Skip to main content

Tip Jika Wudhu Batal Ketika Berada di Masjidil Haram

        Sobat SM, Alhamdulillah beberapa waktu lalu kita sudah melaksanakan Idul Adha. Para jamaah calon haji kita di Makkah juga sudah mendapat gelar haji sekarang. Karena kegiatan utama dari berhaji yaitu wukuf di Arafah sudah mereka jalani dengan hati ikhlas dan sabar.
         Sekarang kita doakan semua jamaah haji kita bisa kembali ke kampung halamannya masing-masing dengan selamat, aman, sehat tanpa kendala yang berarti. Aamiin…

         Nah insyaallah di bulan oktober dan desember mendatang YPI Al Muchtar akan menyelenggarakan Umroh regular. Jika Sobat SM berminat ingin berumroh, ayo segera mendaftar yuk!
         Kali ini kami dari tim redaksi ingin berbagi sebuah tip untuk sobat SM yang akan menunaikan ibadah umroh bersama YPI Al Muchtar. Tip yang akan kami bagikan adalah tentang tempat wudhu di dalam masjidil haram. Ayo simak tip dari kami berikut ini!
         Biasanya sebelum berangkat ke masjid, kita udah berwudhu dari hotel. Tapi bisa saja setelah menjalankan serangkaian proses umroh seperti thawaf, sai dan tahalul, tiba-tiba wudhu kita batal karena buang angin. Padahal beberapa menit lagi waktu shalat akan segera masuk. Jika kita pergi berwudhu keluar masjid, pasti tempat yang kita tempati ini akan segera diisi oleh jamaah lain. Bisa-bisa kita tidak kebagian shaf di dalam masjid. 
         Jangan panik! Coba sobat perhatikan di sekitar tempat sobat berdiri. Karena di sekitar kita pasti ada tempat wudhu. Hanya khusus untuk wudhu ya. Nggak ada toiletnya. Kalau mau ke toilet, harus keluar dulu dari masjid. Di luar ada beberapa toilet meski tempatnya cukup jauh.  
         Nah kembali ke tempat wudhu, Untuk perempuan tempat wudhunya ditutupi kain hijau seperti ini. Untuk laki- tidak ditutupi. Tempatnya beda dengan tempat perempuan. Ada 6000 tempat wudhu seperti ini di dalam masjidil haram. Jadi kita nggak usah panik ketika wudhu kita batal.
         Dan ingat, jangan gunakan air zam-zam untuk berwudhu ya. Sayang kan... karena air zam-zam khusus untuk diminum. Pengelola Masjidil Haram juga sudah memberi peringatan bahwa air zam-zam hanya untuk diminum. Mereka membuat pengumuman seperti ini di dekat gallon air zam-zam.Tapi sayangnya masih banyak orang yang menggunakannya untuk wudhu. Mungkin mereka nggak tahu di mana tempat wudhunya. Karena memang nggak ada petunjuk arah ke tempat wudhu. Hanya kita saja yang harus mencari sendiri. 
         Semoga tip ini, bisa menambah pengetahuan sobat SM yang akan umroh. Dan kasih tahu sahabat lainnya, agar makin banyak orang yang tahu makin sedikit juga yang menggunakan air zam-zam untuk wudhu. Semoga Allah memberkahi ibadah kita. Aamiin... 😇 selamat menjalankan ibadah umroh. [NS]

catatan: Naskah ini ditulis untuk majalah Shoutul Muchtar, majalah Yayasan Pendidikan Islam Al Muchtar Bekasi Utara. Dimuat pada edisi bulan Oktober 2018.

Comments

Popular posts from this blog

Infeksi Saraf Mata Akibat Sres dan Kecapaian

Kira-kira tiga bulan lalu, saya merasa ada yang aneh dengan penglihatan saya. Saya melihat benda seperti melihat dibalik fatamorgana atau melihat dibalik air. Seolah benda yang saya lihat itu tidak diam. Walau terasa tidak nyaman, saya berusaha melakukan semua kegiatan saya seperti biasanya. Saya mengantar Hauzan sekolah, mengerjakan pekerjaan rumah dan menulis.
       Hanya saja, semakin hari penglihatan saya makin terasa tidak nyaman. Tanpa sengaja suatu hari saya mengucek mata kiri sambil melihat ke dinding. Saat itu saya melihat dengn mata kanan saya. Ada sesuatu yang aneh ternyata pada mata kanan saya. Dinding rumah yang seharusnya berwarna krem, ternyata ada lingkaran berwarna coklat sebesar bola sepak dalam penglihatan mata kanan saya. Karena penasaran saya coba menutup mata kiri dan melihat dengan mata kanan saja. Saya masih melihat hal yang sama. Ada lingkaran penuh dengan warna coklat bening terlihat di dinding rumah.

Pengaruh Membaca dan Mendengarkan Al Quran Terhadap Kecerdasan & Perkembangan Janin, Bayi dan Balita

Ketika hamil Hauzan (6 tahun) putera ke tiga saya, saya cukup lemah dan sering sakit. Saya lebih banyak bedrest. Pertama karena saya hampir tiap hari morning sicknes. Kedua karena sakit maag saya kumat sejak minggu ke 16 kehamilan hingga melahirkan, sehingga makanan sangat susah masuk. Akibatnya saya lemas dan kurang gizi.



      Karena hal tersebut, saya pun jadi lebih banyak khawatir. Khawatir apakah nanti janin saya baik-baik saja. Bagaimana nanti jika dia kurang gizi? Apakah janin saya akan sehat-sehat saja? Dan puluhan pertanyaan penuh kekhawatiran lainnya yang bertebaran dalam pikiran saya. Apalagi saat hamil anak ke tiga ini, usia saya sudah 35 tahun. Menurut dokter usia yang cukup riskan untuk hamil. Ditambah jarak kehamilan kedua dan ketiga ini cukup jauh. Sekitar 7 tahun.

Kejadian Aneh di Asrama

Masuk Asrama            Alhamdulillah bulan april 1993, aku diterima di sebuah Sekolah Perawat Kesehatan di kotaku. Peraturannya, setiap siswa Sekolah Perawat Kesehatan harus bermukim di asrama. Pada hari yang telah ditentukan akupun masuk asrama bersama temanku yang lain. Kamipun di tempatkan di kamar yang khusus untuk siswa tahun pertama.
            Sebelum masuk asrama, kami wajib membawa baju dan peralatan lainnya yang sudah ditentukan oleh sekolah. Seperti baju rumah 3 stel, baju tidur 3 stel, baju seragam 3stel dan seterusnya. Bagiku ini bukan masalah, karena aku memang hanya punya sedikit pakaian yang aku pakai silih berganti.
           Tidak demikian halnya dengan beberapa orang temanku. Ada yang mengeluh ketika guru asrama memeriksa barang bawaan kami. Ketika beliau menemukan kelebihan pakaian dari yangseharusnya, maka pakaian itu harus dibawa pulang kembali oleh orangtua atau wali murid yang mengantar kami saat itu.  
            Kehidupan asrama, mulai aku rasakan. Ada s…