Tuesday, February 10, 2015

Anakku Sayang, Berkarya Dulu Aja, Yuk!


                                                                                                     
Jatuh cinta, berjuta rasanya. Begitulah bunyi sebuah bait lagu. Saat itu perasaan seperti melayang. Seolah tiap hari penuh bunga. Merasa selalu ingin dekat dengannya. Dag-dig dug menunggu sms atau bbm darinya. Jika si dia tidak mengirim sms atau bbm, rasa rindu mendera. Demikianlah yang terjadi pada orang yang sedang jatuh cinta.

Cinta itu sebenarnya fitrah. Sesuatu yang diselipkan Allah dalam perasaan dan hati semua manusia. Apa jadinya dunia ini tanpa ada rasa cinta? Cinta itu berasal dari sifat Allah yaitu Arrahman dan Arrahim.
Allah menganugerahkan manusia dengan rasa cinta agar kita hidup di dunia ini saling mengasih dan menyayangi. Bukan hanya kepada manusia saja, Allah menanamkan rasa cinta. Allah juga menanamkan cinta itu pada binatang. Demikian indahnya cinta, sehingga Allah menyelipkan hormon cinta itu dalam tubuh kita, agar kita selalu bahagia.
Ketika Allah memberikan rasa cinta pada kita, maka Allah juga memberikan batasan tertentu pada manusia untuk memberikan cintanya. Misalnya cinta kasih (Rahman) untuk sesama makhluk Allah. Cinta kasih sayang sejati (Rahim) untuk Allah, RasulNya dan keluarga kita.
Contoh cinta kasih (Rahman) adalah ketika kamu menyayangi temanmu. Atau menyayangi fakir miskin atau binatang. Kamu bisa saja memberikan sesuatu pada mereka karena kamu mengasihi mereka.
Kepada keluargamu,khususnya orangtuamu, kepada Allah dan Rasul-Nya, kamu harus memiliki cinta kasih sayang (Rahim). Kamu rela berkorban demi mereka. Demikian juga sebaliknya, mereka rela bersusah payah untuk kamu anak-anak mereka.
Kadang sebagian orang salah menafsirkan cinta. Seperti para remaja yang mulai tertarik dengan lawan jenis. Saat itu mereka beranggapan rasa cinta mereka kepada lawan jenis adalah lumrah. Sejauh masih rasa mengasihi, memang rasa cinta itu lumrah. Tapi ketika sudah lebih daripada itu, rasa cinta kamu sudah salah alamat.
Loh kenapa begitu? Karena rasa cintamu yang luar biasa itu seharusnya untuk orangtua dan keluargamu. Kamu hadir ke dunia ini karena mereka. mereka juga dengan penuh cinta merawat dan mendidikmu. Mereka berharap mereka bisa meraih cintamu seperti mereka mencintaimu.
Ketika ada seseorang menyatakan cinta padamu, maka kamu sebaiknya waspada. Karena biasanya ucapan cinta itu hanyalah semu. Coba kamu perhatikan sekitarmu. Atau mungkin kamu pernah mengalaminya. Ketika seorang cowok “menembakmu” pasti ujungnya dia menginginkan lebih.
Awalnya dia mengajakmu jalan-jalan. Lalu nonton atau main ke rumahnya. Ketika jalan-jalan, dia mulai memegang tanganmu. Lalu setelah itu, dia menginginkan yang lainnya. Mungkin kamu sudah berusaha menolak, karena kamu sudah tahu bahwa sesuai ajaran islam, kamu tidak boleh berpegangan tangan dengan selain muhrimmu. Tapi karena dia memaksa, akhirnya kamu luluh juga.
Nah yang rugi di sini adalah kamu para cewek. Benar kan? Setelah pegangan tangan, lalu si cowok akan meminta yang lain. Sama seperti tadi, kamu tidak bisa menolak. Pertama karena kamu merasa kamu menyayangi dan mencintainya. Sehingga kamu tidak ingin menolak keinginannya. Bisa juga karena kamu diancam akan diputusin jika kamu menolak keinginannya. Nah semakin gawat kan?
Jadilah kamu menyerahkan satu-satunya yang paling berharga pada dirimu, yaitu kehormatanmu. Nauzubillah... Apalagi menurut penelitian, bahwa sebenarnya anak-anak seusia kalian, belum mengerti dengan kesehatan reproduksi. Kamu bisa membaca hasil penelitian itu di sini internet. Jika kalian melakukan zina, maka banyak hal bisa saja terjadi.
Kamu bisa hamil, atau kamu bisa ketularan penyakit kelamin seperti HIV/AIDS, kanker serviks dan lainnya. Hiiiy... ngeri kan? Loh kok bisa begitu? Pasti pertanyaan seperti itu yang melintas di pikiranmu.
Tentu saja bisa. Apa kamu yakin cowok kamu itu belum pernah melakukan hal itu bersama wanita lain? Apa kamu yakin, dia bersih dan sehat dari penyakit kelamin? Nah kamu nggak yakin kan? Kalau pun kamu bertanya padanya, dia tidak akan mengaku. Karena laki-laki baik, tidak akan pernah meminta kamu untuk tidur bersamanya. Jadi cowok yang meminta kamu tidur bersamanya itu, adalah laki-laki yang tidak baik. jadi wajar saja dia membohongimu dari A sampai Z.
