Skip to main content

Proses Keratif Buku DAI Anak Muslim Cerdas


       

Buku ini saya dan Mbak Sri widiyastuti buat sebagai tugas akhir pada workshop menulis online yang kami ikuti. Workshop itu diselenggarakan oleh Mas Benny Rhamdani melalui  Kelas Ajaibnya.
         Awalnya kelas ini merupakan kelas  menulis Pictorial Book, kami diajarkan menulis picbook dengan terlebih dahulu memulainya dari cerpen. Lalu membuat cerpen itu menjadi lebih sederhana hingga berupa picbook.Setelah menyelesaikan beberapa tugas, kami dianggap mampu membuat sebuah picbook. Sebagai tugas akhirnya Mas Benny sebagai mentor menantang saya dan Mbak Sri untuk membuat cerpen dengan tema detektif, tapi bernuansa AlQuran.

         Awalnya saya dan Mbak Sri sempat bingung, kenapa kami dijadikan pasangan duet pada tugas ini?  Apalagi temanya menurut saya lumayan berat. Cerpen detektif dengan AlQuran sebagai cluenya. Kami cukup bingung sekaligus tertantang. Bingung  mencari ide dengan clue AlQuran, tertantang, karena belum tentu semua penulis bisa menulis tema seperti ini.  
        Apalagi teman-teman sekelas lainnya mendapatkan tantangan yang berbeda. Tapi tetap membuat cerpen duet. Nantinya satu buku akan diisi sebanyak 30 cerpen. Jadi setiap penulis harus menulis 15 cerpen.
      Waktu pun dimulai. Mas Benny menetapkan batas waktu mengerjakan tugas (Saya lupa tanggal persisnya) Alhamdulillah saya dan Mbak Sri berhasil mengerjakan tugas itu hingga batas waktu yang ditentukan.
      Selama mengerjakan tugas, kami selau berkomunikasi dan berbagi pengalaman lewat FB. Jujur, saya belum pernah bertemu Mbak Sri. Kami hanya kenal di FB. Namun tugas ini sudah membuat kami layaknya bagai saudara kandung. Karena ini kami sering curhat tentang banyak hal tentunya seputar dunia menulis.
     Saya sangat berterima kasih karena Pak Kepsek sudah memilih saya berduet dengan Mbak Sri. Makasih juga untuk semua masukannya ya Mbak Sri. Semoga kita bisa kembali berduet di tulisan lain.  *aamiin* ^_^
      Alhamdulillah beberapa minggu setelah pengumpulan tugas, kami pun di inbox Kang Dadan Ramadhan (editor buku ini) via FB. Beliau mengatakan bahwa naskah yang kami tulis akan diterbitkan.
       Subhanallah... walhamdulillah... takterkira senangnya hati kami mendengarnya (eh membaca inboxnya) Setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya buku dengan ilustrasi kaver dan isi yang keren ini lahir juga.
     Saya sampai specless saat melihat buku ini di tangan saya. Ilustrasi per cerpen subhanallah... unyu bangeeet. Berapa cerpen saya dimuat di Bobo atau Kompas Anak *lebay* Secara kayaknya hampir seratus cerpen deh yang saya kirim ke dua media itu, blom ada yang nyangkut. *curcol* Jadinya seneng bangeeet waktu  lihat cerpen-cerpen saya diilustrasikan sedemikian rupa. *halah*
       Makasih banyak ya Dar!Mizan, khususnya pada Mas Benny, Kang Rama dan Kak Beby yang juga editor beberapa buku saya. Ohya tak lupa makasih untuk ilustrator yang belum saya kenal. Tor Studia sebagai pembuat ilustrasi sampul dan Karisma Mulyawati sebagai ilustrasi isi. Keren dan top markotop deh ilustrasinya. Tak puas mata memandang. :* 





  
 


Comments

  1. Dududu ... jadi inget masa-masa berjibaku menyelesaikan naskah ini. Enggak nyangka bisa selesai tepat waktunya ya mbak. Apalgi mbak Nelfi cepet banget selesainya, sementara saya, si siput yang lelet banget. Beruntung banget mendapatkan pasangan yang jago nulis, mau mendengar kelah keluhku hehe dan sabar menunggu naskah saya siap semuanya. Terima kasih my soulmate cantik dan baik hati. Berpelukan yukkk <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. berpelukaaan... lega rasanya sudah berhasil melewati tantangan ya Mbak Sri. ^_^

      Delete
  2. Selamat ya, buat duo Mbak Nelfi dan Mbak Tuti ^_^
    Oo.. jadi awalnya ikutan kelas ajaib dulu ya mbak..? Apakah semua peserta kelas akhirnya nerbitin buku juga..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih doanya Mbak Ofi. Semua peserta memang dikasih tugas akhir. Tapi tidak semuanya yang mengumpulkan tugas tepat waktu. Jadi setahu saya yang mengumpulkan tugas tepat waktu bukunya sudah terbit. Yang blom ngumpulin, saya kurang tahu. ^_^

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. ^_^

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.