Skip to main content

Kumcer Hantu Siul, Dar! Mizan








Hantu Siul
Harga : Rp59.000,-
Penulis : Hana Sugiarti dkk
Penerbit : Dar! Mizan 2014

Salah satu judul cerita dalam kumcer ini adalah Akibat Angin Kencang. Saya menulis cerpen ini terinspirasi oleh kisah saya bersama nenek waktu saya kecil dulu. Nenek mengajak saya mencari durian di jalan menuju sawah kami. Kisah serunya bisa ditemukan di buku ini.


Buku ini merupakan hasil dari audisi Fiksiana Komuniti dalam lomba FFA (Festival Fiksi Anak) Dalam buku ini ada 15 penulis dengan ide keren. Cerita di dalamnya bervariasi. Ada misteri, detektif, dan kisah seru sehari-hari ala anak-anak. Buku ini dijamin membaut anak-anak betah membacanya. Karena di samping ada ilustrasi keren di setiap cerpen, layout-nya juga keren. Apalagi fant-nya yang besar, membuat mata tak lelah saat membacanya.

Selamat menikmati bacaan bergizi. ^_^

Berikut sinopsisnya

Bayu mencoba bersiul lagi dengan nada sama. Dan tenyata memang ada yang mengikuti. Bayu mulai merasa takut. Bayu mulai teringat perkataan nenek tentang hantu siul. —Hantu Siul, Hana Sugiharti Jantung Prilly berdegup kencang. Suara apa itu? Suara kresek-kresek itu terdengar lagi. Kali ini, diikuti dengan gorden jendela yang bergerak-gerak ditiup angin. Prilly makin ketakutan. Dia menarik selimut hingga menutupi kepalanya. —Suara Misterius, Triani Retno “Dan kamu pikir ini lucu?” pelotot Tya. Dia sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan Mia. Tya segera bangkit dari duduknya lalu membalikkan badannya dengan kasar. “Persahabatan kita berakhir sampai di sini. Permisi!” —Boneka Persahabatan, Iwok Abqary Selain ketiga cerita di atas, masih ada cerita menarik dari penulis keren lainnya seperti Rifki Feriandi, Pramitha Dea, Febby Lita, Sokat, Bebadra Nayaka, Nelfi Syafrina, Eko Hartono, Elita Sitorini, Akhmad Sekhu, Glory Grant, Dian Onasis, dan Alby Syafie. Pastinya, kalian akan dibuat penasaran untuk terus mengikuti cerita demi cerita dalam buku ini.

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.