Belum lagi bahaya lain mengintaimu. Bahaya apa tuh? Pertama Bahaya Narkoba. Bisa saja kan cowok yang ngakunya sayang padamu itu, ternyata pengedar narkoba. Misalnya nih ya, kamu udah menolak diajak berduaan sama dia. Ternyata dia udah nyiapin pernagkap buat kamu. Dia memasukkan serbuk narkoba ke dalam minumanmu, lalu tanpa sengaja kamu meminumnya. Voila! Kamu pun pingsan dan sudah masuk ke dalam perangkapnya.
Masa depanmu hancur, kehormatanmu hilang, dan kamu jadi kecanduan narkoba. Karena sekali saja kamu mencoba narkoba, maka narkoba yang sudah mengalir dalam darahmu itu, akan menagih tubuhmu untuk mengkonsumsinya lagi, lagi dan lagi. Sampai di sini kamu sudah sangat menderita.
Saat itu terjadi, kamu yang dulu cantik dan baik serta manis, bisa berubah menjadi sangat jelek, jahat dan bertempramen kasar. Karena narkoba yang sudah membuat candu dalam tubuhmu itu, memaksamu melakukan segala cara untuk mendapatkannya. Kamu mulai suka mencuri, membentak orang tua. Bahkan bisa saja membunuh orangtuamu, karena keinginamu tidak terpenuhi. Nauzubillah.
Wajahmu yang cantik akan berubah jadi jelek karena kamu jadi jarang makan. Kamu lebih mementingkan mengkonsumsi narkoba ketimbang makan makanan sehat. Apalagi orang kecanduan narkoba ini lebih rentan terkena penyakit. Kamu akan sering sakit-sakitan dan berakhir di dua tempat. Di penjara atau di kuburan. Astaghfirullah...
Lalu bahaya yang kedua, bisa juga kamu menjadi korban kejahatan cowokmu. Banyak contoh yang bisa kamu ambil dari berbagai media cetak maupun elektronik. Belakangan ini kita sering mendengar berita bahwa ada yang tega membunuh mantan pacarnya sendiri. Alasannya kadang sepele. Mulai dari cemburu dan sakit hati. Bahkan ada juga karena nggak mau bertanggung jawab karena ceweknya hamil.
Belum lagi banyak juga kita dengar beritanya bahwa ada beberapa orang memutuskan bunuh diri karena baru diputusin pacarnya. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kebayoran Lama, Jakarta.  Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun bunuh diri karena diputusin pacarnya. Bahkan menurut Komnas Perlindungan Anak, dari 37 kasus bunuh diri di tahun 2012, hampir 50 persen akibat putus cinta. Nauzubillah... sayang banget kan?
Usiamu terhenti karena alasan sepele. Kamu tidak akan pernah bisa menikmati indahnya dunia. Tidak bisa bersenda gurau lagi bersama teman-teman. Tidak akan pernah bertemu lagi dengan orangtua dan kerabat.
Belum lagi dosa yang akan kamu dapatkan di akhirat kelak. Dosa karena mendekati zina, dosa berzina, dosa mengkonsumsi narkoba dan dosa bunuh diri.  Ketika hari pembalasan tiba, kamu akan dibangkitkan bersama dosa-dosamu. Lalu malaikat penjaga neraka akan melemparmu ke neraka jahannam. Hiiiy... nauzubillah...
Jadi bagaimana? Apa kehidupan seperti itu yang kamu  inginkan? Padahal kehidupan dan kemegahan dunia dan akhirat bisa kamu reguk jika kamu melakukan hobimu. Misalnya kamu ikut ajang pencarian bakat. Atau menjadi relawan bagi korban bencana alam. Apa pun bisa kamu raih dengan cinta yang sudah dianugerahi Allah padamu.
Tapi kan kami bisa menikah kalau ternyata hami duluan. Begitu kan yang kamu pikirkan. Baiklah, apa kamu siap menikah di usia sangat muda? Kamu siap merawat anak? Mengurus rumah tangga? Terus yang cowok, kamu sudah siap menafkahi anak istrimu? Apa kamu juga sudah siap menjadi bapak yang baik yang bisa mengajarkan anakmu semua kebaikan?
Coba kamu cerna pertanyaan di atas. Pasti kamu belum siap untuk itu kan? Usia kalian masih belia. Suatu hari nanti kalian akan menjadi pimpinan sebuah perusahaan. Atau menjadi pimpinan sebuah kota, provinsi bahkan negara.
Sekarang, ayo nikmati dulu kehidupan yang sangat ceria ini. Mencari sahabat sebanyak mungkin. Menikmati hobi dan menentukan arah hidupmu. Berkreativitas yang keren sehingga menghasilkan karya-karya yang spektakuler. Bayangkan senyuman bangga orangtua dan orang-orang di sekitarmu ketika mendengar keberhasilanmu.
                                    ***



4 comments:

  1. Setuju, pakai banget. :) Aku harus belajar banyak nih dari Mbak Nelfi, siap-siap sebelum Keisya remaja. Makasih ya, Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo sama-sama belajar Mbak Fita. Makasih juga sudah mampir. ^_^

      Delete
  2. Baguss bu Entrinya... Saya suka :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. ^_^