serial Junior Chef) Erna Fitrini (Penulis serial Junior Chef)
Nelfi Sayffrina (Penulis serial Junior Chef)
Dewi "Ichen" Cendika (Penulis serial Junior Chef)
Nancy Duma Sitohang (Penulis serial Junior Chef)

Sabtu 21 Januari 2011, pkl. 16.00 Wib.


"Saya senang membaca novel anak ini karena memasukkan tema kuliner. Semoga dapat ikut meluaskan wawasan anak-anak."

Bondan Winarno--Penulis, wartawan, dan presenter acara kuliner

Tuesday, January 10, 2012

Various Picture Book Class

Alhamdulillah, tadi malam seitar jam 19.00 Wib, kelas menulis picture book dimulai. Untuk pekan pertama ini Kak Indah Juli yang memberikan materi seputar pengenalan picture book dan format picture book. Pekan berikutnya akan dilanjutkan oleh Mbak Shinta Handini dengan tema mengembangkan ide dll. Saya akan menutup materi di pekan ke tiga dengan tema editing dan sinopsis. Walau belum semua peserta hadir di kelas, tapi kelas terasa 'hidup' karena beberapa pertanyaan dari teman-teman yang bersemangat mengikuti kelas ini. Semoga ilmu yang sedikit ini bermanfaat untuk teman-teman. Harapan kami, setelah keluar dari kelas ini, teman-teman bisa menghasilkan karya berupa picture book yang menginspirasi anak-anak. ^-^