Skip to main content

Empati

         Saat ini saya mengerti betapa beratnya mengendalikan hati ketika seorang yang kita sayangi harus pergi ke hadapan ilahi. Rasa sedih itu tidak bisa hilang dalam sehari dua hari, bahkan seminggu, sebulan sekali pun. Kecuali saya bisa mengalihkannya ke hal lain. Seperti melakukan kegiatan saya sehari-hari yaitu menulis. 

          Itu pun tidak bisa langsung konek ke pekerjaan. Hanya selalu berdoa agar Allah memberikan kesabaran dan keikhlasan pada saya. 
          Hanya empati yang dibutuhkan seseorang yang baru saja kehilangan orang yang disayanginya. Mengertilah dengan perasaannya. Kalau bisa peluk dia. Dengarkan ceritanya. Usap air matanya. Tunjukkan padanya bahwa kau merasakan apa yang dirasakannya. Hal inilah nanti yang akan saya lakukan insyaallah pada sahabat atau kerabat saya. 
         Karena hanya itu yang mereka butuhkan saat mereka kehilangan, salah satu anggota keluarga, sahabat, atau kerabat mereka. 
         Jika saat ini kalian menyayangi seseorang, sayangilah dia dengan sepenuh hati. Beri perhatian pada mereka. Karena kita tidak tahu kapan dia akan pergi. Ketika mereka pergi, penyesalan pasti akan datang. Semoga kita tidak pernah menyesali sikap kita yang lalu terhadap orang yang kita sayangi. Entah itu orang tua, saudara, anak, suami atau siapa pun yang kita sayangi.   
       Selamat jalan Apa. Semoga Allah menerima semua amal dan ibadah Apa. Apa pasti bahagia bersamaNya. Apa sudah berkumpul kembali dengan Ama. Epi rasa Apa bahagia saat ini. 
      Maafkan Epi belum bisa menjadi anak yang berbakti untuk Apa. Mohonkan pada Allah, agar Epi bisa melanjutkan hobi apa yang sangat disukai Allah, yaitu menjalin silaturahim dengan siapa pun. 
      Kepada semua sahabat saya yang mengenal papa saya dan pernah berinteraksi dengan beliau, mohon bukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan beliau, ketika beliau berinteraksi dengan sahabat semua semasa hidup beliau. 
       Terima kasih kepada sahabat yang memberikan empatinya pada saya dan keluarga saya ketika kami kehilangan orang yang kami sayangi pada tanggal 15 oktober lalu. Semoga sahabat semua selalu sehat dan dalam rahmat Allah SWT. Aamiin...
       

     اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، َاْلاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ     
       
        Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia,  dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. 
        Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihan karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.

sumber doa di sini







Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…

Membuat Paspor Online yang Berakhir Offline

Ada pengalaman sedih saat saya mengurus Paspor beberapa hari lalu. Pasalnya saya sudah merasa persiapan saya sempurna. Saya sudah mendaftar dan mengisi beberapa data di formulir pembuatan Paspor online. Saya juga sudah mengirim scan surat-surat penting. Dan saya juga sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan pembuatan paspor dari imigrasi pada tanggal 30 April 2014. Yang meminta saya membawa berkas tersebut ke bank dan membayarkan sejumlah uang sesuai yang tertera di berkas yang dikirimkan ke email saya.